8 Motif Batik Populer di Indonesia

Dany Garjito

Jum'at, 02 Oktober 2020 | 16:55 WIB
8 Motif Batik Populer di Indonesia
Sejumlah perajin batik Sembung Gallery sedang membatik di Lendah, Kulon Progo, Minggu (27/9/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)

Suara.com - Selamat Hari Batik Nasional 2020! Dalam rangka memperingati Hari Batik Nasional hari ini (2/10/20), Suara.com akan mengulas motif batik populer di Indonesia yang dirangkum dari berbagai sumber.

Salah satu daya tarik batik adalah motifnya yang beragam. Motif batik merupakan corak atau pola gambar yang membentuk satu kesatuan, dapat berupa hewan, manusia, geometris, dan kesatuan bentuk lainnya.

Pembuatan motif batik didasari pada kebudayaan suatu daerah yang memiliki makna dan cerita di dalamnya. Dapat dikatakan, motif-motif yang terdapat pada batik ini menunjukkan identitas dan ciri khas suatu daerah.

Hingga kini, terdapat ratusan motif batik yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Beberapa di antaranya sering kita jumpai sehari-hari. Berikut 8 motif batik yang populer di Indonesia.

  1. Batik Tujuh Rupa Pekalongan
    Pekalongan merupakan salah satu daerah yang terkenal sebagai pusat penghasil batik. Terdapat berbagai motif batik yang dihasilkan di daerah ini. Ciri khas motif batik Pekalongan didominasi dengan tumbuh-tumbuhan dan hewan. Warna batik Pekalongan ini juga beragam, kebanyakan diantaranya berwarna cerah dan mencolok.
  2. Batik Bali
    Batik Bali merupakan salah satu batik dengan motif yang cukup unik. Pasalnya, motif batiknya merupakan perpaduan antara motif tradisional dan modern. Cerita yang terdapat di dalam motif batik Bali didominasi oleh kisah para Dewa dan nuansa alam di Bali, seperti bunga kamboja, kembang sepatu, burung, ikan, serta kegiatan sehari-hari masyarakat Bali. Uniknya lagi, setiap pola yang terdapat dalam motif batik Bali ini tidak ada yang simetris.
  3. Batik Madura
    Motif batik Madura memiliki ciri khas pada warnanya yang berani. Kebanyakan diantaranya memadukan warna hitam dengan warna-warna cerah, seperti merah dan kuning. Warna dan corak batik Madura sendiri terinspirasi dari alam sekitar, salah satunya adalah tumbuh-tumbuhan.
  4. Batik Cirebon
    Motif batik Cirebon yang populer adalah motif keraton dan pesisir. Motif keraton biasanya diambil dari ornamen-ornamen keraton dengan warna yang cenderung elegan. Sementara itu, motif pesisir didominasi oleh unsur tanaman dan hewan dengan corak warna yang lebih terang.
  5. Kawung
    Motif Kawung berasal dari Yogyakarta dan Surakarta. Motif batik yang diciptakan oleh Sultan Agung Adi Prabu Hanyakrakusuma ini memiliki filosofi terkait dengan hidup dan kehidupan masyarakat. Motif Kawung didasari bahan-bahan yang diambil dari pohon aren atau palem yang buahnya berbentuk bulat lonjong putih jernih atau biasanya disebut kolang-kaling.
  6. Batik Mega Mendung
    Motif kain batik Mega Mendung berasal dari daerah Cirebon. Motif ini khas dengan bentuk awan besar berwarna cerah dan mencolok seperti biru, merah tua, ungu, dan hijau tua. Konon, motif ini terinspirasi ketika seseorang melihat bentuk awan pada genangan air setelah hujan saat cuaca mendung. Filosofi motif batik Mega Mendung adalah setiap manusia harus mampu meredam amarah dalam situasi apapun.
  7. Batik Betawi
    Ciri khas batik Betawi terletak pada motif Tumpalnya, yakni motif geometris segitiga sebagai barisan yang memagari bagian kepala kain dan badan kain. Motif batik Betawi ini merupakan perpaduan antara budaya Arab, India, Belanda, dan Cina. Motif ini didominasi dengan pola gambar Ondel-ondel, Nusa Kelapa, Ciliwung, Rasamala, dan Salakanegara. Salah satu motif Betawi Loreng Ondel-ondel mengandung harapan agar pemakainya mendapat kehidupan yang lebih baik serta jauh dari bahaya.
  8. Parang Rusak
    Parang Rusak merupakan salah satu motif batik yang sangat populer dikalangan pecinta batik. Motif ini memiliki makna yang sangat mendalam, yakni peperangan manusia dalam melawan sifat buruk dan nafsu selama hidup. Selain untuk busana, motif ini juga sangat sering digunakan untuk membuat kerajinan berbahan batik.

Itu dia 8 motif batik populer di Indonesia. Apakah motif batik daerahmu termasuk di antaranya?

Kontributor : Theresia Simbolon

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari Batik Nasional, Intip Inspirasi Busana Batik ala Artis Indonesia

Hari Batik Nasional, Intip Inspirasi Busana Batik ala Artis Indonesia

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 11:39 WIB

Hari Batik Nasional 2020: Pengrajin Batik Dihantam Pandemi

Hari Batik Nasional 2020: Pengrajin Batik Dihantam Pandemi

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:39 WIB

Hari Batik Nasional: Tak Apa Diklaim, Batik Indonesia Tetap yang Terbaik

Hari Batik Nasional: Tak Apa Diklaim, Batik Indonesia Tetap yang Terbaik

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Masker dan Daster Motif Batik Jadi Produk Paling Laris Selama Pandemi

Masker dan Daster Motif Batik Jadi Produk Paling Laris Selama Pandemi

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2020 | 16:28 WIB

Lesu Selama 6 Bulan, Perajin Batik Kulon Progo Maksimalkan Pasar Online

Lesu Selama 6 Bulan, Perajin Batik Kulon Progo Maksimalkan Pasar Online

Jogja | Minggu, 27 September 2020 | 16:15 WIB

Perajin di Kulon Progo Buat Batik Motif Corona, Penjualan Laris Manis

Perajin di Kulon Progo Buat Batik Motif Corona, Penjualan Laris Manis

Jogja | Selasa, 26 Mei 2020 | 17:49 WIB

Terkini

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Transformasi Mengejutkan Chandra Wahyu: dari Dunia Hiburan ke Ruang Terapi demi Warga Kurang Mampu

Entertainment | Rabu, 30 September 2026 | 14:55 WIB

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

LPS Pertahankan Bunga Penjaminan Simpanan, Berlaku hingga Januari 2027

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Bukan Cuma Cuaca Ekstrem, Krisis Iklim Juga Ancam Gizi Anak: Kenapa?

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:54 WIB

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

Kemensos Siapkan Sistem Pelaporan Terpadu Sekolah Rakyat untuk Masyarakat

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:53 WIB

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Belajar Menghargai Perempuan Lewat Sosok Borno di 'Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah'

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Barangkali yang Kita Butuhkan Hanya Jeda, Bukan Jawaban Baru

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 14:50 WIB

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

Qodari Tegur Keras Deputi Bakom RI Timothy Ivan soal Gaya Hidup Mewah di Medsos

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

Wamensos Dorong Percepatan Pembangunan Sekolah Rakyat Pekalongan

News | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

7 Rekomendasi Moisturizer Gel Ringan untuk Naik Motor agar Tidak Kusam Kena Polusi

7 Rekomendasi Moisturizer Gel Ringan untuk Naik Motor agar Tidak Kusam Kena Polusi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 14:45 WIB

Kenapa Mata Kanan Kedutan? Ini Penyebab Menurut Medis, Waspadai Penyakit Bahaya!

Kenapa Mata Kanan Kedutan? Ini Penyebab Menurut Medis, Waspadai Penyakit Bahaya!

Health | Rabu, 30 September 2026 | 14:44 WIB

×