Ingin Liburan ke Labuan Bajo, Ikuti Protokol Kesehatan Ini Saat di Bandara

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 11 September 2020 | 16:45 WIB
Ingin Liburan ke Labuan Bajo, Ikuti Protokol Kesehatan Ini Saat di Bandara
Ilustrasi Labuan Bajo (Google Maps)

Suara.com - Sejumlah tempat wisata telah dibuka kembali meski di tengah pandemi. Salah satunya ialah Labuan Baju, Flores, Nusa Tenggara Timur.

Meski demikian, prosedur naik pesawat tak lagi sama sejak ada pandemi Covid-19. Aturan yang diberlakukan harus menyesuaikan dengan protokol kesehatan untuk mencegah infeksi virus corona. 

Prosedur yang paling menonjol ialah kewajiban melampirkan dokumen hasil pemeriksaan rapid tes atau PCR Covid-19. Suara.com berkesempatan menelusuri protokol kesehatan yang diterapkan di bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, dan Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Jumat, 11 September 2020.

Berangkat dari Bandara Soekarno-Hatta, terdapat seperti posko pengecekan hasil tes Covid-19 di setiap terminal oleh petugas kesehatan bandara. Tempat pengecekan itu terdiri dari empat meja yang masing-masing diisi oleh dua petugas. Sehingga setiap satu meja akan melakukan verifikasi terhadap dua penumpang sekaligus.

Pemeriksaan kesehatan di labuan bajo. (Dok: Suara.com/Lilis Varwati)
Pemeriksaan kesehatan di labuan bajo. (Dok: Suara.com/Lilis Varwati)

Suara.com berangkat dari terminal 2 yang lokasi pengecekan hasil tes Covid-19 berada di gate 5. Setiap penumpang harus menunjukan hasil tes non reaktif Covid-19 kepada petugas sebelum melakukan check in tiket pesawat untuk mendapatkan cap verifikasi.  

Garis kuning telah dipasang pada area antrean dengan jarak satu meter agar penumpang tetap sesuai dengan protokol kesehatan. Dua petugas dari kepolisian berjaga-jaga di sekitar tempat pengecekan sambil masing-masing membawa papan bertuliskan 'Pakai Masker' dan 'Jaga Jarak'.

Berlanjut ke tempat check in, tak banyak yang berubah. Hanya saja diberi stempel kaki di setiap antrean check in agar antar penumpang tetap jaga jarak. Selain menunjukan tiket dan tanda pengenal, penumpang juga harus menunjukan surat hasil tes Covid-19 yang telah terverifikasi.

Kemudian berlanjut ke ruang tunggu untuk selanjutnya melakukan boarding. Hari itu, ruangan tampak penuh dengan penumpang, meski setiap kursi tetap diberi jarak. Garis batas antrean juga ada di depan pintu boarding. 

Sayangnya, garis itu tidak terlalu diindahkan para penumpang. Mereka yang sedang melakukan boarding pass justru antre tidak sesuai garis yang telah ditentukan. Meski seluruh penumpang sudah memakai masker.

baca juga

Selain petugas yang memeriksa tiket penumpang, tidak terlihat petugas keamanan baik dari bandara ataupun kepolisian yang berjaga, seperti di tempat pengecekan hasil tes Covid-19. 

Ketika masuk pesawat, tak ada aturan spesifik selain tetap menjaga jarak. Hanya saja kursi penumpang bagian tengah harus dikosongkan agar tetap sesuai protokol kesehatan. 

Setibanya di Bandara Komodo, Labuan Bajo, penumpang kembali harus menunjukan hasil tes Covid-19. Hanya saja prosedurnya agak berbeda dengan di Bandara Soekarno-Hatta. 

Tempat pemeriksaan hasil tes Covid-19 di Bandara Komodo tepat berada di depan pengambilan bagasi. 

Penumpang bisa lakukan verifikasi secara online melalui aplikasi EHAC Indonesia maupun manual dengan mengisi Kartu Kewaspadaan Kesehatan oleh petugas kesehatan bandara. Penumpang harus menunjukan tanda pengenal dan surat hasil tes Covid-19, kemudian petugas akan menanyakan kursi pesawat  tempat tinggal, nomor telepon, juga tujuan kunjungan selama di Labuan Bajo.

Satu kartu akan disimpan oleh petugas, sementara salinannya akan diberikan kepada penumpang.

"Jika mengalami demam atau sakit apapun selama di Labuan Bajo bisa tunjukan kartu ini ke petugas klinik saat berobat," kata petugas kesehatan bandara setiap kali selesai mengisi kartu tersebut. 

Jika prosedur pengecekan hasil rapid telah selesai, penumpang baru diizinkan meninggalkan bandara.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bulan Madu ke Labuan Bajo, Rey Mbayang - Dinda Hauw Berharap Diberi Anak

Bulan Madu ke Labuan Bajo, Rey Mbayang - Dinda Hauw Berharap Diberi Anak

Entertainment | Jum'at, 11 September 2020 | 07:00 WIB

10 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Buka di Masa New Normal Pandemi Corona

10 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Buka di Masa New Normal Pandemi Corona

Jakarta | Senin, 07 September 2020 | 15:59 WIB

Daftar 10 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Sudah Buka di Masa New Normal

Daftar 10 Destinasi Wisata Labuan Bajo yang Sudah Buka di Masa New Normal

Lifestyle | Minggu, 23 Agustus 2020 | 11:33 WIB

Terkini

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

Cak Imin Geram Ikut Disadap Listyo: Kurang Ajar Betul!

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:55 WIB

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Metranet Hadirkan Executive Dashboard Berbasis AI, Dukung Efektivitas Operasional DPR

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 11:54 WIB

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Apakah SIM B1 Boleh Bawa Mobil Pribadi? Ini Aturannya

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 11:53 WIB

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Hutan Dibabat Demi Biomassa: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan dari Krisis Iklim?

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:52 WIB

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Garena Tomb Busters Buka CBT November 2026, Ada La Llorona sampai Pocong

Sumut | Jum'at, 06 November 2026 | 11:47 WIB

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Persib Bandung Ukir Prestasi di Asia, Ferry Paulus Acungi Jempol

Bola | Jum'at, 06 November 2026 | 11:45 WIB

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

7 E-Reader Terbaik untuk Mencegah Mata Lelah, Andalan Pencinta Buku

Tekno | Jum'at, 06 November 2026 | 11:43 WIB

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

Mako Brimob dan Jejak Jenderal yang Ditahan: Dulu Ferdy Sambo, Kini Listyo Sigit

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:37 WIB

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

Wacana Pemakzulan Gibran Menguat, Tapi Elite Parpol Masih Main di Balik Layar

News | Jum'at, 06 November 2026 | 11:36 WIB

×