Jarang Diketahui, Ternyata Ini Alasan Mengapa Amplop Angpau Warnanya Merah

Arendya Nariswari

Kamis, 11 Februari 2021 | 11:37 WIB
Jarang Diketahui, Ternyata Ini Alasan Mengapa Amplop Angpau Warnanya Merah
Ilustrasi angpau Imlek. (Elements Envato)

Suara.com - Tahun Baru Imlek identik dengan berbagai atribut berwarna merah menyala. Tak terkecuali halnya dengan amplop Angpau yang juga berwarna merah. 

Kekinian, tidak sedikit orang-orang yang kemudian penasaran mengapa amlop Angpau berwarna merah. 

Seperti yang kita ketahui sejak lama, momen bag-bagi Angpau menjadi saat yang paling ditunggu ketika Tahun Baru Imlek berlangsung. 

Ternyata, sejarah warna amplop Angpau ini awalnya bermula dari legenda Dinasti Qing.

Angpau ini sebenarnya berasal dari kata hongbao atau juga bisa disebut dengan yasui qian.

Melansir laman Nextshark, orang tua pada zaman dahulu sering memasang koin dengan sebuah benang merah.

Warga lanjut usia (lansia) menunjukkan angpau yang diterimanya dari Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/1/2021).  [ANTARA FOTO/Aji Styawan]
Warga lanjut usia (lansia) menunjukkan angpau yang diterimanya dari Yayasan Kelenteng Tay Kak Sie, Semarang, Jawa Tengah, Jumat (22/1/2021). [ANTARA FOTO/Aji Styawan]

Dipercaya, koin ini mampu menangkal roh-roh jahat dan melindungi banyak orang tua dari penyakit serta kematian.

Dahulu menjelang Tahun Baru, monster bernama Nian dan iblis Sui akan keluar untuk mengganggu manusia. Iblis Sui biasanya keluar untuk mengusik anak-anak saat mereka tertidur.

Dikisahkan anak-anak yang ketakutan karena disentuh iblis ini akan berteriak keras dan mengalami demam tinggi serta stres berkepanjangan.

baca juga

Agar terlindungi dari bahaya iblis Sui, orang tua rela begadang semalaman dan menyalakan lilin.

Bukan cuma itu saja, di malam Tahun Baru mereka juga memberikan anak-anak delapan koin untuk menghindari dirinya terluka karena iblis.

Anak-anak kemudian membungkus koin dengan sebuah kertas merah.

Mereka membungkus dan membukanya kembali sampai tertidur lelap.

Ketika telah tertidur, orang tua akan meletakan koin yang berbalut kertas merah tersebut di bawah bantal milik anak-anak.

Saat iblis Sui hendak menyentuh kepala anak-anak, delapan koin itu memancarkan cahaya terang.

Cahaya ini tentunya membuat sang iblis Sui lari ketakutan karena koin tersebut rupanya tanda dari delapan peri.

Semenjak saat itu, amplop merah diberikan untuk menjaga anak-anak dari bahaya dan membawa sebuah keberuntungan.

Angpau ini wajib diberikan oleh seseorang yang sudah menikah dan memiliki pendamping hidup.

Jika belum menikah, seseorang tidak diwajibkan untuk memberikan Angpau atau amplop merah.

Angpau ini akan dibagikan pada malam sehari sebelum Tahun Baru Imlek.

Amplop merah atau Angpau ini biasanya akan diberikan dan diterima di antara anggota keluarga saja.

Bukan hanya sebagai simbol keberuntungan, Angpau atau amplop merah ini juga dipercaya sebagai simbol cinta si pemberi kepada penerima.

Nah, itu tadi sekilas sejarah amplop Angpau berwarna merah. Semoga informasi ini mengobati rasa penasaran kalian ya!

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

30 Ucapan Selamat Imlek 2021 Bahasa Mandarin, Cocok Dibagikan di WhatsApp

30 Ucapan Selamat Imlek 2021 Bahasa Mandarin, Cocok Dibagikan di WhatsApp

News | Kamis, 11 Februari 2021 | 10:37 WIB

4 Klenteng Bersejarah, Salah Satunya Masuk Cagar Budaya Surabaya

4 Klenteng Bersejarah, Salah Satunya Masuk Cagar Budaya Surabaya

Jatim | Kamis, 11 Februari 2021 | 08:19 WIB

Polres Metro Tangerang Amankan Klenteng saat Imlek, Cegah Kerumunan

Polres Metro Tangerang Amankan Klenteng saat Imlek, Cegah Kerumunan

Jakarta | Kamis, 11 Februari 2021 | 06:50 WIB

Terkini

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bank Danamon-MUFG Merger, Bagaimana Nasib Nasabah?

Bisnis | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:50 WIB

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Roemah Umara Kenalkan Ballroom Berkapasitas 600 Orang di Jakarta

Foto | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 05:00 WIB

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Rayakan 10 Tahun di Indonesia, Big Bad Wolf Kembali Hadir 24 Jam di ICE BSD

Lifestyle | Jum'at, 09 Oktober 2026 | 00:03 WIB

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Spill Lagunya di SNADA Indonesia 2026, Anggun Dukung Inisiatif Sosial 3T: Mereka Tidak Sendiri

Entertainment | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Rumah Perwira TNI di Cijantung Diduga Jadi Markas Judi Online

Video | Kamis, 08 Oktober 2026 | 23:05 WIB

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

RUU Pemilu 2029 Mulai Dibahas, DPR Buka Pintu Masukan Publik

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Imigrasi Sumut Petakan Risiko Hukum Penanganan Pengungsi

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

Reses Bukan Hambatan DPR Tindaklanjuti Putusan MK soal Gibran

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:53 WIB

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

2.399 Unit Huntap untuk Korban Bencana di Aceh Tamiang Ditargetkan Rampung 2026

Sumut | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

Kebakaran di Kawasan Pemukiman Padat Penduduk Kramat Pulo, 30 Mobil Damkar Dikerahkan

News | Kamis, 08 Oktober 2026 | 22:42 WIB

×