Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi

Reza Gunadha, Fitri Asta Pramesti

Kamis, 30 April 2020 | 04:30 WIB
Kembali Dibuka, Puluhan Peselancar Sambangi Pantai Bondi
Pantai Bondi, Sydney, Australia. (Pixabay.com/Gbates94)

Suara.com - Sebaran kasus Covid-19 mulai turun, pemerintah Australia mulai melonggarkan kebijakan-kebijakan lockdown, salah satunya adalah dengan membuka kembali pantai Bondi, Sydney.

Mengetahui hal ini, puluhan peselancar pun langsung berbondong-bondong mengunjungi Bondi guna melampiaskan rasa rindu menaklukkan ombak pantai yang populer di Australia tersebut.

Melansir dari laman AFP, sebelum dibuka kembali pada Selasa (28/4) lalu, pemerintah Sydney menutup pantai Bondi selama lima minggu guna menekan sebaran Covid-19 di Australia.

Para peselancar ini telah memasuki area pantai dan mulai berselancar sebelum kawasan pantai Bondi dibuka pukul 07.00 pagi.

Seorang peselancar, John Minto yang datang bersama putranya, mengaku senang bisa kembali merasakan ombak pantai Bondi.

"Ombaknya tidak bagus, tapi, hei, tidak ada yang mengeluh hari ini," kata Minto.

Peselancar Datang ke Pembukaan Kembali Pantai Bondi, Sydney, Selasa (28/4). (Kenosha News/Emer McCarthy)
Peselancar Datang ke Pembukaan Kembali Pantai Bondi, Sydney, Selasa (28/4). (Kenosha News/Emer McCarthy)

Selain peselancar, pembukaan pantai Bondi juga menarik perhatian para warga sekitar. Ratusan warga Sydney tak mau ketinggalan bertandang ke hari pertama pantai dibuka.

Mereka berbaris dan bersorak ketika para petugas membuka pintu masuk pantai Bondi untuk pertama kali setelah mengalami penutupan.

Mayoritas pengunjung pantai memadati area air lantaran pemerintah masih menerapkan larangan berjemur dan berkumpul di pantai. Area pasir pun nampak kosong.

baca juga

Papan peringatan "berselancar dan pergi" pun memaksa orang tak bisa berlama-lama berada di pantai setelah keluar dari air.

Pembukaan kembali pantai Bondi dan beberapa pantai lain di Australia merupakan langkah pemerintah beberapa negara bagian Australia dalam melonggarkan kebijakan lockdown, berkaca pada menurunnya angka kasus virus corona.

Australia telah mengonfirmasi sekitar 6.700 kasus Covid-19, dengan jumlah 84 kematian. Selama seminggu terakhir, jumlah infeksi baru Covid-19 yang muncul tidak lebih dari 20 kasus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Siapkan Jutaan Alat Tes, Australia Perluas Pengujian COVID-19

Siapkan Jutaan Alat Tes, Australia Perluas Pengujian COVID-19

News | Rabu, 29 April 2020 | 15:15 WIB

Longgarkan Lockdown, Australia dan Selandia Baru Alami Peningkatan Kematian

Longgarkan Lockdown, Australia dan Selandia Baru Alami Peningkatan Kematian

Health | Senin, 27 April 2020 | 17:55 WIB

Australia Barat Longgarkan Lockdown, Warga Boleh Kemah Hingga Piknik

Australia Barat Longgarkan Lockdown, Warga Boleh Kemah Hingga Piknik

News | Minggu, 26 April 2020 | 19:14 WIB

Terkini

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

100 Warga China Hilang di Banjir Bandang Nepal, Kemungkinan Tersapu Air Bah

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:26 WIB

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Dari Paylater ke Mindful Spending: Saat Gen Z Lebih Bijak Kelola Keuangan

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Banjir Masih Menghadang, Pengamat Kritik Pembangunan Kota Semarang: Cuma Reaksi Sesaat?

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?

Gelar Sarjana Bukan Tiket Emas: Kenapa Lulusan Baru Susah Dapat Kerja?

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:17 WIB

Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR

Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR

Bekaci | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:14 WIB

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

Prabowo-Gibran Hadiri Muktamar NU ke-35 di Jombang, Disambut Kiai dan Tokoh Nasional

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Demo DPR Bikin Warga Ogah ke Mal, Gerai Pertokoan Tampak Sepi

Demo DPR Bikin Warga Ogah ke Mal, Gerai Pertokoan Tampak Sepi

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11 WIB

Majalah Trubus dan Cara Uniknya Membawa Agrikultur ke Meja Pembaca

Majalah Trubus dan Cara Uniknya Membawa Agrikultur ke Meja Pembaca

Your Say | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Tren Gila Industri Otomotif China yang Luncurkan Tiga Model Mobil Baru Setiap Hari

Otomotif | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Massa Padati Gedung DPR Tapi Tak Ada Mobil Komando, Mahasiswa Orasi Pakai Toa Seadanya

Massa Padati Gedung DPR Tapi Tak Ada Mobil Komando, Mahasiswa Orasi Pakai Toa Seadanya

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:08 WIB

×