Epidemiolog: Tak Ada Calon Kepala Daerah Janji Tangani Pandemi Covid-19

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 09 Desember 2020 | 13:21 WIB
Epidemiolog: Tak Ada Calon Kepala Daerah Janji Tangani Pandemi Covid-19
Ilustrasi Epidemiolog: Tak Ada Calon Kepala Daerah Janji Tangani Pandemi Covid-19 (BBC)

Suara.com - Pemilihan Kepala Daerah atau Pilkada serentak yang digelar hari ini, Rabu (9/12/2020) menuai banyak pertanyaanya, utamanya terkait keamanan dan kenyamanan masyarakat di tengah pandemi Covid-19 yang masih berlangsung.

Pakar Epidemiologi Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia, dr. Pandu Riono mengatakan pemerintah memang sudah membuat aturan dengan baik, tapi tidak dengan praktik atau implementasi di lapangan.

"Ikutin aja aturannya, aturannya sudah ada, jangan dilanggar, yang sering terjadi kan dilanggar. Aturannya bagus tapi dilanggar terus, itu jadi problem," ujar dokter Pandu saat dihubungi Suara.com, Rabu (9/12/2020).

"Kita bikin aturan bisa, tapi mengimplementasinya gak bisa," lanjutnya.

Magister Biostatistik dari University of Pittsburgh ini mengatakan, Indonesia belum mampu mengendalikan pandemi Covid-19. Karena itu, aktivitas yang mengumpulkan massa seperti pilkada dan pemilu bisa meningkatkan risiko penularan.

"Kalau di beberapa negara seperti Korea itu beda, Korea itu benar-benar pandeminya sudah terkendali, dan masyarakatnya disiplin, dan pemilihannya hanya di satu tempat aja nggak di seluruh negara. Sedangkan ini di Indonesia ada di 270 wilayah yang pilkada," terang dokter Pandu.

Apalagi kata dia, dari semua calon kepala daerah, jarang sekali, bahkan tidak ada yang mengutarakan dalam kampanye berjanji untuk mengendalikan pandemi Covid-19 di daerahnya.

"Dulu kan udah saya omongin tapi gak ada yang mikirin, karena semuanya mikirinnya bukan wabahnya, bukan pandeminya yang dipikirin bagaimana saya bisa menang," jelas dokter yang pernah menerima beasiswa Fogarty Fellowship untuk menyabet gelar PhD di UCLA pada 2001 ini.

"Nggak ada yang bilang, kalau saya terpilih saya akan menangani pandemi Covid-19 dengan baik," lanjutnya.

baca juga

Padahal pada momentum Pilkada ini, bukan masyarakat yang membutuhkan melainkan para calon pemimpin.

Bahkan panitia Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan mendatangi calon pemilih positif Covid-19 yang sedang isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit dengan gejala sedang untuk memilih.

"Bukan masyarakat orang yang terlibat di pilkada, bukan masyarakat. Calon pemimpin, pejabat yang akan jadi bupati jadi walikota," ungkapnya.

"Ya nggak tahu gimana itu (pasien Covid-19 memilih), sekarang ini masyarakat kasihan," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Epidemiolog Beri Tips Aman Mencoblos ke TPS saat Pandemi Covid-19

Epidemiolog Beri Tips Aman Mencoblos ke TPS saat Pandemi Covid-19

Health | Rabu, 09 Desember 2020 | 11:06 WIB

KPUD Batam Pastikan APD Didistribusikan ke TPS di Semua Pulau Penyangga

KPUD Batam Pastikan APD Didistribusikan ke TPS di Semua Pulau Penyangga

Batam | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:34 WIB

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Videografis: Tata Cara Pemilihan di TPS saat Masa Pandemi Covid-19

Video | Rabu, 09 Desember 2020 | 09:40 WIB

Terkini

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja

News | Minggu, 09 Agustus 2026 | 00:19 WIB

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet

Bola | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:35 WIB

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 23:10 WIB

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:35 WIB

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 21:27 WIB

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau

Lifestyle | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:31 WIB

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026

Otomotif | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:15 WIB

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Kredit Macet Hantui Industri Pinjol

Bisnis | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:05 WIB

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru

Jawa Tengah | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 20:00 WIB

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung

Lampung | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 19:57 WIB

×