Asosiasi Pengusaha Pariwisata Minta PSBB Dihentikan Sepenuhnya, Kenapa?

M. Reza Sulaiman, Dini Afrianti Efendi

Senin, 16 November 2020 | 20:07 WIB
Asosiasi Pengusaha Pariwisata Minta PSBB Dihentikan Sepenuhnya, Kenapa?
Seorang pekerja melintas di jembatan penyeberangan orang (JPO) di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (14/9/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Merasakan dampak kontraksi ekonomi yang parah selama 9 bulan pandemi Covid-19, Asosiasi Pariwisata Visit Wonderful Indonesia atau VIWI Board meminta Pemprov DKI Jakarta untuk menghentikan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi yang masa berlakunya berakhir pada 22 November 2020 mendatang.

"Kami mewakili dari sektor asosiasi-asosiasi pariwisata, menyampaikan permintaan kepada Bapak Gubernur DKI Jakarta untuk dapat mencabut PSBB transisi. Atau paling tidak kata PSBB transisi ini akan berakhir pada tanggal 22 November, maka PSBB transisi ini hendaknya dihentikan, jadi artinya kita menuju pada kondisi normal," ujar Ketua VIWI Board, Haryadi Sukamdani, Senin (16/11/2020).

Permintaan ini disampaikan setelah para asosiasi mengevaluasi praktik PSBB transisi yang sudah berjalan hampir 9 bulan, tapi pada praktiknya tidak ada ketegasan pemerintah saat banyaknya pelanggar protokol kesehatan.

Itulah mengapa para asosiasi pariwisata menganggap PSBB transisi atau pembatasan lainnya sudah tidak lagi relevan. Apalagi sektor usaha pariwisata yang mereka geluti selama ini terus menerus terpukul.

"Seluruh kegiatan aktivitas di sektor usaha pariwisata dikembalikan kepada kondisi normal. Artinya tidak ada pembatasan kapasitas dan juga tidak ada pembatasan jam operasional," ungkap Haryadi.

Meski begitu, Haryadi berdalih bersama 18 asosiasi industri pariwisata lainnya meski PSBB nantinya dicabut dan dikembalikan dalam kondisi normal, pihaknya akan tetap menjalankan protokol kesehatan untuk melindungi pegawai dan pelanggan yang berdatangan.

"Kami akan melakukan protokol kesehatan, karena itu memang adalah komitmen kami menjaga konsumen kami. Jadi akan kami lakukan, hanya saja memang kami menghendaki PSBB transisi itu dapat diakhiri," terang Haryadi.

Tidak hanya itu, merasa pemerintah tidak memberikan stimulus berarti untuk kembali menghidupkan roda perekonomian, Haryadi juga meminta pemerintah pusat dan Pemprov DKI tidak lagi memberlakukan PSBB di masa mendatang.

"Kami juga menyadari bahwa pemerintah memiliki keterbatasan untuk bisa memberikan stimulus yang ideal, oleh karena itu kami juga berharap bahwa PSBB nantinya tidak diberlakukan kembali," imbuh lelaki yang juga Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) itu.

baca juga

"Tentunya ini adalah PR kita bersama, untuk bisa menjaga bagaimana pengelolaan dari penanganan penyebaran virus kita sendiri," tutupnya.

Sementara itu berdasarkan data di situs Covid19.go.id, pasca libur panjang Maulid Nabi Muhammad SAW, cuti bersama dan long weekend pada 29 Oktober hingga 1 November 2020, kasus Covid-19 sempat mengalami kenaikan tertinggi pada 13 November dengan temuan kasus harian mencapai 5.444 kasus positif.

Di susul pada 14 November mencapai 5.272 kasus baru, dan kini pada 16 November temuan kasus kembali di angka 3.535 kasus positif baru per hari.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gen Z Makin Cari Pengalaman, Kemenpar Dorong Wisata Indonesia yang Lebih Personal

Gen Z Makin Cari Pengalaman, Kemenpar Dorong Wisata Indonesia yang Lebih Personal

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 11:29 WIB

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Wisata Indonesia Dikemas Lebih Seru, Ada Kuis Digital yang Temanya Berganti Tiap Bulan!

Lifestyle | Selasa, 29 September 2026 | 20:46 WIB

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Jelang MotoGP Mandalika, Okupansi Hotel Tembus 86%

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 08:00 WIB

Anggrek Cafe & Resto Jadi Tempat Nongkrong Baru di Institut Pariwisata Tedja Indonesia

Anggrek Cafe & Resto Jadi Tempat Nongkrong Baru di Institut Pariwisata Tedja Indonesia

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 15:10 WIB

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Efek Domino Kenaikan Avtur: Ancaman Nyata Mahalnya Tiket Pesawat bagi Pariwisata

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 11:28 WIB

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Kereta Sleeper Mewah Nusantara Explorer Mulai Diuji KAI

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 08:00 WIB

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Industri Event Jadi Mesin Baru Ekonomi Nasional, Perputaran Uang Capai Rp 1,09 T

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:16 WIB

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Industri Menara Dorong Pasar Terbuka, Ada Dampaknya ke UMKM dan Pariwisata

Bisnis | Selasa, 15 September 2026 | 19:31 WIB

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Di Prai Ijing, Warga Merawat Tradisi Sambil Menghidupkan Kampung Lewat Pariwisata

Lifestyle | Selasa, 15 September 2026 | 14:30 WIB

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

Wajah Baru Ancol 2030: Ada Rumah Sakit hingga Apartemen di Lahan 65 Hektare

News | Selasa, 08 September 2026 | 18:00 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×