Masuk Musim Hujan, Awas Teror Ular Kobra di Sekitar Rumah

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Selasa, 10 November 2020 | 12:30 WIB
Masuk Musim Hujan, Awas Teror Ular Kobra di Sekitar Rumah

Suara.com - Memasuki musim hujan, bukan hanya penyakit seperti demam berdarah dengue yang mesti diwaspadai. Tapi juga ancaman dari teror ular kobra

Hal ini karena menurut Ketua Yayasan Sioux Ular Indonesia, Aji Rachmat  saat ini telah memasuki periode tetas telur ular kobra menjelang akhir tahun.

“Bulan November dan Desember adalah bulan menetasnya telur-telur ular kobra karena proses siklus biologi alami mereka. Seperti tahun lalu, banyak ditemukan bayi-bayi kobra di sekeliling rumah tinggal kita,” ujar Aji dalam pernyataannya seperti rilis yang diterima Suara.com, Selasa (10/11/2020).

Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)
Ilustrasi ular kobra. (Pixabay/Herbert Aust)

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa  pada Agustus-September jadi periode ular bertelur di lingkungan sekitar manusia. Sedangkan pada bulan November-Desember merupakan periode telur menetas.

“Jadi ular itu cenderung bertelur di tempat-tempat yang banyak makanan untuk bayi-bayinya. Salah satu tempat yang memenuhi kriteria itu tentunya tempat tinggal manusia, dan jika ada area yang nyaman, ular akan berkembang biak di tempat tersebut,” katanya.

Aji menambahkan jumlah ular diperkirakan semakin banyak dari tahun ke tahun. Hal ini disebabkan predator ular semakin sedikit. Karena hal itulah, menyebabkan tidak adanya kontrol populasi dari alam.

Mengingat kondisi dan situasinya cukup memprihatinkan dan sangat berbahaya, yuk kenali lebih lanjut tentang 7 fakta kenapa telur ular menetas di lingkungan sekitar hunian kita, berikut diantaranya:

  1. Ular adalah satwa liar yang habitatnya dekat dengan manusia. Mereka mendapatkan makanan di sekitar tinggal kita. Induk ular secara insting akan menaruh telur nya di lokasi yang banyak makanan ular untuk mencukupi kebutuhan anak-anak nya nanti.
  2. Ular adalah satwa yang mampu beradaptasi cepat dengan lingkungan baru termasuk pembangunan kawasan yang awalnya adalah habitat mereka. Meskipun tergusur, ular dapat bertahan hidup di sela sela pondasi dan rumah warga.
  3. Ular adalah satwa soliter, hidup sendiri bukan berkelompok sehingga sulit diketahui keberadaannya. Jika ada temuan satu ekor ular, tidak berarti ada kawanannya di sekitar mereka. Ular sangat pintar bersembunyi.
  4. Ular tidak membuat sarang. Sarang adalah tempat tinggal satwa, jika keluar cari makan dia akan balik lagi ke tempat yang sama. Sedangkan ular bersifat nomaden atau berpindah pindah. Jikalau ditemukan lubang tetasan telur ular, itu adalah tempat induk ular menaruh telurnya dan ditinggal. Induk ular tidak mengerami telur ular.
  5. Makanan ular/prey (mangsa) banyak ditemukan di sekitar hunian. Dari cacing, jangkrik, kadal, kodok, tikus hingga burung merupakan prey alami ular yang mudah ditemukan. Mangsa ini akan mengundang ular hadir di sekitar tempat tinggal warga dan jika ada area yang nyaman , ular akan berkembang biak.
  6. Predator alami ular semakin berkurang jumlahnya, sehingga tidak ada kontrol populasi ular secara alami di alam. Kita perlu menjaga keberadaan Musang, garangan dan biawak yang menjadi satwa pemangsa telur serta bayi ular. Begitu pula burung karnivora (elang, burung hantu) yang merupakan pemangsa ular yang efektif di alam.
  7. Di kawasan rumah warga kampung/perumahan/cluster, Terdapat area yang tidak pernah di bersihkan/di rawat sehingga memberikan lokasi nyaman bagi ular untuk berkembang biak dan ketersediaan makanan melimpah. Sudut-sudut gelap dan liar ini adalah tempat yang dicari oleh induk ular untuk meletakkan telurnya dan ditinggal.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ngeri! Warga Bekasi Temukan 20 Telur Ular Kobra, 10 Sudah Menetas

Ngeri! Warga Bekasi Temukan 20 Telur Ular Kobra, 10 Sudah Menetas

Jakarta | Senin, 09 November 2020 | 15:55 WIB

Horor! Warga Tangerang Temukan Sarang Ular Kobra di Samping Kasur

Horor! Warga Tangerang Temukan Sarang Ular Kobra di Samping Kasur

Jakarta | Sabtu, 24 Oktober 2020 | 07:05 WIB

Viral Ular Kobra Keluar Dari Boneka Teddy Bear, Netizen: Kukira Kesurupan

Viral Ular Kobra Keluar Dari Boneka Teddy Bear, Netizen: Kukira Kesurupan

Banten | Senin, 05 Oktober 2020 | 14:46 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×