Nggak Digoreng, Bule Ini Parut Tempe untuk Dijadikan Saus Pasta

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Jum'at, 08 Januari 2021 | 08:55 WIB
Nggak Digoreng, Bule Ini Parut Tempe untuk Dijadikan Saus Pasta
Ilustrasi tempe (Pixabay @mochawalk)

Suara.com - Seorang wanita Amerika Serikat membagikan tutorial memasak pasta. Uniknya saus pasta tersebut terbuat dari tempe parut.

Tutorial memasak pasta dengan saus dari tempe parut ini diunggah melalui akun TikTok @feelgoodfoodie. Di awal video. ia menjelaskan lebih dulu tentang tempe.

Ia mengatakan tempe yang ia gunakan memiliki protein yang cukup banyak yaitu 18 gram. Kemudian, ia mulai membuat saus pasta dari tempe.

Pertama ia memarut tempe tersebut, wanita ini menjelaskan tempe tersebut juga bisa diiris ataupun dicincang. Kemudian, ia menumis tempe parut bersama dengan bawang putih dan bawang bombai hingga harum.

Pasta dengan saus tempe parut (TikTok @feelgoodfoodie)
Pasta dengan saus tempe parut (TikTok @feelgoodfoodie)

Setelah itu dia menambahkan labu yang telah dihaluskan dan saus pasta instan. Kemudian ia menambahkan sedikit air dan memasukkan pasta makaroni ke dalam saus.

Video ini menarik banyak perhatian karena tempe parut masih terdengar asing di telinga orang Indonesia. Hal itu terlebih karena tempe parut yang dijadikan saus pasta.

Di Indonesia, tempe biasanya akan digoreng atau pun ditumis. Melihat adanya tempe parut ini, sejumlah warganet pun bersuara.

"Di Indonesia lihat tempe diparut pasti langsung dilabrak emak. Lu pikir mainan, ntong?" komentar seorang warganet.

Warganet lainnya juga memberi respons atas video ini. "Nggak kepikiran kan lo tempe jadi saus pasta," ujar warganet ini.

baca juga

"Ini pertama kalinya aku lihat ada tempe diparut. Aku bakal coba buat ini nanti," tulis warganet lainnya di kolom komentar.

Pasta dengan saus tempe parut (TikTok @feelgoodfoodie)
Pasta dengan saus tempe parut (TikTok @feelgoodfoodie)

Melihat banyaknya warganet yang merasa tempe parut ini hal yang tak lazim, wanita tersebut minta maaf.

"Aku minta maaf kepada semua orang yang terganggu dengan video ini. Aku nggak tahu sama sekali kalau tempe parut itu adalah hal yang tak biasa. Bagikan resep favoritmu dan aku akan mencoba," tulis wanita tersebut pada kolom komentar.

Apakah kamu berniat untuk mencoba membuat pasta dengan tempe parut?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Harga Kedelai Mahal, Penjual di Pontianak Kurangi Bobot Tempe

Harga Kedelai Mahal, Penjual di Pontianak Kurangi Bobot Tempe

Kalbar | Kamis, 07 Januari 2021 | 15:40 WIB

Sejumlah Pabrik Tahu Tempe Kembali Produksi

Sejumlah Pabrik Tahu Tempe Kembali Produksi

Foto | Selasa, 05 Januari 2021 | 15:15 WIB

Ini Biang Keladi Krisis Tahu dan Tempe di Indonesia

Ini Biang Keladi Krisis Tahu dan Tempe di Indonesia

Jabar | Senin, 04 Januari 2021 | 18:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×