Menparakraf Ingin Wisman dan Wisnus Percaya Bisa Liburan di Indonesia Lagi

Bimo Aria Fundrika, Luthfi Khairul Fikri

Minggu, 27 Desember 2020 | 20:15 WIB
Menparakraf Ingin Wisman dan Wisnus Percaya Bisa Liburan di Indonesia Lagi
Sandiaga Uno. (Twitter/sandiuno)

Suara.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menggelar rapat perdana dengan kepala dinas pariwisata provinsi dan kabupaten/kota di Indonesia. Dalam rapat ini, Sandi memperkenalkan diri dan menyampaikan beberapa pesan dari Presiden Joko Widodo.

Dalam sambutannya, dia mengaku sangat antusias dengan amanat yang diembannya untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Indonesia. Atas dasar itu dirinya meminta dukungan dari semua pihak dari pemerintah pusat dan daerah, termasuk para awak media.

“Dialog pertama ini dibuka dalam rangka salah satunya menyusun strategi meraih kepercayaan wisman dan wisnus agar mau berkunjung ke destinasi pariwisata di era adaptasi baru,” ujar Sandi dalam pernyataannya secara virtual, Sabtu (26/12/2020).  

Menurutnya, dalam upaya tersebut pemerintah telah menyediakan sertifikat CHSE (Cleanliness, Health, Safety, dan Environment Sustainability) secara gratis. Saat ini tercatat telah ada 6.626 usaha bidang pariwisata yang terdaftar.

Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)
Ilustrasi wisata Indonesia. (Dok : Kemenparekraf)

“Saat ini, realisasinya sudah mencapai jumlah target tersebut. Tapi, baru 5.688 striker yang sudah dicetak dan ditempelkan di ribuan usaha tersebut. Jadi kami ingin segera melengkapi yang belum mendapatkan striker itu,” jelas dia.

Terlepas dari itu, Sandi menerangkan bahwa Presiden Joko Widodo menginginkan Kemenparekraf berfokus pada calender of event atau kalender kegiatan wisata yang harus ada di lima destinasi super prioritas. Kelima destinasi tersebut diantaranya Danau Toba, Likupang, Borobudur, Mandalika, dan Labuan Bajo.

Lebih lanjut, kata Sandi, Jokowi juga berpesan soal aspek kesehatan dan keselamatan di setiap destinasi wisata. Upaya ini sebenarnya sudah dilakukan Kemenparekraf dengan penyediaan sertifikat CHSE.

Lalu, pesan terakhir dari Jokowi, dia menambahkan soal ekonomi kreatif agar bisa menjadi sumber penciptaan lapangan kerja. Terutama untuk sektor yang banyak menyerap dan menggerakkan ekonomi.

“Ekonomi kreatif harus bisa menjadi dan menciptakan lapangan kerja, sehingga ini bisa diserap serta bermanfaat oleh semua masyarakat Indonesia,” tuturnya.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Bikin Tren Wisata Berubah, Jadi Bagaimana?

Pandemi Covid-19 Bikin Tren Wisata Berubah, Jadi Bagaimana?

Lifestyle | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:03 WIB

Kunker Perdana, Menparekraf Sadiaga Uno Tinjau Prokes Bandara Ngurah Rai

Kunker Perdana, Menparekraf Sadiaga Uno Tinjau Prokes Bandara Ngurah Rai

Foto | Minggu, 27 Desember 2020 | 15:04 WIB

Bangun dari Koma, Pria Ini Punya Permintaan Nyeleneh Hingga Perawat Bingung

Bangun dari Koma, Pria Ini Punya Permintaan Nyeleneh Hingga Perawat Bingung

News | Minggu, 27 Desember 2020 | 16:26 WIB

Terkini

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Api Meluas di TPA Galuga, Kepulan Asap Tebal Paksa Warga Evakuasi Diri akibat Mata Perih

Bogor | Selasa, 08 September 2026 | 00:23 WIB

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Erupsi 25 Jam Anak Krakatau Berakhir, Tapi Mengapa Sumsel Masih Terdampak?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:42 WIB

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sukuk Ritel SR025 Dibuka, Bank Sumsel Babel Tawarkan Investasi Syariah Imbal Hasil 6,90 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:27 WIB

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Safrizal ZA: 649 Unit Huntap di Aceh Telah Rampung, Terbanyak di Aceh Utara

Jakarta | Senin, 07 September 2026 | 23:20 WIB

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

PTBA Perkuat Kinerja dan Portofolio Bisnis untuk Pertumbuhan Jangka Panjang

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 23:07 WIB

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Aksi Teddy Main Pulpen saat Putin Pidato Viral, Gaya Jarinya Disamakan Britney Spears

Video | Senin, 07 September 2026 | 22:45 WIB

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Kredit Serba Guna Bank Sumsel Babel Bunga Mulai 0,79 Persen, Ada Cashback 0,2 Persen

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:36 WIB

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Wet Food Lokal Buat Anabul Makin Dilirik, Cek 3 Hal Ini Sebelum Membeli

Lifestyle | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

Kenapa Abu Vulkanik Bisa Bikin Pesawat Dilarang Terbang?

News | Senin, 07 September 2026 | 22:19 WIB

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Ikan Keramba Mati Mendadak dan Mengapung di Danau Ranau, Apa yang Terjadi?

Sumsel | Senin, 07 September 2026 | 22:17 WIB

×