alexametrics

Dikira Mau Dipalak Pria Mabuk, Warganet Ini Berakhir Ditraktir Nasi Goreng?

Arendya Nariswari | Hiromi Kyuna
Dikira Mau Dipalak Pria Mabuk, Warganet Ini Berakhir Ditraktir Nasi Goreng?
Ilustrasi Nasi Goreng (Envato elements by stockimagefactory)

Awalnya dirinya takut akan dipalak pria mabuk ini, ternyata kisah warganet ini berakhir mellow.

Suara.com - Pulang larut malam memang terbilang cukup riskan akan bahaya. Tak jarang banyak orang membagikan kisah mereka bertemu orang mabuk ketika melakukan perjalanan di tengah malam. Seperti halnya kisah warganet berikut ini. Bukannya dipalak pria mabuk, warganet ini malah berakhir ditraktir nasi goreng.

Cerita warganet ditraktir nasi goreng oleh pria mabuk ini viral usai diunggah oleh akun jejaring sosial Twitter @aldrinoo.

Pria bernama Aldrin tersebut bercerita, saat itu dirinya menaiki angkutan umum di Kalimalang. Ketika turun, dirinya dibarengi seorang bapak yang sedang dalam kondisi mabuk.

Hal ini membuat Aldrin merasa sedikit takut. Pria tersebut sempat khawatir jika bapak-bapak mabuk itu akan memalak harta benda atau bahkan uang yang dibawanya. 

Baca Juga: Viral Nasi Goreng Rp 355 Ribu Satu Porsi, Bikin Warganet Terguncang

Ternyata hal tak terduga justru terjadi, bapak-bapak mabuk ini ternyata malah membelikan Aldrin nasi goreng.

Pria mabuk ini berikan sebungkus nasi goreng pada warganet (Twitter @aldrinoo)
Pria mabuk ini berikan sebungkus nasi goreng pada warganet (Twitter @aldrinoo)

Sebenarnya bapak yang mabuk ini ingin naik angkutan umum lagi. Namun angkutan umum yang ingin dinaikinya baru beroperasi saat subuh.

Aldrin kemudian menawarkan untuk mengantarkannya ke pangkalan ojek, namun bapak ini menolak.

Rupanya, bapak-bapak yang sedang mabuk tersebut tengah galau berat dan membutuhkan teman curhat.

Aldrin pun menyempatkan dirinya untuk menjadi pendengar ceritanya. Saat menemani bapak inilah Aldrin ditraktir sebungkus nasi goreng.

Baca Juga: Nasi Goreng Sampah Bikin Penasaran, Sekali Masak Langsung Jadi 80 Porsi

Saat berpamitan Aldrin juga diberi uang untuk membayar ojek. "Gue merasa bersalah karena nggak bisa nemenin dia sampai subuh atau paling nggak sampai dia sadar. Tapi untungnya dia santai," tulis Aldrin pada cuitannya.

Komentar