Ingin Menjadi Wirausaha Sosial yang Sukses Selama Pandemi? Ini Saran Ahli

Risna Halidi, Luthfi Khairul Fikri

Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:58 WIB
Ingin Menjadi Wirausaha Sosial yang Sukses Selama Pandemi? Ini Saran Ahli
Ilustrasi usaha tutup karena covid-19 [Shutterstock]

Suara.com - Kewirausahaan sosial adalah tentang bagaimana menerapkan pendekatan yang praktis, inovatif, dan berkelanjutan untuk memberikan dampak positif pada masyarakat. Kewirausahaan sosial juga biasanya bertujuan untuk mengatasi masalah-masalah ekonomi dan sosial.

Saat ini perkembangan wirausaha sosial atau yang lebih populer dengan istilah social enterprise, telah menjadi peluang baru yang mulai disadari oleh berbagai kalangan di dunia termasuk Indonesia. Berdasarkan data terakhir dari hasil estimasi studi British Council (2018), Indonesia memiliki sekitar 342.000 wirausaha sosial yang telah terdaftar. 

“Perkembangan wirausaha sosial telah meningkat saat pandemi, mengingat wirausaha sosial merupakan tipe usaha masa depan dengan konsep dual bottom line, dan profit,” ujar Co-founder @ukmindonesiaid dalam pernyataannya melalui siaran tertulis yang dikutip Suara.com, Jumat (23/10/2020).  

Menurutnya, pemerintah mulai memberikan dukungan seiring dengan berkembangnya wirausaha sosial di Indonesia. Dikutip Suara.com dari 

Berikut ini adalah cara pengusaha yang ingin mengembangkan wirausaha sosial agar sukses selama pandemi Covid-19 seperti yang dipaparkan ileh UKM Indonesia.

Kenali inisiatif bisnis untuk dunia yang lebih baik

Untuk memberikan dampak sosial, terdapat beragam praktik bisnis yang perlu diketahui, terutama bagi para calon wirausaha sosial sebagai bekal untuk memulai bisnis. Saat ini, terdapat berbagai pilihan bentuk praktik bisnis yang bisa dipilih dan dijalankan di Indonesia.

Diantaranya adalah Koperasi, SE (Social Enterprise), CSR (corporate social responsibility), serta CSV (Corporate Shared Value). Selain itu, ada juga Social Business yaitu perusahaan zero-deviden yang menjual produk untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pilih model wirausaha sosial yang tepat

baca juga

Setelah mengetahui bentuk bisnis apa yang bisa dijalankan, maka selanjutnya wirausaha sosial perlu memahami dan memilih jenis, kriteria dasar, tipe, dan model bisnis yang dipilih, agar dapat lebih tepat sasaran.

Misalnya, jenis Social Enterprise berdasarkan struktur kepemilikannya adalah SE-nirlaba yang dimiliki oleh masyarakat, bukan individu atau investor; atau Community Based SE yang struktur kepemilikannya kolektif atau Usaha Bersama seperti Kooperasi.

Ada juga Profit for Benefit Social Enterprise yang struktur kepemilikannya bersifat privat, namun memiliki komitmen untuk menginvestasikan kembali laba untuk mendukung misi sosial dengan proporsi yang lebih besar dari pada dividen yang akan diambil untuk para pemiliknya.

Pahami ekosistem wirausaha sosial

Tidak ada salahnya memiliki impian yang tinggi, namun untuk mencapainya, konsistensi baik internal maupun eksternal amat diperlukan. Misalnya, dengan memerhatikan berbagai aspek dukungan pemerintah, hingga penerimaan dari masyarakat.

Oleh karena itu, diperlukan pemahaman atas ekosistem pendukung kewirausahaan sosial, termasuk pola tantangan yang umumnya dihadapi social enterprise, strategi cerdik untuk scaling-up, serta strategi bijak untuk transformasi menjadi social enterprise.

Temukan sumber daya yang tepat

Dalam memulai sebuah bisnis, sumber daya yang diperlukan bukan hanya manusia sebagai tenaga kerja, tetapi juga ada sumber daya lain seperti keuangan, bahan, keahlian, dan lainnya. Sumber daya menjadi hal yang penting untuk diperhatikan karena hal tersebut yang akan menentukan kelangsungan suatu bisnis.

Sebesar apa dampak yang ingin diciptakan

Tatkala memulai usaha sosial, tentu selain profit, wirausaha sosial juga memikirkan dampak yang berhasil diciptakan di tengah masyarakat. Oleh karena itu, wirausaha sosial dapat mengukur dampak sosial menggunakan indikator dampak yang dimonitor secara berkelanjutan.

Hal ini untuk melihat tingkat keselarasan dengan premise of change. Dan membantu wirausaha sosial dalam mengukur besar usaha dan jangkauan bahkan jumlah sumber daya yang dibutuhkan dengan analisis yang jelas.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Nama Pria Ini Jadi Sorotan karena Pandemi Covid-19, Dikira Cuma Bercanda

Nama Pria Ini Jadi Sorotan karena Pandemi Covid-19, Dikira Cuma Bercanda

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:48 WIB

Pembuang Sampah di Kalimalang Menyerah, Marzuki Alie Puas

Pembuang Sampah di Kalimalang Menyerah, Marzuki Alie Puas

News | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:29 WIB

Raja dan Ratu Belanda Minta Maaf, Dikecam karena Liburan ke Luar Negeri

Raja dan Ratu Belanda Minta Maaf, Dikecam karena Liburan ke Luar Negeri

Lifestyle | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 14:26 WIB

Terkini

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Menolak Mati di Usia 30: Kebangkitan 'Case 15', Cetak Biru Punk Rock Superman Is Dead

Entertainment | Minggu, 27 September 2026 | 00:01 WIB

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

TPA Cikundul Sukabumi Terbakar, Api Merambat Hingga Dasar Gunungan Sampah

News | Sabtu, 26 September 2026 | 23:28 WIB

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Tim Gabungan Buka Pintu Satu per Satu Usut Dugaan Pelanggaran di Lapas Cibinong

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 23:20 WIB

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Klarifikasi Pengelola TPST Abu & Co di Tangsel, Mengaku Belum Mengantongi Izin dan Dokumen IPAL

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:44 WIB

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Kejar PAD Rp520 Juta dari Sektor Parkir 2026, Dishub Kota Tangsel Imbau Pengelola Taat Regulasi

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:34 WIB

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Realisasi Pajak Parkir Capai Rp15 Miliar, Bapenda Kota Tangsel Siapkan 6 Jurus Optimalkan PAD

Banten | Sabtu, 26 September 2026 | 22:20 WIB

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

65 Kasus Flu Babi H1N1 Terdeteksi di Bandung

Jabar | Sabtu, 26 September 2026 | 22:14 WIB

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Menikmati Sejuknya Jogja dengan Nuansa Jepang di Onsen Resort Kaliurang

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 21:59 WIB

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya

Lifestyle | Sabtu, 26 September 2026 | 21:25 WIB

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Isuzu Andalkan Kualitas dan Layanan Purnajual untuk Hadapi Gempuran Merek China

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 20:54 WIB

×