Jadi Surga Surfing, Bali I Miss U akan Undang Pecinta Selancar Dunia

Fabiola Febrinastri
Jadi Surga Surfing, Bali I Miss U akan Undang Pecinta Selancar Dunia
Peselancar sedang menaklukkan ombak. [shutterstock]

Olahraga selancar, kini telah menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh kalangan muda dunia.

Suara.com - Sebagai negara kepulauan yang memiliki lebih dari 13 ribu pulau, Indonesia merupakan Surga bagi peselancar (surfer). Ketertarikan peselancar kepada Indonesia sebagai negara kepulauan menjadi perhatian sejumlah komunitas pemerhati wisata, yang dalam waktu dekat akan menyelenggarakan Virtual Talk Show (VTS), dalam bagian kegiatan "Bali I Miss U".

Selancar kini telah menjadi salah satu olahraga yang digemari oleh kalangan muda dunia, hingga mempunyai dampak positif pada masyarakat dan ekonomi setempat.

Ketenaran Indonesia sebagai lokasi wisata selancar makin tumbuh, karena semakin banyak tempat selancar yang fantastis di Indonesia. Sebarannya mulai dari Aceh hingga Rote.

Bahkan beberapa surf spot terkenal terdapat di Bali, Jawa, Lombok, Mentawai, Kepulauan Panaitan, Sumatera, dan Sumbawa. Kini sejumlah daerah dapat hidup dari olahraga selancar, seperti Lakey Peak di Sumbawa, Sorake di Nias, Uluwatu di Bali dan daerah lainnya.

Baca Juga: Pantai Krui: Destinasi Wisata yang Dikagumi para Peselancar Dunia

Ketua Umum Perempuan Indonesia Maju, Lana T Koentjoro menyatakan, program ini merupakan bagian dari kegiatan Bali I Miss U. Bali I Miss U adalah proyek kolaborasi wisata antara Pertiwi Indonesia (PI), Perempuan Indonesia Maju (PIM) dan Prakarsa Nusantara (PN).

Acara ini akan dimeriahkan oleh komunitas selancar, yaitu Persatuan Selancar Ombak Indonesia (PSOI), yang telah banyak meraih keberhasilan dalam banyak acara nasional dan internasional.

Komunitas-komunitas selancar juga mampu menghidupkan perekonomian secara luas, karena melahirkan gaya hidup dan menghasilkan berbagai produk turunan, seperti musik, fashion, artists & photographers, majalah hingga film-film dan industri kreatif penggerak ekonomi setempat lainnya.

Pariwisata dinilai sebagai sektor penyerap tenaga kerja terbanyak kedua di Indonesia. Bali sendiri menyumbang 2/3 produk domestik bruto (PDB) bagi Indonesia.

Setiap dua tahun, Indonesia menggelar Pekan Olah Raga Nasional (PON) yang merupakan ajang kejuaraan sangat bergengsi bagi peserta untuk menuju peringkat dunia.

Baca Juga: Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi

Adapun tujuan diselenggarakannya VTS, menurut Lana adalah memperkenalkan olahraga selancar kepada kalangan muda, mahasiswa dan eksekutif pencinta alam, agar Indonesia memiliki bibit terbaik peselancar bertaraf internasional.

"Kami juga ingin emperkenalkan wisata alam yang dimiliki Bali barat dan wisata lainnya seperti kuliner, ramuan kopi, yoga, seni budaya dan unggulan Bali barat lainnya," ujar Lana.

VTS merupakan hasil kerja sama antara PSOI, pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat setempat berbasis sport and culture tourism yang sehat untuk hari esok Indonesia yang lebih baik. Acara ini diinisiasi oleh PIM, PI, dan PN, serta merupakan bagian dari Program Bali I Miss U yang berkelanjutan.

Komentar