Sering Dianggap Sama, Ini Beda Hari ibu dengan Mothers Day

Bimo Aria Fundrika

Senin, 21 Desember 2020 | 19:10 WIB
Sering Dianggap Sama, Ini Beda Hari ibu dengan Mothers Day
Ilustrasi video call hari ibu. (Dok.Envato Elements)

Suara.com - Tanggal 22 Desember selalu diperingati sebagai Hari Ibu di Indonesia. Banyak masyarakat yang mengucapkan dan merayakan hari tersebut dengan memberi ibu suatu hadiah.

Tidak jarang juga masyarakat yang mengucapkan Hari Ibu dengan istilah Happy Mothers Day, seperti layaknya peringatan di Amerika Serikat. Tapi, yang tidak banyak diketahui, bahwa sejarah peringatan Hari Ibu di Indonesia jauh berbeda dengan perayaan Mothers Day di Amerika Serikat atau negara lainnya.

Dilansir dari History, Di Amerika Serikat, Mothers Day 2021 akan jatuh pada hari Minggu, 9 Mei. Asal usul Mothers Day di Amerika diciptakan oleh Anna Jarvis pada tahun 1908.

Mothers Day di Amerika resmi dimulai pada tahun 1900-an sebagai hasil dari upaya Anna Jarvis, putri Ann Reeves Jarvis. Setelah kematian ibunya pada tahun 1905, Anna Jarvis memahami Mothers Day sebagai cara untuk menghormati pengorbanan yang dilakukan ibu untuk anak-anak mereka.

Ini 7 Ide Kado Untuk Hari Ibu (shutterstock)
Ini 7 Ide Kado Untuk Hari Ibu (shutterstock)

Setelah mendapatkan dukungan finansial dari pemilik department store Philadelphia bernama John Wanamaker, pada Mei 1908 ia menyelenggarakan perayaan Mothers Day resmi pertama di sebuah gereja Metodis di Grafton, Virginia Barat.

Pada tahun 1912, banyak negara bagian, kota, dan gereja telah mengadopsi Mothers Day sebagai hari libur tahunan, dan Jarvis telah mendirikan Asosiasi Internasional Hari Ibu untuk membantu mempromosikan tujuannya.

Kegigihannya terbayar pada tahun 1914 ketika Presiden Woodrow Wilson menandatangani undang-undang yang secara resmi menetapkan hari Minggu kedua di bulan Mei sebagai Mothers Day.

Sementara itu, dilansir dari situs resmi Kongres Wanita Indonesia, Hari Ibu di Indonesia sendiri bisa dilacak asal usulnya Kongres Perempoean Indonesia yang pertama pada tanggal 22 Desember 1928 di Yogyakarta.

Semangat kongres muncul setelah sebelumnya digelar Kongres Pemoeda pada tanggal 28 Oktober 1928.

baca juga

Kala itu tema pokok Kongres adalah menggalang persatuan dan kesatuan antara organisasi perempuan di Indonesia yang pada waktu itu masih bergerak sendiri-sendiri.

Kongres ini telah berhasil membentuk badan federasi organisasi wanita yang mandiri dengan nama “Perikatan Perkoempoelan Perempoean Indonesia” disingkat PPPI.

Peristiwa besar yang terjadi pada tanggal 22 Desember tersebut kemudian dijadikan tonggak sejarah bagi kesatuan pergerakan perempuan Indonesia. PPPI mengalami perubahan nama beberapa kali, pada tahun 1929 menjadi Perikatan Perkoempoelan Isteri Indonesia (PPII).

Kongres PPII tahun 1930 di Surabaya memutuskan bahwa “Kongres berasaskan Kebangsaan Indonesia, menjunjung kewanitaan, meneguhkan imannya” karena itu tujuan pergerakan perempuan Indonesia, selain untuk memperjuangkan perbaikan derajat kedudukan perempuan, juga memperjuangkan kemerdekaan, mempertahankan serta mengisinya dengan pembangunan bangsa dan negara.

Hal itulah yang membedakan perjuangan emansipasi perempuan Indonesia dengan emansipasi di luar negeri.

Kemudian, pada tahun 1935, PPII berganti nama menjadi Kongres Perempoean Indonesia dan pada tahun 1946 menjadi Kongres Wanita Indonesia disingkat KOWANI sampai saat ini.

Pada Kongres Perempoean Indonesia II tahun 1935 di Jakarta, ada beberapa keputusan penting yang perlu diperhatikan yaitu, kewajiban utama perempuan Indonesia ialah menjadi “IBU BANGSA” yang berarti berusaha menumbuhkan generasi baru yang lebih sadar akan kebangsaannya.

Atas keputusan Kongres Perempoean Indonesia III pada tahun 1938 di Bandung, tanggal 22 Desember diangkat menjadi “Hari Ibu”.

Keputusan ini kemudian dikukuhkan dengan Keputusan Presiden RI No. 316 tanggal 16 Desember 1959 menjadi Hari Nasional yang bukan hari libur.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Spesial untuk Kado Hari Ibu, Resep Kue Semprit 3 Bahan Tanpa Oven

Spesial untuk Kado Hari Ibu, Resep Kue Semprit 3 Bahan Tanpa Oven

Lifestyle | Senin, 21 Desember 2020 | 15:51 WIB

Bacaan Doa untuk Ibu, Dapat Dibaca saat Momen Hari Ibu 22 Desember

Bacaan Doa untuk Ibu, Dapat Dibaca saat Momen Hari Ibu 22 Desember

News | Senin, 21 Desember 2020 | 12:06 WIB

Hari Ibu 22 Desember, 40 Ucapan Selamat untuk Bunda Paling Menyentuh

Hari Ibu 22 Desember, 40 Ucapan Selamat untuk Bunda Paling Menyentuh

Riau | Senin, 21 Desember 2020 | 11:53 WIB

Terkini

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

Bus Koridor 13 Mogok di Ciledug, Penumpang Turun Jalan Kaki

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

Tiga Pria NTT Ditangkap Usai Bakar Burung Hantu Hidup-hidup, Alasannya Bikin Elus Dada

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:05 WIB

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Bukan Tambang, Ini Sektor yang Diam-Diam Dorong Ekonomi Sumsel 5,20 Persen

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:59 WIB

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Indonesia Punya Potensi Besar Kembangkan Kripto Syariah

Bisnis | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:55 WIB

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

5 Rekomendasi Bedak Ringan untuk Remaja Sekolah yang Hasilnya Natural dan Tidak Dempul sesuai Review

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:45 WIB

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Rekam Jejak Jebolan Liga India yang Jadi Pelatih Anyar Bhayangkara FC Gantikan Paul Munster

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:35 WIB

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Kata BMKG, Penurunan Kualitas Udara Pekanbaru Bukan karena Karhutla

Riau | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:30 WIB

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

KMP Putri Yasmin Terbakar, 212 Orang Dievakuasi, SAR Masih Cari Korban

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:29 WIB

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:26 WIB

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

DPRD DKI Soroti Izin Penjualan Miras di Festival Musik, Buntut Kasus Viral The Sounds Project

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 20:20 WIB

×