Takut Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19? Ini Saran Dokter!

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 09 Desember 2020 | 19:30 WIB
Takut Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19? Ini Saran Dokter!
Ilustrasi: Takut Periksa Gigi Saat Pandemi Covid-19 (Anadolu Agency/Murtadha Al-Sudani)

Suara.com - Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) telah mengeluarkan panduan melakukan praktik tindakan gigi di era new normal pandemi Covid-19 seperti sekarang.

Meski begitu, masih banyak masyarakat yang merasa takut dan enggan untuk pergi ke dokter gigi.

Untuk itu, Dokter Gigi dan Peneliti Klinik Brawijaya, Dr. drg. Armelia Sari Widyarman, M.Kes memberikan kiat dan tips cara aman memeriksa gigi di tengah pandemi Covid-19.

Kata dokter Armelia, langkah pertama yang perlu dilakukan yaitu pastikan dokter yang berpraktik menggunakan alat pelindung diri (APD) yang lengkap. Bisa juga bertanya ke pihak rumah sakit tentang kelengkapan ruang periksa agar sirkulasi udara selalu bersih.

"Kemudian juga di ruangan dokter itu mungkin bisa diperhatikan bahwa ada filter UV, jadi sirkulasi udaranya diperhatikan," ujar drg. Armelia dalam peluncuran Pepsodent Active Defense Mouthwash, Selasa (8/12/2020) kemarin.

Selanjutnya usahakan tidak datang mendadak ke rumah sakit. Mengingat layanan telemedicine sudah berkembang pesat, maka bisa melakukan booking kedatangan sebelum memeriksakan gigi.

"Jadi komunikasi dulu sama perawatnya sama dokternya, sebutkan dulu keluhannya apa, jadi nanti bisa dijadwalkan, tujuannya apa supaya pasien tidak numpuk di klinik atau rumah sakit," papar dokter Armelia.

Penumpukkan pasien di rumah sakit atau klinik bisa semakin meningkatkan risiko penularan Covid-19. Karena selain membahayakan dokter tapi juga membahayakan pasien yang berdatangan.

Ditambah pasien juga harus paham ruang periksa harus lebih dulu disterilkan, sebelum pasien bergantian masuk di ruang periksa. Kebijakan ini juga bisa pasien tanyakan ke pihak rumah sakit atau klinik.

baca juga

Terakhir, yaitu memastikan kondisi sehat atau tidak demam, batuk, pilek atau bersin-bersin saat memeriksakan diri ke dokter gigi.

"Kita harus bisa melihat kondisi kita, jangan ke dokter gigi ketika kita lagi sakit, lagi batuk pilek itu jangan, karena bisa menularkan orang lain," paparnya.

"Jangan ke dokter setelah kita habis traveling atau habis terpapar sama pasien yang positif sebaiknya hindara, perhatikan dokternnya menggunakan protokol kesehatan atau tidak," tutup dokter Armelia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat Pandemi, Daya Beli Tidak Ada Karena Orang Paling Bawah Tak Punya Duit

Saat Pandemi, Daya Beli Tidak Ada Karena Orang Paling Bawah Tak Punya Duit

Sumsel | Rabu, 09 Desember 2020 | 14:37 WIB

Epidemiolog: Tak Ada Calon Kepala Daerah Janji Tangani Pandemi Covid-19

Epidemiolog: Tak Ada Calon Kepala Daerah Janji Tangani Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 09 Desember 2020 | 13:21 WIB

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:40 WIB

Terkini

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Dorong Mitigasi Bencana Jabar, Iwan Suryawan Minta Kalkulasi Anggaran Realistis dan Nyata

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:57 WIB

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Bantu UMKM Hadapi Biaya Operasional Membengkak, Toco Academy Bagikan Strategi Pecah Telur di Bogor

Jabar | Kamis, 01 Oktober 2026 | 00:45 WIB

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Mengenal Praktik Bisnis Hijau: Tren Gaya Hidup Berkelanjutan yang Kini Merambah Dunia Industri

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:57 WIB

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

Kemenko PMK Dorong Penguatan Jejaring Alumni Beasiswa untuk Talenta Nasional

News | Rabu, 30 September 2026 | 23:12 WIB

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Spin Off InfraCo Tahap 2 Rampung, Nilai Transaksi Rp 49,9 T

Bisnis | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Kuliah Hukum di Era Digital, FH Unika Atma Jaya Raih Penghargaan

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 23:01 WIB

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Kewajiban Sertifikasi Halal Makin Dekat, Industri Kosmetik dan Farmasi Siap Sambut Aturan Baru

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 22:41 WIB

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Ruang Bersama Indonesia Pertama di Palembang, Kilang Plaju Dukung Pemberdayaan Masyarakat

Sumsel | Rabu, 30 September 2026 | 22:34 WIB

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Peringatan G30S di Medan, Masyarakat Sipil Soroti Pelanggaran HAM-MBG

Sumut | Rabu, 30 September 2026 | 22:20 WIB

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

JALA PRT Soroti Pengajuan JR UU PPRT, Minta Pemohon Pahami Proses Pembentukan UU

News | Rabu, 30 September 2026 | 22:15 WIB

×