alexametrics

Simak! 6 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi

M. Reza Sulaiman
Simak! 6 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Terjadi Gempa Bumi
Gempa Bumi (Twitter @infoBMKG)

Banyaknya gempa yang terjadi dan menelan korban membuka kesadaran masyarakat pentingnya mengetahui mitigasi bencana. Apa yang tidak boleh dilakukan?

Suara.com - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), mengumumkan terjadi gempa bumi berkekuatan 5.0 di wilayah Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Rabu (20/1/2021) dini hari.

Belum lama juga terjadi gempa di wilayah Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat. Banyaknya gempa yang terjadi dan menelan korban membuka kesadaran masyarakat pentingnya mengetahui mitigasi bencana.

Berikut terdapat beberapa hal yang tidak boleh dilakukan saat terjadi gempa bumi, dilansir dari Washington.edu:

1. Jangan bersembunyi di bawah tempat tidur

Baca Juga: Gunung Kidul Yogyakarta Diguncang Gempa Bumi Berkekuatan Magnitudo 5.0

Bawah tempat tidur hanya memiliki ruang yang kecil. Ketika terjadi gempa, langit-langing runtuh akan membuat ruangan menjadi lebih kecil. Selain itu, tempat tidur juga tidak menjamin keamanan dari runtuhan.

Oleh karena itu, dapat mencari tempat untuk bersembunyi dari runtuhan. Usahakan memiliki ruang yang luas sehingga bisa keluar setelah gempa selesai.

2. Jangan berada di dekat tangga

Saat terjadi gempa, tangga merupakan bangunan yang rentan untuk runtuh. Saat berada di atasnya seseorang bisa ikut terjatuh dengan runtuhannya.

Saat berada di bawahnya seseorang bisa tertimpa runtuhan tersebut. Untuk itu, usahakan untuk menjauhinya.

Baca Juga: 154 Bencana Alam Terjadi di Indonesia Awal 2021, 140 Orang Meninggal Dunia

3. Jangan bediri di dekat pintu

Pondasi pada ambang pintu tidak begitu kuat saat terjadi gempa dibanding dengan wilayah lainnya, apalagi jika bangunan tersebut tidak terbuat dari bahan yang kuat.

Saat berada di dekat pintu seseorang bisa tertimpa runtuhan. Untuk itu jauhi pintu dan lebih aman berlindung di bawah meja.

4. Jangan lari atau bergerak saat terjadi gempa

Saat terjadi gempa usahakan untuk tidak lari ke luar atau ruangan lain. Usahakan cari tempat aman untuk berlindung saat terjadi gempa. Jauhi wilayah yang berpotensi membayahakan.

Saat terjadi gempa biasanya kaca, jendela, pintu, dan dinding merupakan bagian yang mudah runtuh. Usahakan tetap berada di tempat saat terjadi gempa baik di dalam atau luar ruangan.

Ketika berada di rumah cari tempat berlindung untuk melindungi dari runtuhan. Namun, jika berada di luar ruangan jauhi area-area yang berpotensi runtuh. Perhatikan juga runtuhan kaca atau dinding di jalan.

5. Jauhi jendela

Jendela mungkin bisa menjadi jalan keluar saat pintu sudah tertutup. Namun, jendela merupakan area yang berbahaya. Jika gempa yang terjadi besar dapaat menyebabkan kaca jendela hancur. Hal ini berbahaya jika mengenai tubuh, terutama di area yang sensitif.

6. Jangan mengendarai atau berada di jembatan

Saat sedang berkendara dan terjadi gempa, usahakan untuk menghentikannya. Ketika berada di jembatan, usahakan untuk tidak berada di jembatan tersebut. Jembatan sangat berpotensi untuk runtuh saat terjadi gempa.

Jangan keluar dari mobil saat terjadi gempa. Selain itu, hindari area yang dapat menimpa kendaraan seperti tiang, kabel, dan pepohonan. (Fajar Ramadhan)

Komentar