alexametrics

Penampakan Sate Kelabang Bikin Ngeri, Publik Salfok Lihat Cara Masaknya

Arendya Nariswari
Penampakan Sate Kelabang Bikin Ngeri, Publik Salfok Lihat Cara Masaknya
Ilustrasi pasar kuliner ekstrem. (Unsplash/Moritz Bruder)

Viral foto sate kelabang, warganet malah bingung saat lihat bahan ini dipakai untuk memasak.

Suara.com - Sejumlah wilayah di Asia, terkenal dengan sajian kuliner ekstremnya. Berbagai sajian kuliner ekstrem yang ditawarkan juga bervariasi, mulai dari ulat hingga sate kelabang.

Bicara soal kuliner ekstrem, belum lama ini publik dibuat ngeri-ngeri sedap usai melihat penampakan sate kelabang yang diunggah oleh sebuah akun Facebook.

Bukan cuma gagal fokus dengan sate kelabang, ternyata warganet juga cukup syok saat melihat cara memasaknya. Postingan sate kelabang ini ramai diperbincangkan usai diunggah kembali oleh akun Facebook Muhammad Shafiq beberapa waktu lalu.

Sate kelabang tersebut diposting ke Komunitas Orang Susah (KOS) dan langsung mendapatkann beragam respons dari warganet.

Baca Juga: Videonya saat Dibayar Rp 200 Viral, Begini Kehidupan Kakek Sopir Angkot

Penampakan Sate Kelabang Bikin Ngeri, Publik Salfok Lihat Cara Masaknya. (Facebook/Muhammad Shafiq)
Penampakan Sate Kelabang Bikin Ngeri, Publik Salfok Lihat Cara Masaknya. (Facebook/Muhammad Shafiq)

Sontak saja penampakan tersebut bikin warganet kaget, jijik, hingga geli. Pada postingan, kita bisa melihat tampilan kelabang dengan posisi ujung sudah terpotong.

Kelabang tersebut kemudian diolesi dengan mentega dan dibakar seperti sate pada umumnya. Masih belum diketahui mengenai tempat di mana foto tersebut diambil.

Namun beberapa pasar tradisional di Vietnam dan China memang menyediakan kuliner ekstrem seperti sate kelabang.

Dikutip dari situs kuliner Followmefoodie, sate kelabang dijajakan di Donghuamen Night Market dan Wangfujing Snack Market, Beijing China.

Tempat tersebut menjajakan sate kelabang, kalajengking, belalang goreng, dan berbagai kuliner ekstrem lainnya. Mereka percaya bahwa makanan tersebut, salah satunya, bisa menjadi sumber protein, dan obat tradisional.

Baca Juga: Berpisah karena Dirawat, Pertemuan Sepasang Kakek Nenek Ini Bikin Haru

"Mulai pertengahan 2020 kemarin, binatang ini berubah nama jadi kelaNGAB," canda Apip.

Komentar