Lungsin Perkenalkan Wastra Nusantara Lewat Produk Tas Menawan

Risna Halidi

Minggu, 10 Januari 2021 | 09:57 WIB
Lungsin Perkenalkan Wastra Nusantara Lewat Produk Tas Menawan
Produk tenun pada tas (Instagram/Lungsin)

Suara.com - Meski tahu mengenai tenun, mungkin banyak dari kita masih kurang familiar dengan istilah lungsin dan pakan.

Di catut dari Kamus Besar Bahasa Indonesia, lungsin memilki arti benang yang membujur, sementara pakan adalah benang yang melintang pada tenun.

Komposisi lungsin dan pakan inilah yang pada akhirnya mengikat dan membentuk motif sebuah produk tenun.

Di Jakarta, ada Aulia yang menyadari dua konsep asing tersebut. Dari situ juga ia terinspirasi untuk membuat brand tas berbahan dasar wasta Nusantara tenun, dengan merek dagang LUNGSIN.

Pembelinya datang dari berbagai kalangan mulai dari istri Presiden Indonesia yaitu Iriana Jokowi, sampai aktris papan atas Tanah Air seperti Dian Sastrowardoyo dan Raline Shah.

Kepada Suara.com, Aulia mengatakan dirinya mulai tertarik berbisnis tas tenun sejak 2012 lalu. Namun ia mulai benar-benar 'menyeriusi' bisnis tas-nya pada 2015 atau tiga tahun kemudia.

"Aku senang fesyen. Dan kenapa berani bikin brand ini karena ada pasarnya. Tas etnik di pasaran biasanya warnanya terlalu berani dan kadang gak serasi, jadi tabrakan. Tidak ada warna netral, akhirnya aku masuk dan olah dengan warna yang lebih pas," kata Aulia kepada Suara.com beberapa waktu lalu.

Ia mengatakan dirinya banyak mengolah tenun dari berbagai daerah di Indonesia mulai dari Jepara, Padang, Badui, Palembang, Bali, Sumba hingga Sambas.

Dibanding membina, Aulia lebih memilih menjalin kerja sama dengan penenun. Ia mengaku akan mencari pengrajin tenun yang dapat menerjemahkan roh LUNGSIN sebagai produk etnik, vintage, menawan namun tetap sederhana.

baca juga
Tas tenun  (Suara.com/Risna Halidi)
Tas tenun LUNGSIN (Suara.com/Risna Halidi)

"Misal kita beri pengrajin sampel warna yang sesuai mau kita. Misal, kamu mau benang songket warna emas yang lembut. Itu sampai kami beli sendiri benangnya dan kami berikan ke pengrajin," tambah Aulia.

Lalu, apa tantangan yang dihadapi selama berbisnis tas tenun khas Indonesia?

Aulia mengatakan, ia sadar bahwa produknya tidak membina pengrajin tenun. Itu, pada akhirnya, telah menjadi kendala tersendiri.

Misal, ada kelompok pengrajin yang menenun karena bagian dari budaya dan hanya akan menenun dalam kondisi tertentu saja. Sementara lainnya, ada yang menenun karena telah menjadi mata pencaharian utama mereka.

"Kain yang kami pakai luas dan kami tidak bina pengrajin. Terutama menenun yang menjadi bagian dari budaya mereka. Maka memastikan mereka tetap menenun dan tetap lestari, itu yang jadi kendala kami."

Di sisi lain, penggunaan benang dan pewarna pada kain tenun juga bagian dari kendala umum lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tips Merawat Tas yang Terbuat dari Tenun, Suede dan Faux Leather

Tips Merawat Tas yang Terbuat dari Tenun, Suede dan Faux Leather

Jogja | Selasa, 01 Desember 2020 | 16:56 WIB

Jangan Sembarang Cuci, Ini Tips Rawat Tas Kombinasi Tenun dan Faux Leather

Jangan Sembarang Cuci, Ini Tips Rawat Tas Kombinasi Tenun dan Faux Leather

Lifestyle | Selasa, 24 November 2020 | 08:05 WIB

Peragaan Busana di Gua Selomangleng

Peragaan Busana di Gua Selomangleng

Foto | Minggu, 22 November 2020 | 16:54 WIB

Terkini

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Hybrid Fitness Race Khusus Perempuan Hadir di Indonesia

Sport | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45 WIB

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel United Tak Terkalahkan 4 Laga, Tegar Hening Absen Jelang Derby Sumatera

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Laba PTBA Tembus Rp4,41 Triliun, Pendapatan Naik 12 Persen hingga Kuartal III 2026

Sumsel | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:31 WIB

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Nugroho Herucahyono Dorong Talenta Indonesia Berani Bangun Teknologi untuk Dunia

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:17 WIB

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

35 Tahun Yugoslavia Bubar, Siapa Paling Untung di Sepak Bola? Kroasia dan Serbia Menonjol

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Gibran Kalahkan Prabowo di Puncak Elektabilitas, Begini Respon Santai Jokowi

Surakarta | Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:06 WIB

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Dari Urusan Kerja hingga Menyusui, Teknologi Makin Dekat dengan Rutinitas Harian Perempuan

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:57 WIB

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Indosat Perkuat 5G di Semarang, Cakupan Capai 96 Persen, UMKM hingga Pengguna AI Jadi Sasaran

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Hashim Klaim Indonesia Negara Super Kaya, Sebut Mampu Biayai MBG & Kopdes Merah Putih

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Tiga Insiden Terjadi di Porprov Jateng, KONI dan Panitia Evaluasi Prosedur Keselamatan Atlet

Jawa Tengah | Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:36 WIB

×