Fakta Buku How Democracies Die yang Dibaca Anies Baswedan

Rifan Aditya

Minggu, 22 November 2020 | 20:33 WIB
Fakta Buku How Democracies Die yang Dibaca Anies Baswedan
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengunggah foto tengan membaca buku berjudul "How Democracies Die", Minggu (22/11/2020). [Twitter@@aniesbaswedan]

Suara.com - Buku berjudul "How Democracies Die" menjadi viral setelah muncul di-postingan terbaru Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Lewat unggahan itu, Anies dianggap warganet menyindir Presiden Jokowi. Bagaimana bisa? Nah, Suara.com berhasil menemukan beberapa fakta buku How Democracies Die yang viral tersebut.

Anies Baswedan kembali jadi bahan pembicaraan karena mengunggah kegiatannya yang membaca buku sambil bersarung di media sosial. Netizen tak hanya menyorot kegiatan Gubernur DKI Jakarta tersebut, tetapi juga menyoroti judul buku yang dibacanya, yakni How Democracies Die karya Levitsky dan Ziblatt.

Yuk, cek fakta buku How Democracies Die yang berhasil kami kumpulkan dari beberapa sumber berikut ini:

Isi Buku How Democracies Die

How Democracies Die, karya Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt berisi tentang bagaimana para pemimpin terpilih dapat secara  bertahap menumbangkan proses demokrasi untuk meningkatkan kekuasaan mereka. Demokrasi bisa mati bukan karena kudeta militer saja, namun dapat melalui seorang pemimpin otoriter.

Uraian dalam buku tersebut mencakup demokrasi pada era kekuasaan rezim pemerintahan selama abad 20 dan 21. Levitsky dan Ziblatt memaparkan bagaimana berbagai cabang pemerintahan dalam suatu sistem dengan pemisahan kekuasan yang mendapat legitimasi untuk melemahkan kelompok lain atau oposisi.

Mengandung Bab Khusus Terkait Pemerintahan Donald Trump

Dalam menyusun buku tersebut, penulis meneliti dinamika politik dalam negeri Amerika Serikat, Pilpres AS 2016 serta semasa pemerintahan Donald Trump. Levitsky dan Ziblatt mendedikasikan banyak bab khusus tentang demokrasi Amerika Serikat, Presiden Donald Trump, dan pemilihan presiden 2016.

Buku How Democracies Die dilengkapi juga dengan menerapkan teori penulis ke negara-negara Amerika Latin dan Eropa, terutama Venezuela dan Rusia. Menurut Levitsky dan Ziblatt di dalam buku tersebut Amerika Serikat, hingga 2016, telah menolak upaya untuk merusak demokrasi berkat dua norma: saling toleransi dan kesabaran, yang terakhir didefinisikan sebagai pengekangan yang disengaja atas kekuasaan seseorang untuk menghormati semangat hukum.

baca juga

Selain itu, Levitsky dan Ziblatt juga memprediksi tiga skenario potensial untuk Amerika Serikat pasca-Trump. Secara garis besar, buku itu lebih banyak membahas pemerintahan Donald Trump.

Penulis Buku

Buku How Democracies Die tersebut ditulis oleh Profesor Ilmu Politik Harvard University, Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt. Buku diterbitkan pada 2018.

Demikian fakta buku How Democracies Die karya Steven Levitsky dan Daniel Ziblatt.

Kontributor : Mutaya Saroh

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Posting Baca Buku "How Democracies Die", PDIP: Anies Sindir Diri Sendiri

Posting Baca Buku "How Democracies Die", PDIP: Anies Sindir Diri Sendiri

Jakarta | Minggu, 22 November 2020 | 20:25 WIB

Dikatai Miskin, Balasan Dance Seorang Kuli Ini Malah Bikin Warganet Salut

Dikatai Miskin, Balasan Dance Seorang Kuli Ini Malah Bikin Warganet Salut

Tekno | Minggu, 22 November 2020 | 19:40 WIB

Geger Curhatan Housekeeping Villa Umbar Aib Selebgram, Warganet: Spill!

Geger Curhatan Housekeeping Villa Umbar Aib Selebgram, Warganet: Spill!

News | Minggu, 22 November 2020 | 19:33 WIB

Terkini

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Bappisus dan Menimipas Usut Dugaan 'Kamar Khusus' Berbayar bagi Napi di Lapas Cibinong

Jabar | Jum'at, 25 September 2026 | 20:58 WIB

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Transaksi Haji Isam dan BYAN Masih Gelap, BEI Akan Obok-obok Pasar Negosiasi

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:56 WIB

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Luke Vickery: 2024 Main di GBT Bela Australia, 2026 Cetak Assist di GBK Bersama Timnas Indonesia

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:54 WIB

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

Perkuat Tata Kelola MBG, BGN Gelar Pelatihan di Jepang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 20:38 WIB

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Berawal dari Topi Mengapung, Pemancing yang Hilang di Eks Galian Pasir Lampung Timur Ditemukan Tewas

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:37 WIB

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

PLN Perkuat Infrastruktur Kelistrikan untuk Dukung Pertumbuhan Data Center di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 20:34 WIB

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Gara-Gara Tak Pakai Baju Lurik, Kepsek SMPN 18 Malang Diduga Tampar Siswa 4 Kali dan Ditonjok

Malang | Jum'at, 25 September 2026 | 20:30 WIB

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Pesta Kembang Api dan Aksi Agnes Mo Buka FIFA ASEAN Cup 2026, Stadion GBK Tidak Penuh

Bola | Jum'at, 25 September 2026 | 20:17 WIB

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Nyamar Jadi Aparat Tajir di FB, Pemuda Kuras Uang Wanita Lampung Selatan Lewat Jebakan Video Call

Lampung | Jum'at, 25 September 2026 | 20:15 WIB

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bappisus Beri Tenggat Sepekan Usut Dugaan Kamar Apartemen di Lapas Cibinong

Bogor | Jum'at, 25 September 2026 | 20:11 WIB

×