Bangga, Brand Modest Fashion Bekasi Sampai ke Hong Kong: Berdayakan Pekerja Lokal!

Nur Khotimah, Dini Afrianti Efendi

Sabtu, 14 Maret 2026 | 12:10 WIB
Bangga, Brand Modest Fashion Bekasi Sampai ke Hong Kong: Berdayakan Pekerja Lokal!
Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
baca 10 detik
  • Brand lokal Khanza Maryam, berdiri 2013 di Bekasi, telah berkembang dari busana muslimah hingga beragam lini produk.
  • Seluruh proses produksi Khanza Maryam, termasuk pemilihan bahan dan jahit, dilakukan secara lokal dan membuka lapangan kerja.
  • Produk brand ini telah menjangkau pasar internasional di beberapa negara melalui jaringan reseller dan dipamerkan di Ramadan Rhapsody.

Suara.com - Industri modest fashion di Indonesia terus berkembang pesat, tidak hanya di kota besar seperti Jakarta, tetapi juga di daerah penyangga seperti Bekasi.

Salah satu brand lokal yang berkembang dari daerah ini adalah Khanza Maryam yang kini memiliki jaringan pasar hingga luar negeri.

Didirikan pada 2013, brand ini memulai usahanya dari produksi busana muslimah dan kini berkembang dengan berbagai lini produk.

Mulai dari pakaian modest sehari-hari, busana khusus umrah hingga koleksi baju Lebaran yang dipamerkan di Ramadan Rhapsody 2026.

Founder Khanza Maryam, Giska, mengatakan seluruh proses produksi dilakukan secara lokal di Bekasi, mulai dari pemilihan bahan hingga proses jahit.

Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"House office dan produksinya semua di Bekasi. Dari bahan sampai printing dan jahitan semuanya kami kerjakan di sini," kata Giska saat tampilkan 32 looks Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi, Minggu, 7 Maret 2026.

Tidak hanya berfokus pada produksi, brand ini juga membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar, termasuk penjahit hingga pengrajin payet.

"Semua pekerja lokal, bapak-bapak dan ibu-ibu yang mengerjakan payet juga dari sini," ujarnya.

Seiring berkembangnya bisnis, Khanza Maryam tidak hanya menjual produknya di dalam negeri.

baca juga

Produk rancangan Giska kini telah menjangkau beberapa negara melalui jaringan reseller hingga dukungan APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia), produknya tersedia di Ramadan Rhapsody hingga 29 Maret 2026 mendatang.

Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

Menurut Giska, sistem penjualan brand ini memang lebih mengandalkan reseller dibandingkan marketplace.

"Kekuatan kami ada di reseller. Hampir setiap kota di Indonesia ada, dan juga sudah sampai Thailand, Bangkok, Hong Kong, dan beberapa negara lainnya," jelasnya.

Strategi tersebut dinilai mampu memperluas jangkauan pasar sekaligus menjaga kedekatan dengan konsumen di berbagai daerah.

Selain itu, Giska pengatakan ia mulai mengembangkan beberapa lini baru untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Di antaranya adalah koleksi daily wear, busana kasual, hingga abaya untuk kebutuhan umrah.

Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)
Koleksi Khanza Maryam di runway Ramadan Rhapshody, Pakuwon Mall Bekasi pada Minggu, 7 Maret 2026. (Suara.com/Dini Afrianti Efendi)

"Sekarang ada beberapa brand turunan, seperti yang khusus daily, kemudian ada juga untuk abaya umrah. Jadi tidak hanya dress saja seperti awal berdiri," katanya.

Adapun koleksi baju lebaran Khanza Maryam di pameran ini terinspirasi dari sentuhan motif Turki. Motif yang ditampilkan juga tidak sembarang, karena diambil dari pola karpet tradisional Turki yang khas. Hasilnya koleksi lebaran miliknya menampilkan kesan mewah dan modern.

"Kami juga menggunakan jacquard di bagian dada serta payet dengan Swarovski untuk memberikan kesan glamor," pungkas Giska.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Promo Terbaru Baju Lebaran di Matahari, Diskon hingga 70% Hemat Jutaan Rupiah

Promo Terbaru Baju Lebaran di Matahari, Diskon hingga 70% Hemat Jutaan Rupiah

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 14:15 WIB

Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim

Kisah Baju Lebaran Cucu Nabi Muhammad Hasan dan Husein, Teladan Umat Muslim

Lifestyle | Jum'at, 13 Maret 2026 | 16:00 WIB

Surga Baju Lebaran Karya Desainer di Bekasi: Ramadan Rhapsody 2026 Hadir dengan Koleksi Lengkap

Surga Baju Lebaran Karya Desainer di Bekasi: Ramadan Rhapsody 2026 Hadir dengan Koleksi Lengkap

Lifestyle | Kamis, 12 Maret 2026 | 07:15 WIB

Terkini

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Bagaimana Cara Mencegah Cushion Bergeser dan Menempel pada Bagian Dalam Helm saat Naik Sepeda Motor?

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:48 WIB

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

Gempa Besar Guncang Jepang, Tokyo hingga Saitama Ikut Bergetar

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:47 WIB

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

Tak Ada Toleransi, Prabowo Perintahkan Cabut Izin dan Usut Pidana Korporasi Penyebab Karhutla

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:46 WIB

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Aksi Koboi di Kampus UIN Raden Intan: Pelaku Digerebek di Hostel Bersama Sabu dan Amunisi

Lampung | Kamis, 17 September 2026 | 09:44 WIB

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Nasihat Mindfulness dari Menara Gading: Bijak, Tapi Kurang Napak Tanah

Your Say | Kamis, 17 September 2026 | 09:43 WIB

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Suku Bunga The Fed Naik, Rupiah Dibuka Tertekan

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:40 WIB

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

10.068 Titik Masih Butuh Listrik, ESDM Siapkan Rp22,51 Triliun untuk Infrastruktur 2027

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:26 WIB

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

IHSG Menghijau Pagi ini di Level 6.445, Pantau AALI dan AADI

Bisnis | Kamis, 17 September 2026 | 09:25 WIB

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

Houthi Klaim Arab Saudi Gempur Yaman 40 Kali Usai Dituduh Targetkan Makkah

News | Kamis, 17 September 2026 | 09:23 WIB

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Apakah Air Mawar Boleh Dicampur Bedak? Ini yang Perlu Diperhatikan

Lifestyle | Kamis, 17 September 2026 | 09:19 WIB

×