Peneliti Temukan Manfaat Tidur untuk Otak

Kamis, 25 Februari 2021 | 06:44 WIB
Peneliti Temukan Manfaat Tidur untuk Otak
Ilustrasi tidur. [Pexels]

Suara.com - Para ilmuwan memberikan pemahaman yang lebih lengkap tentang manfaat tidur bagi kesehatan otak. Para peneliti melakukan analisis statistik pada lebih dari 60 studi tentang tidur. Mereka melihat waktu tidur, durasi tidur, gerakan REM (rapid eye movement), ukuran otak, dan ukuran tubuh, serta merancang model matematis untuk melihat bagaimana pola tidur kita berubah selama perkembangan.

Pada dasarnya, ada dua jenis tidur, masing-masing terkait dengan gelombang otak dan aktivitas saraf tertentu. REM, dengan mata bergerak cepat dari sisi ke sisi saat kelopak mata tertutup, adalah tidur nyenyak dengan mimpi yang hidup. Sedangkan ntidur non-REM sebagian besar tanpa mimpi.

Selama tidur REM, otak membentuk koneksi saraf baru dengan membangun dan memperkuat sinapsis - persimpangan antara sel saraf, atau neuron - yang memungkinkan mereka untuk berkomunikasi, memperkuat pembelajaran, dan mengkonsolidasikan ingatan. Selama tidur, otak juga memperbaiki kerusakan saraf harian yang biasanya dialami oleh gen dan protein di dalam neuron serta membersihkan produk sampingan yang menumpuk.

Pada usia sekitar 2,4 tahun, temuan menunjukkan, fungsi utama tidur berubah dari membangun dan memutus koneksi selama tidur REM menjadi perbaikan saraf selama tidur REM dan non-REM.

"Sangat mengejutkan kami bahwa transisi ini seperti peralihan dan sangat tajam," kata Van Savage, seorang profesor ekologi dan biologi evolusioner UCLA dan kedokteran komputasi yang merupakan penulis senior penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Science Advances.

Tidur REM menurun seiring bertambahnya usia. Bayi baru lahir, yang dapat tidur sekitar 16 jam setiap hari, menghabiskan sekitar 50 persen dari waktu tidur mereka dalam kondisi REM, tetapi ada penurunan yang nyata dalam waktu sekitar 2,4 tahun. Ini turun menjadi sekitar 25 persen pada usia 10 dan sekitar 10-15 persen di usia 50.

"Tidur diperlukan oleh seluruh makhluk hidup, seperti halnya makan dan bernapas. Menurut saya itu adalah pilar kesehatan manusia," kata Van Savage.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Cocok Kamu Jadi Orang Kaya? Tebak Logo Merek Branded Ini
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: iPhone Seri Berapa yang Layak Dibeli Sesuai Gajimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Kamu Gabung Kabinet, Cocoknya Jadi Menteri Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Masuk ke Dunia Disney Tanpa Google, Bisakah Selamat?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Hidupmu Diangkat ke Layar Lebar, Genre Film Apa yang Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kira-Kira Cara Kerjamu Mirip dengan Presiden RI ke Berapa?
Ikuti Kuisnya ➔
Checklist Mobil Bekas: 30 Pertanyaan Pemandu pas Cek Unit Mandiri, Penentu Layak Beli atau Tidak
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Mental Health Check-in, Kamu Lagi di Fase Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Jenis Motor Favorit untuk Tahu Gaya Pertemanan Kamu di Jalanan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Gibran Rakabuming Raka?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 15 Soal Matematika Kelas 9 SMP dan Kunci Jawaban Aljabar-Geometri
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI