Inovasi H&M di Swedia, Bisa Daur Ulang Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru

Vania Rossa

Senin, 26 Oktober 2020 | 18:23 WIB
Inovasi H&M di Swedia, Bisa Daur Ulang Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru
Sistem Daur Ulang 'Looop' , Ubah Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru. (Dok. H&M)

Suara.com - Pakaian yang sudah tak diinginkan, biasanya akan berakhir dengan disumbangkan. Tapi, kini ada inovasi yang baru diperkenalkan oleh H&M, yaitu sistem daur ulang Looop, di mana Anda bisa mentransformasi pakaian yang sudah tak diinginkan menjadi fashion baru.

Inovasi ini ditawarkan kepada pelanggan H&M di Swedia. Dengan bantuan dari sistem daur ulang pakaian-ke-pakaian (garment-to-garment) baru 'Looop', H&M berkomitmen bahwa tekstil lama memiliki nilai dan tidak boleh di sia-siakan.

Lalu, bagaimana cara kerjanya? Mengutip dari rilis yang diterima Suara.com, Looop menggunakan teknik yang membongkar dan merakit pakaian lama menjadi yang baru. Pakaian dibersihkan, diparut menjadi serat dan dipintal menjadi benang baru yang kemudian dirajut menjadi fashion baru.

Beberapa bahan mentah yang bersumber secara berkelanjutan perlu ditambahkan selama proses tersebut, dan bagian ini diupayakan dibuat sekecil mungkin. Sistem ini tidak menggunakan air dan bahan kimia, sehingga memiliki dampak lingkungan yang jauh lebih rendah daripada saat memproduksi garmen dari awal.

Sistem Daur Ulang 'Looop' , Ubah Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru. (Dok. H&M)
Sistem Daur Ulang 'Looop' , Ubah Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru. (Dok. H&M)

H&M ingin memimpin perubahan menuju industri mode yang berkelanjutan, dan ini sudah dimulai tahun 2013, di mana H&M menjadi perusahaan retail pertama dengan program pengumpulan garmen global.

Kini, dengan harga 100 Kronor Swedia (Rp 168.000), anggota klub loyalitas H&M dapat menggunakan Looop untuk mengubah pakaian lama mereka menjadi pilihan fashion yang baru. Sedangkan untuk non-anggota, biayanya adalah 150 Kronor Swedia (Rp 252.000). Seluruh pendapatan ini nantinya diberikan kepada proyek yang berkaitan dengan penelitian tentang bahan. Dan pada tahun 2030, H&M menargetkan semua bahan fashion mereka didaur ulang atau diambil sumbernya dengan cara yang lebih berkelanjutan.

Sistem Daur Ulang 'Looop' , Ubah Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru. (Dok. H&M)
Sistem Daur Ulang 'Looop' , Ubah Pakaian Lama Menjadi Fashion Baru. (Dok. H&M)

Looop sendiri dibuat oleh H&M Foundation, non-profit organization, bersama dengan mitra penelitian HKRITA (The Hong Kong Research Institute of Textiles and Apparel) dan pemintal benang Novetex Textiles yang berbasis di Hong Kong.

Bagaimana, tertarik mengubah pakaian lamamu menjadi pilihan fashion baru? Semoga H&M akan segera membawa teknologi ini ke Indonesia, ya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peduli Lingkungan, Andrey Sulap Sampah Plastik Berserakan Jadi Casing HP

Peduli Lingkungan, Andrey Sulap Sampah Plastik Berserakan Jadi Casing HP

Jogja | Jum'at, 23 Oktober 2020 | 15:43 WIB

Peduli Lingkungan, Re.juve Akan Gunakan Kemasan Botol Daur Ulang

Peduli Lingkungan, Re.juve Akan Gunakan Kemasan Botol Daur Ulang

Press Release | Selasa, 06 Oktober 2020 | 14:03 WIB

H&M Gunakan Material Daur Ulang untuk Koleksi Musim Gugur 2020

H&M Gunakan Material Daur Ulang untuk Koleksi Musim Gugur 2020

Lifestyle | Selasa, 15 September 2020 | 08:02 WIB

Terkini

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Ketika Tujuh Nyawa Mengubah Arah Indonesia: 5 Fakta Tragedi G30S

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 10:11 WIB

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

Siapa Jenderal yang Dibunuh dalam Peristiwa G30S?

News | Rabu, 30 September 2026 | 10:10 WIB

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Cabai Merah Keriting dan Rawit Merah Kompak Naik, Harganya Masih di Atas Rp100 Ribu/kg

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 10:06 WIB

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Bujet Rp5 Juta? Ini 5 Motor Bekas Paling Worth It untuk Harian

Otomotif | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Pembangunan Pabrik CA-EDC Chandra Asri Group Buka Peluang Ekonomi Bagi UMKM Lokal

Banten | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Masih Dianggap Tabu, Padahal Marital Rape Diatur dalam Hukum Indonesia

Your Say | Rabu, 30 September 2026 | 10:05 WIB

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

7 Cara Ampuh Menghilangkan Bau di Toilet agar Tetap Bersih dan Wangi

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 09:59 WIB

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Konflik Keluarga Berujung Kebakaran, Dua Rumah di Cianjur Ludes

Jabar | Rabu, 30 September 2026 | 09:57 WIB

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Tahan Beli, Harga Emas Antam Mulai Naik Jadi Rp2.595.000/Gram

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 09:56 WIB

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Diduga Aniaya 8 Siswa, Eks Kepsek SMPN 18 Malang Tidak Dapat Bantuan Hukum dari Pemkot

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 09:52 WIB

×