Wisatawan Mancanegara Turun 73,8%, Begini Strategi Kebangkitan Pariwisata

Rima Sekarani Imamun Nissa, Hiromi Kyuna

Jum'at, 29 Januari 2021 | 18:19 WIB
Wisatawan Mancanegara Turun 73,8%, Begini Strategi Kebangkitan Pariwisata
Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi (YouTube BNPB Indonesia)

Suara.com - Di tahun 2021, Pandemi Covid-19 masih belum berhenti. Kondisi ini berdampak sangat besar bagi segala sektor, khususnya pariwisata.

Melalui talkshow bertajuk "Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi", sejumlah ahli dihadirkan untuk buka suara pada Jumat (29/1/2021). Strategi untuk membangkitkan pariwisata di tengah pandemi Covid-19 dirasa sangat penting.

Pariwisata menjadi sektor yang mengalami dampak signifikan akibat pandemi Covid-19. Kunjungan wisatawan mulai dari Januari hingga November 2020 mengalami penurunan drastis hingga 73,8 persen.

"Kami sejak tahun lalu sudah ada program-program yang kami buat. Contohnya CHSE atau K4 (kebersihan, kesehatan, keamanan, dan keberlangsungan lingkungan), di mana kita sudah mensertifikasi hampir 15 ribu usaha," ungkap Henky Hotma Parlindungan Manurung selaku Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis.

Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi (YouTube  BNPB Indonesia)
Strategi Kebangkitan Pariwisata di Tengah Pandemi (YouTube BNPB Indonesia)

Selain program K4 dan sertifikasi usaha, upaya pemerintah lainnya adalah hibah pariwisata. Hibah pariwisata ini diberikan untuk upaya pemulihan ekonomi.

Hibah pariwisata tersebut sudah disalurkan ke 101 kabupaten dan kota. Jumlah hibah pariwisata ini mencapai sekitar Rp3,3 triliun.

Tentu saja pandemi Covid-19 sangat berpengaruh pada pendapatan para pelaku usaha pariwisata. Sejumlah provinsi seperti DI Yogyakarta, Balim Banten, dan DKI Jakarta disebut mengalami penurunan pendapatan paling banyak.

Hal inilah yang mendorong Kementrian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif mengatur strategi agar pariwisata segera pulih. Banyak yang berharap, dengan membaiknya sektor pariwisata, ekonomi masyarakat pun ikut membaik.

Selain itu, menurut Dr. Ir. H. Sutrisno Iwantono, MA selaku Ketua BPD Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), bukan peran pemerintah saja yang penting dalam kebangkitan sektor pariwisata.

baca juga

Iwantono meyakini harus ada kolaborasi berbagai pihak untuk menciptakan lingkungan pariwisata yang aman dan nyaman. Pelaku usaha pariwisata juga harus bisa meyakinkan masyarakat bahwa tempat tersebut aman.

"Pemerintah harus berkolaborasi dengan semua pihak. Kalau kita bicara soal pariwisata kan bukan cuma hotel dan restoran. Ada travel biro, penerbangan dan macam-macam yang bisa berkolaborasi dengan pemerintah," ujar Iwantono.

Sementara itu, Henky Hotma Parlindungan Manurung memprediksi sektor pariwisata baru akan benar-benar pulih di tahun 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown

Bangkitkan Pariwisata, Asosiasi Hotel di Thailand Minta Longgarkan Lockdown

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 19:00 WIB

Pantau Perkembangan Pariwisata, Menparekraf Berencana Berkantor di Bali

Pantau Perkembangan Pariwisata, Menparekraf Berencana Berkantor di Bali

Lifestyle | Rabu, 27 Januari 2021 | 07:09 WIB

Kajian Komprehensif harus Jadi Dasar Kebijakan Pariwisata Indonesia

Kajian Komprehensif harus Jadi Dasar Kebijakan Pariwisata Indonesia

DPR | Selasa, 26 Januari 2021 | 16:30 WIB

Terkini

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Ciri-ciri Sepatu Lari Sudah Mati Busanya dan Harus Segera Diganti, Jangan Tunggu Rusak

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:45 WIB

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Pesan Sakral Kiai Sepuh Jelang Muktamar Ke-35 NU

Jatim | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:41 WIB

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pemerintah Gandeng Swasta Akselerasi Ekosistem Digital demi Pertumbuhan Ekonomi 8%

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:38 WIB

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

Bakal Ada Demo, DPR Tetap Gelar Rapat Paripurna Hari Ini

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Apakah Boleh Mencabut Uban? Ini Efek Samping yang Wajib Kamu Waspadai

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:36 WIB

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lahir di Akhir Agustus Zodiaknya Apa? Begini Sifat dan Karakternya Menurut Astrologi

Lifestyle | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:35 WIB

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Demo Besar Hari Ini, Awas Rupiah dan IHSG Bisa Keok

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:30 WIB

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

Disdik Tangerang Imbau Siswa Dijemput Selama Rencana Aksi 2728 Agustus

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:28 WIB

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jangan Sampai ke Mana-mana, Pemprov Jateng Minta Kepala Daerah Selesaikan Aduan Warga

Jawa Tengah | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:22 WIB

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

BI Optimalkan Target Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen

Bisnis | Kamis, 27 Agustus 2026 | 07:13 WIB

×