Patahkan Stereotip, Pria Ini Bangga Pakai Rok dan High Heels ke Kantor

Rima Sekarani Imamun Nissa | Amertiya Saraswati
Patahkan Stereotip, Pria Ini Bangga Pakai Rok dan High Heels ke Kantor
Ilustrasi pria pakai sepatu hak tinggi ke kantor. (Shutterstock)

Penampilan pria tersebut sungguh ikonik karena berani memadukan gaya feminin dan maskulin.

Suara.com - Rok dan sepatu hak tinggi merupakan salah satu fashion item yang kerap dipakai para wanita karir. Namun, seorang ayah asal Jerman membuktikan sebaliknya.

Mark Bryan adalah seorang ayah tiga anak yang punya cara sendiri untuk mendobrak stereotip gender.

Melansir Daily Star, Mark Bryan mendeskripsikan dirinya sebagai seorang pria normal yang sudah menikah dan bahagia serta menggemari mobil Porsche dan wanita cantik.

Meski begitu, Mark juga punya hobi lain. Salah satunya, pria ini senang memadu-madankan baju yang dianggap feminin dengan baju bergaya maskulin.

Baca Juga: Heboh Pria di Medan Bentak dan Maki Polisi Gegara Penutupan Jalan

Salah satu gaya unik Mark Bryan tersebut dapat dilihat saat dirinya pergi ke kantor. Pria ini sering terlihat memakai kemeja yang dipadukan rok formal dan sepatu hak tinggi.

"Aku berdandan seperti ini karena aku bisa. Hanya agar terlihat berbeda. Aku selalu mengagumi perempuan yang memakai rok ketat dan hak tinggi," ungkapnya, seperti menyadur dari Bored Panda.

Unik, Pria Jerman Ini Hobi Pakai Sepatu Hak Tinggi dan Rok (instagram.com/markbryan911)
Unik, Pria Jerman Ini Hobi Pakai Sepatu Hak Tinggi dan Rok (instagram.com/markbryan911)

Mark juga menyatakan bahwa kekaguman itu tidak berbau seksual. Sebaliknya, dia kagum melihat para wanita karir yang terlihat kuat.

"Aku tidak memakai baju ini untuk terlihat seksual, tapi profesional seperti wanita karir," tambah Mark.

Ayah tiga anak ini juga jago mengoordinasikan warna-warna baju dan sepatunya. Mark sering memakai kemeja dan hak tinggi berwarna serupa.

Baca Juga: 3 Makanan Penambah Stamina Pria Saat Berhubungan Intim, Istri Dijamin Tambah Klepek-klepek Kata Dokter Boyke

"Untukku, pakaian tidak punya gender. Aku lebih suka memakai rok dibandingkan gaun."