Terungkap, Ini Alasan Orang Takut dan Benci Kecoak

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Senin, 31 Agustus 2020 | 18:45 WIB
Terungkap, Ini Alasan Orang Takut dan Benci Kecoak
Ilustrasi kecoak ( Shutterstock )

Suara.com - Pernahkah kamu tengah membersihkan kamar mandi dan tiba-tiba saja seekor kecua terbang ke arahmu? Sebagian akan teriak histeris ketika persitwa itu terjadi.

Kecoak besar dan licin dan tumbuh subur di area gelap dan lembap di rumah. Sebagian mengganngapnya menjijikkan.

Kecoak juga sudah ada sejak zaman dinosaurus. Bahkan ada  bukti menunjukkan  kecoak dapat bertahan dari ledakan nuklir.

Tetapi dalam hal bahaya yang mereka timbulkan terhadap kesehatan manusia, tanggapan kita terhadap kecoak tidaklah rasional, kata Jeffrey Lockwood, profesor ekologi di Universitas Wyoming.

Lockwood adalah penulis The Infested Mind: Why Humans Fear, Loathe, And Love Insects. Lalu kenapa banyak orang takut dan benci kecoa?

Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]
Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]

“Anak-anak kecil memiliki kecenderungan untuk mendekati dan mengamati serangga,” katanya. Tetapi tumbuh besar di Amerika, di mana serangga dipandang sebagai gangguan yang tidak diinginkan dan, paling buruk, pembawa penyakit yang menjijikkan, kebanyakan anak dengan cepat belajar bahwa "serangga" adalah penjahat untuk ditampar atau dihancurkan," kata Lockwood seperti dilansir dari Time.

Gagasan bahwa ketakutan dalam beberapa hal dipelajari tidaklah sulit untuk dibuktikan. Tetapi meskipun ketakutan kita terhadap kecoak mungkin tidak sebanding dengan risiko yang ditimbulkannya, Lockwood mengatakan ketidaksukaan kita terhadap kecoak itu tidak sepenuhnya tidak masuk akal.

Ada sekitar 4.600 spesies kecoa di seluruh dunia, dan beberapa spesies membawa alergen, termasuk yang memicu asma, katanya.

Kecoak juga dapat membawa bakteri penyebab penyakit, meskipun CDC mengatakan hanya ada “sedikit bukti” yang mengaitkannya dengan wabah penyakit.
IKLAN

Namun, jika menyangkut serangga yang dapat menyakiti Anda, peringkat kecoak cukup rendah.

“Anda bisa berargumen bahwa nyamuk adalah hewan paling mematikan di planet ini selain manusia,” kata Lockwood. “Tapi tentu saja kami tidak menanggapi nyamuk seperti yang kami lakukan terhadap kecoak.”

Jadi, ada apa dengan kecoak yang benar-benar membuat kita takut? Banyak dari sifat kecoa memicu apa yang Lockwood sebut sebagai refleks rasa jijik yang tertanam.

"Rasa takut dan jijik adalah dua emosi negatif manusia yang universal," jelasnya. "Yang satu menandakan bahaya langsung, dan yang satu menandakan potensi penyakit atau kontaminasi."

Jika kedua emosi itu membentuk diagram Venn, kecoak akan berlarian di dalam area tumpang tindih. “Kecoak berminyak, yang merupakan sinyal nyata untuk rasa jijik,” kata Lockwood.

Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]
Ilustrasi kecoak. [Shutterstock]

"Ya, kecoak benar-benar bau: mereka menyimpan asam urat di tubuh mereka, yang merupakan komponen utama urin manusia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kecoak Raksasa Ditemukan di Selat Sunda

Kecoak Raksasa Ditemukan di Selat Sunda

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 19:19 WIB

Peneliti LIPI Temukan Satwa Mirip Kecoak Raksasa di Selat Sunda

Peneliti LIPI Temukan Satwa Mirip Kecoak Raksasa di Selat Sunda

Tekno | Rabu, 15 Juli 2020 | 19:05 WIB

Ngeri-Ngeri Seru, Festival Tahunan Balap Kecoa 2020 Curi Perhatian

Ngeri-Ngeri Seru, Festival Tahunan Balap Kecoa 2020 Curi Perhatian

Lifestyle | Selasa, 14 Januari 2020 | 10:45 WIB

Terkini

6 Shio Paling Beruntung Besok 29 April 2026, Hoki Mengalir di Akhir Bulan

6 Shio Paling Beruntung Besok 29 April 2026, Hoki Mengalir di Akhir Bulan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 21:05 WIB

4 Bedak SPF 50 Terbaik untuk Aktivitas Outdoor: Tahan Lama dan Anti Kusam

4 Bedak SPF 50 Terbaik untuk Aktivitas Outdoor: Tahan Lama dan Anti Kusam

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 20:40 WIB

JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen

JEDA 10 Detik Jadi Solusi Blibli Cegah Respons Impulsif dan Perkuat Perlindungan Konsumen

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 20:14 WIB

Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks

Indonesia Gandeng Teknologi Korea, Perkuat Pertahanan Hadapi Ancaman Siber yang Kian Kompleks

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 20:06 WIB

5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat

5 Krim Pagi untuk Mencerahkan Wajah Kusam, Bikin Kulit Glowing dan Sehat

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 20:05 WIB

Berapa Harga Cushion OMG? Rahasia Makeup Cantik Maia Estianty di Nikahan El Rumi

Berapa Harga Cushion OMG? Rahasia Makeup Cantik Maia Estianty di Nikahan El Rumi

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 19:18 WIB

Diskon Sepatu Nike di Sports Station, Harga Mulai Rp500 Ribuan

Diskon Sepatu Nike di Sports Station, Harga Mulai Rp500 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 19:10 WIB

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Siapa Saja Kru Masinis Argo Bromo? Ungkap Masalah Sinyal Usai Kecelakaan Tabrak KRL

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 17:00 WIB

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Selamat Tinggal Gas Melon, Bahlil Siapkan Alternatif Pengganti LPG

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:45 WIB

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Urutan Skincare Wardah Malam untuk Cegah Penuaan Usia 30 Tahun ke Atas

Lifestyle | Selasa, 28 April 2026 | 16:44 WIB