Kepada Sandiaga Uno, Wishnutama Curhat Sulitnya Bangkitkan Pariwisata

Vania Rossa, Dini Afrianti Efendi

Rabu, 23 Desember 2020 | 15:09 WIB
Kepada Sandiaga Uno, Wishnutama Curhat Sulitnya Bangkitkan Pariwisata
Wishnutama Kusbandio dan Sandiaga Uno. [Instagram@wishnutama]

Suara.com - Wishnutama Kusubandio secara resmi memberikan tongkat estafet kepemimpinan sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia atau Menparekraf RI kepada Sandiaga Uno.

Dalam pembukaannya, secara jujur Wishnutama mengatakan jika sudah sejak lama ia mengagumi sosok Sandiaga Uno dan yakin wajah pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia akan lebih baik di tangannya.

"Menparekraf Sandiaga Uno, beliau ini orang yang saya kagumi sejak lama, saya yakin di bawah kepemimpinan beliau pariwisata dan ekonomi kreatif justru akan jadi lebih baik ke depan, terimakasih Mas Sandi," ujar Wishnutama dalam upacaya Serah Terima Jabatan (Sertijab) di Gedung Kemenparekraf, Selasa (23/12/2020).

Selain berterimakasih kepada Sandiaga yang akan memimpin Kemenparekraf, Wishnutama juga berterimakasih kepada Wakil Menparekraf RI Angela Tanoesoedibjo, dan seluruh jajaran Kemenparekraf.

Mantan bos salah satu televisi swasta itu bercerita beratnya perjuangan Kemenparekraf membangkitkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang terhantam pandemi Covid-19.

"Terimakasih sebesar-besarnya, kepada semua jajaran dan para pegawai atas dedikasi dan kerja kerasnya, karena setahun belakangan ini kita menghadapi pandemi yang sangat berat sekali menghantam sektor pariwisata dan ekonomi kreatif," ungkap Wishnutama.

Tantangan yang ia hadapi sebelumnya, kata Wishnutama, juga akan jadi tantangan dan perjuangan Sandiaga Uno di kemudian hari, mengingat hampir 13 juta orang ekonominya bergantung pada pariwisata dan 20 juta orang bergantung pada ekonomi kreatif.

"Ini akan jadi tantangan luar biasa bagi Bang Sandi ke depannya. Saya jadi bagian tim besar ini, di masa yang memang sangat unpredictable, segala sesuatunya sulit diterka, perencanaan pun hampir sebagian besar kadang bisa dieksekusi, tapi kebanyakan tidak bisa dieksekusi," ceritanya.

Bisa tidaknya eksekusi ini karena menurut Wishnutama sektor kesehatan yang masih belum terkendali, yaitu pandemi Covid-19. Sehingga kebijakan membangkitkan pariwisata ikut terpengaruh.

baca juga

"Sejak awal kita selalu berusaha mencari solusi agar para pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif bisa bertahan dalam menghadapi badai pandemi Covid-19 ini," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jokowi Lantik Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Waketum PAN: Sangat Cocok!

Jokowi Lantik Sandiaga Uno Jadi Menparekraf, Waketum PAN: Sangat Cocok!

Jakarta | Rabu, 23 Desember 2020 | 15:01 WIB

Jokowi Reshuffle Kabinet Lantik 6 Menteri Baru, Bima Arya: Sangat Tepat

Jokowi Reshuffle Kabinet Lantik 6 Menteri Baru, Bima Arya: Sangat Tepat

Bogor | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:53 WIB

Prabowo-Sandiaga Jadi Menteri, PKS: Seharusnya Mereka Kuatkan Oposisi

Prabowo-Sandiaga Jadi Menteri, PKS: Seharusnya Mereka Kuatkan Oposisi

Jawa Tengah | Rabu, 23 Desember 2020 | 14:32 WIB

Terkini

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Novel Lahbako: Tanah, Tembakau, dan Kampung Halaman yang Menagih Kepulangan

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 10:00 WIB

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

KDMP Berpeluang Ekspor, Tapi Belum Jadi Prioritas

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:58 WIB

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Siswa Pekanbaru Mulai Belajar di Sekolah, Wali Kota: Jika Sesak Napas Jangan Dipaksakan

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 09:56 WIB

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Rupiah Akhirnya Perkasa Pagi Ini ke Level Rp17.852

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:53 WIB

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Profil dan Pekerjaan Dennis Talakua, Resmi Lamar Marion Jola setelah 5 Tahun Pacaran

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 09:47 WIB

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Razia Gabungan di Lapas Cikarang: 15 Senjata Tajam Hingga Baut Disita dari Sel

Bekaci | Rabu, 23 September 2026 | 09:46 WIB

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Lion Parcel Ekspansi ke Malaysia, Bidik Peluang Bisnis Logistik Lintas Negara

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 09:44 WIB

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Disambut Histeris Keluarga, Momen Korban KM Virgo Transport 8 Pulang Rumah di Cianjur

Jabar | Rabu, 23 September 2026 | 09:43 WIB

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

Banyak Prajurit Tangani Bencana, Upacara Puncak HUT TNI Batal Digelar di Monas

News | Rabu, 23 September 2026 | 09:41 WIB

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Di Tengah Gaung Erau dan IKN, Guru Kukar Didorong Adaptif Terhadap Teknologi

Kaltim | Rabu, 23 September 2026 | 09:37 WIB

×