Protektif, Mau Masuk ke Closet Room Perempuan Ini Harus Pakai Finger Print

Vania Rossa | Dinda Rachmawati
Protektif, Mau Masuk ke Closet Room Perempuan Ini Harus Pakai Finger Print
Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)

Di dalam closet room-nya tersimpan aneka barang branded miliknya.

Suara.com - Punya koleksi barang branded, mulai dari tas, sepatu, hingga pakaian, tentu harus dibarengi dengan sejumlah upaya untuk menjaga barang-barang mahal tersebut agar awet. Kalau perlu, closet room pun harus dilindungi dengan finger print.

Hal inilah yang dilakukan oleh dr. Reza Gladys, yang dikenal memiliki bisnis klinik kecantikan. Melalui akun TikToknya, perempuan yang juga dikenal sebagai selebgram tersebut memamerkan caranya untuk menjaga koleksi item fesyen branded miliknya.

Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)
Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)

Perempuan ini memanfaatkan teknologi untuk mendata semua barang yang telah ia beli. Datanya tersimpan di beberapa tablet yang tersebar di closet room miliknya. Tentu saja caranya ini membuat banyak warganet jadi penasaran. Pada video yang sudah mendapatkan lebih dari 425 likes tersebut, salah satu pengikutnya bertanya, apakah dirinya hapal dengan semua koleksi yang ia miliki.

"Gak hapal, tapi semua yang dibeli ada datanya di tab masing-masing bagian," jelas dr. Reza Gladys.

Baca Juga: Unik, di Butik Ini Kamu Bisa Mendesain Sendiri Produk yang Ingin Dibeli

Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)
Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)

Tak hanya itu, ia juga memperlihatkan bagaimana closet room-nya dilengkapi dengan finger print dan memiliki petugas jaga yang masing-masingnya memiliki tugas untuk merawat barang-barang brandednya tersebut.

Ragam komentar pun datang dari warganet. Akun @republikkonten yang mengunggah ulang video tersebut menulis, "Jiwa kemiskinanku meronta-ronta."

Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)
Jaga Barang Branded Pakai Teknologi Canggih. (TikTok)

"Aksesnya sih udah canggih, pakai fingerprint, data basenya masih pake foto manual satu per satu. Kenapa nggak pake barcode atau chip saja sih, nanggung amat," tulis salah seorang warganet.

"Kadang gue beli ini itu yang harganya nggak seberapa kepikiran, di akhirat tanggung jawabnya gimana ya. Kalau jadi dia, gue masih kepikiran kaya gitu ga ya," komentar warganet lain.

"Seru banget menghibur kemiskinanku," kata yang lain.

Baca Juga: Mall Tutup Dua Bulan, Viral Potret Barang Bermerek Rusak akibat Jamur

"Kamar aksesorisnya lebih gede ketimbang rumah gue," ujar seorang warganet.

Komentar

Suara.Com

Dapatkan informasi terkini dan terbaru yang dikirimkan langsung ke Inbox anda

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS