Ayo Kenali Ciri dan Motif Batik Indonesia Lewat Sejumlah Lokasi Ini

Fabiola Febrinastri, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 20:22 WIB
Ayo Kenali Ciri dan Motif Batik Indonesia Lewat Sejumlah Lokasi Ini
Ilustrasi menggabar batik. (Dok: CANVA.COM).

Suara.com - Batik merupakan salah satu karya seni yang menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia. Tapi apakah sebagai warga negara yang membanggakan batik, kita sudah cukup mengenalnya? Di kesempatan kali ini, kami telah meragkum informasi mengenai batik, kampung batik, serta ciri khas batik dari beberapa daerah di Indonesia yang harus kamu telusuri.

Secara etimologi, kata “batik” berasal dari kata “amba” (artinya luas) dan titik yang merupakan bahasa Jawa. Meski demikian, makna batik sendiri bukanlah sekadar kain berpola. 

Banyak pakar batik dalam berbagai buku yang menyatakan bahwa batik merupakan sebuah karya seni yang digambarkan dalam selembar kain dan diproses dengan malam (lilin khusus) sebagai perintang warna.

Selain namanya yang penuh makna, sebenarnya batik di tiap-tiap daerah memiliki motif, makna, serta ciri khas yang beragam dan unik. Untuk mempelajari keunikannya dan mempromosikan bahwa memang #BatikItuAsyik  berikut ini beberapa informasi terkait batik yang kamu harus kamu tahu sebelum kamu mulai menggunakan batik dan berwisata setelah pandemi selesai nanti.

1.Batik Yogyakarta

Batik Yogyakarta. (Dok : Canva.com). 
Batik Yogyakarta. (Dok : Canva.com). 

Batik Yogyakarta biasanya didominasi dengan warna cokelat, biru tua dan putih. Selain itu, motif-motif yang digunakan lebih besar dan tegas, sehingga batik dari Yogyakarta biasanya memberikan kesan gagah bagi penggunanya. Motif  batik Yogyakarta biasanya mencerminkan filsafah adiluhung atau bernilai tinggi.

Batik Yogyakarta memiliki motif yang mudah dikenali, karena pembuatannya masih mengikuti pakem dari Keraton Yogyakarta. Sebagai contoh, motif yang paling populer adalah motif Garda dan batik Parang. Meskipun kedua motif ini juga dapat ditemukan pada batik Solo, namun di Yogyakarta memiliki beberapa perbedaan yang dapat diamati lho. 

Bila kamu memperhatikan dengan seksama, batik motif Parang Yogyakarta tergambar dari kanan atas ke kiri bawah, dan batik motif Parang Solo memiliki arah sebaliknya.

Bila kamu tertarik untuk mengamati Batik Yogyakarta secara lebih seksama, kamu dapat berkunjung ke Keraton Yogyakarta, museum-museum lainnya di Kota Yogyakarta, maupun Museum Ullen Sentalu. 

baca juga

Nah, untuk kamu para wisatawan yang merasa bahwa mengamati saja tidak cukup, maka kamu bisa berkunjung ke Kampung Batik Giriloyo atau Kampung Batik Ngasem. Di kedua destinasi wisata tersebut, kamu bisa mempelajari proses-proses pembuatan batik secara langsung dan membuat batik versimu sendiri untuk dibawa pulang, lho!

2.Batik Solo

Batik Solo.(Dok : Canva.com). 
Batik Solo.(Dok : Canva.com). 

Meskipun motif batik Solo masih mirip dengan batik Yogyakarta, karena keduanya sama-sama terpengaruh dari budaya dan nilai-nilai kerajaan Mataram, tapi motif Solo lebih halus dan kecil dibandingkan dengan Yogyakarta. Motif Solo biasanya lebih fokus untuk menampilkan nilai-nilai keindahan atau adipeni.

Kain Batik Solo biasanya didominasi dengan warna cokelat muda dan putih. Selain itu, kain dan baju batik motif Solo lebih diminati oleh sebagian kaum hawa, karena pola dan motifnya banyak menggunakan keindahan alam sebagai inspirasi.

Di kota Solo sendiri, terdapat banyak lokasi untuk mempelajari lebih lanjut mengenai batik. Sebagai contoh, Museum Keraton Solo dan Kampung Batik Kauman. Keduanya merupakan destinasi wisata yang dapat kamu kunjungi untuk mempelajari dan ikut langsung dalam pembuatan batik di kota Solo.

3 .Batik Pesisir

Batik Pesisir. (Dok : Canva.com). 
Batik Pesisir. (Dok : Canva.com). 

Batik Pesisir merupakan istilah untuk batik yang diproduksi di luar Yogyakarta dan Solo. Jenis batik ini didominasi oleh produsen batik di daerah pesisir utara Jawa. Batik Pekalongan, Batik Cirebon, dan Batik Indramayu adalah beberapa contoh Batik Pesisir yang cukup populer.

Berbeda dengan batik Yogyakarta dan batik Solo yang memiliki pakem atau aturannya sendiri, batik dari daerah pesisir memiliki motif dan warna yang lebih beragam dan mencolok. Motifnya terinspirasi oleh keunikan alam dan budaya di sekitarnya, sehingga sangat beragam.

Yang unik dari batik pesisir adalah adanya kreasi batik lukis,  yang mana proses pewarnaannya menggunakan kuas seperti layaknya melukis biasa. Yang membuatnya tetap dapat dikategorikan sebagai batik, tentunya adalah proses halang rintang kain dengan menggunakan lilin atau malam.

Bila kamu tertarik untuk mengenal dan turut serta dalam membuat karya batik pesisir yang bisa kamu bawa pulang, kamu dapat mengunjungi Kampung Batik Palbatu di Jakarta, Batik Oey Soe Tjoen di Pekalongan, atau Kampung Batik Trusmi di Cirebon.

Nah, jadi destinasi dan jenis batik mana yang kira-kira menarik perhatianmu? 

Bila kamu adalah penggemar batik dan memiliki banyak koleksi batik di rumah, coba cek kompetisi #BatikItuAsyik  untuk mempromosikan batik dan mendapatkan hadiah menarik. Jangan lupa juga untuk eksplorasi destinasi wisata batik yang bisa kamu kunjungi setelah pandemi selesai supaya liburanmu setelah pandemi menjadi lebih berkesan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

550 Juta Warga China Diperkirakan Akan Liburan dan Berita Populer Lainnya

550 Juta Warga China Diperkirakan Akan Liburan dan Berita Populer Lainnya

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 20:16 WIB

Disukai Bule, Batik Jadi Salah Satu Motif Tato Favorit di Dunia

Disukai Bule, Batik Jadi Salah Satu Motif Tato Favorit di Dunia

Jabar | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:50 WIB

8 Motif Batik Populer, Sudah Punya Koleksinya?

8 Motif Batik Populer, Sudah Punya Koleksinya?

Kaltim | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 18:04 WIB

Secuil Kisah Batik Riau, Bahan Baku Sulit, Dipasok dari Pekalongan

Secuil Kisah Batik Riau, Bahan Baku Sulit, Dipasok dari Pekalongan

Riau | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:38 WIB

Motif Lawasan Batik, Bukan Sekedar Batik Kejar Tayang, Ini Filosofinya

Motif Lawasan Batik, Bukan Sekedar Batik Kejar Tayang, Ini Filosofinya

Jawa Tengah | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 17:24 WIB

8 Motif Batik Populer di Indonesia

8 Motif Batik Populer di Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:55 WIB

Terkini

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Persija Masuk Fase Panas TC Thailand, Shin Tae-yong Mulai Tentukan Pemain Pilihan

Bola | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:07 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

HUT ke-81 RI, BRI Dukung Danantara Senantiasa Perkuat Ekonomi Rakyat

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:03 WIB

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Pengendara Motor di Deli Serdang Jadi Korban Begal, Paha Ditusuk, Motor hingga HP Raib

Sumut | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:02 WIB

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Review Novel Jejak Langkah: Ketika Pena Menjadi Senjata Perlawanan

Your Say | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Menembus Tembok Longsor: Drama Penyelamatan Ibu Hamil di Jantung Flores yang Terisolasi

Bali | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

RI Ditargetkan Bisa Swasembada 11 Komoditas Pangan dalam 3 Tahun

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 17:00 WIB

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Green Energy Jadi Arah Baru Industri Maritim Indonesia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:55 WIB

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

HUT ke-81 RI, BRI Perluas Dampak Ekonomi Lewat 8 Kontribusi bagi Negeri

Bogor | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Wajah Berubah Jadi Kusam? Ini 6 Cara Memilih Shade Skin Tint yang Tidak Gampang Oksidasi

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:50 WIB

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Pertanian RI Paling Produktif, Nomor Dua di Dunia

Bisnis | Senin, 17 Agustus 2026 | 16:48 WIB

×