Gisel Dituduh Idap Penyimpangan Seksual Eksibisionis, Apa Kata Seksolog?

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Jum'at, 08 Januari 2021 | 12:02 WIB
Gisel Dituduh Idap Penyimpangan Seksual Eksibisionis, Apa Kata Seksolog?
Gisel (Instagram)

Suara.com - Diduga secara sadar merekam aktivitas seksualnya, membuat banyak orang menuduh Gisella Anastasia dan pasangannya, Nubo mengalami penyimpangan perilaku seksual voyeurism eksibisionis.

Voyeurism eksibisionis sendiri adalah penyimpanan perilaku seksual, di mana seseorang mendapat kepuasan seksual saat memamerkan kegiatan seksual kepada orang lain atau banyak orang.

Salah satunya dengan cara merekam video dan menyebarkannya ke orang lain.

Menanggapi tuduhan luas tersebut, Pakar Seksiolog Zoya Amirin buka suara.

Kata Zoya, tidak mudah untuk menyatakan seseorang menderita voyeurism eksibisionis, hanya karena video syur pribadinya tersebar di khalayak umum.

Apalagi ia menekankan adanya rentan waktu empat tahun antara saat video dibuat pada 2016 dan video tersebar pada akhir 2020.

Kata Zoya, seorang eksibisionis umumnya tidak akan sanggup menahan dan menunggu hingga bertahun-tahun sampai video itu bisa tersebar.

"Kalaupun Gisel eksibisionis, dia gak akan nunggu 4 tahun baru disebarin videonya, mereka gak sabar. Eksibisionis ini butuh banget, impulsif yang sangat tinggi, merekam lalu langsung menyebarkan, gak bisa nunggu selama itu, tahunan," ujar Zoya saat dihubungi Suara.com Kamis, (7/1/2021).

"Boro-boro nunggu tahunan, orang nunggu beberapa hari aja gak tahan," timpal Zoya lagi.

baca juga

Seksolog yang pernah menjadi saksi ahli dalam persidangan kasus video syur Nazriel Irham atau Ariel Noah ini mengatakan bahwa dirinya melihat kasus yang menimpa Gisel serupa dengan kasus Ariel beberapa tahun lalu.

Sehingga kesimpulannya, Zoya berpendapat baik Ariel maupun Gisel bukanlah seorang eksibisionis.

"Sempat ada orang menduga mungkin Ariel ada voyeurism-nya, dia senang merekam. Kalau voyeurism gak mungkin, kalau dia (Ariel) mau diintipin sama siapa? Kan yang buat video sendiri, gak ada yang ngintipin," terang Zoya.

Seperti diketahui, seseorang dikatakan voyeurism apabila sengaja membiarkan orang lain atau meminta orang lain mengintip atau melihatnya melakukan kegiatan seksual.

Kondisi itu terjadi karena seorang yang mengidap voyeurism akan mendapat kepuasan saat kegiatannya diintip atau dilihat orang lain.

"Kalau mereka (Ariel dan Gisel) agak eksibisionis, rekam (adegan seks) akan langsung dipamerin," pungkas Zoya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengacara Dampingi Gisella Anastasia Hadiri Pemeriksaan Video Syur

Pengacara Dampingi Gisella Anastasia Hadiri Pemeriksaan Video Syur

Entertainment | Jum'at, 08 Januari 2021 | 10:38 WIB

Diperiksa Polisi, Hasil Swab Test Antigen Gisel Mengejutkan!

Diperiksa Polisi, Hasil Swab Test Antigen Gisel Mengejutkan!

Bogor | Jum'at, 08 Januari 2021 | 10:36 WIB

Hasil Test Covid-19 Gisel Non Reaktif, Polisi: Layak untuk Diperiksa

Hasil Test Covid-19 Gisel Non Reaktif, Polisi: Layak untuk Diperiksa

Jakarta | Jum'at, 08 Januari 2021 | 10:30 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×