Sampah di Indonesia Membludak, Begini Solusi Pengelolaannya

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Jum'at, 26 Februari 2021 | 14:13 WIB
Sampah di Indonesia Membludak, Begini Solusi Pengelolaannya
Ilustrasi sampah plastik. (Pixabay/Matthew Gollop)

Suara.com - Indonesia merupakan salah satu negara dengan produksi sampah terbanyak di dunia. Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada Februari 2019 lalu, Indonesia menghasilkan 64 juta ton sampah setiap tahun.

Dari jumlah tersebut, sekitar 60 persen ditimbun di tempat pembuangan akhir (TPA), 10 persen didaur ulang, dan 30 persen sisanya tidak terkelola hingga mencemari lingkungan

Oleh sebab itu, baru-baru ini Nestle Indonesia bekerja sama dengan Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi dan berbagai organisasi lainnya membuat program dengan nama Projek STOP.

Program ini merupakan layanan pengangkutan dan pemilahan sampah yang dilakukan di masyarakat.

Projek STOP ini memfasilitasi Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu reuse-reduce-recycle (TPST3R) di wilayah Kabupaten Pasuruan, khususnya Kecamatan Lekok dan Nguling.

Ilustrasi sampah. (Shutterstock)

Program ini bertujuan untuk membangun sistem persampahan sirkuler tanpa kebocoran dan mengalihkan sebanyak mungkin sampah dari TPA melalui daur ulang dan pemrosesan organik.

Setiap rumah tangga di Lekok dan Nguling akan mendapat dua jenis tempat sampah yang berbeda. Nantinya tempat sampah itu akan ada petugas yang mengambilnya untuk dilakukan daur ulang dan pemrosesan organik. Fasilitas TPST3R di Lekok dan Nguling, nantinya akan mengelola pengumpulan dan pemilahan sampah serta proses daur ulang dengan kapasitas 32 ton per hari.

Menurut Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan,  Projek STOP ini sangat baik karena dapat menjadi solusi mengenai sampah di masyarakat. Selain itu, karena lokasi dekat dengan laut, hal ini dapat membantu mengurangi kebocoran sampah yang ada di laut.

“Projek STOP ini bisa jadi solusi untuk masyarakat. Terus bisa mengurangi kebocoran sampah di laut juga, “ ucap Luhut pada Peresmian Fasilitas TPST3R di Pasuruan, Jumat (26/02/2021).

Ia juga menambahkan, program stop ini juga ditujukan untuk mencapai target pengurangan sampah sebanyak 70 persen di tahun 2025. Luhut berharap, seluruh masyarakat dapat berkolaborasi agar sampah bisa diolah menjadi lebih bermanfaat.

Projek STOP ini, rupanya tidak hanya memberikan fasilitas kepada masyarakat agar mengumpulkan sampah saja. Namun TPST3R juga menjadi memberikan peluang pekerjaan bagi masyarakat di Kecamatan Lekok dan Nguling. Masyarakat juga diberikan edukasi sehingga dapat mengelola sampah sendiri.

Menurut keterangan Kadis Lingkungan Hidup, Pasuruan, Heru Farianto, saat ini sudah terdapat 365 desa yang memiliki bank sampah. Dengan demikian sudah mencapai sekitar 50 persen yang menjalani program ini. Ia berharap, melalui program ini seluruh masyarakat, khususnya generasi muda dapat memperlakukan sampah sehingga menjadi lebih bermanfaat.

Penulis: Fajar Ramadhan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Belasan Jam Terombang-ambing di Laut, Pria Ini Selamat karena Pegang Sampah

Belasan Jam Terombang-ambing di Laut, Pria Ini Selamat karena Pegang Sampah

News | Jum'at, 26 Februari 2021 | 11:47 WIB

Industri Diharapkan Ikut Berinovasi Kurangi Sampah Plastik

Industri Diharapkan Ikut Berinovasi Kurangi Sampah Plastik

Riau | Jum'at, 26 Februari 2021 | 10:13 WIB

Setelah Anies, Kini Kota Bekasi Salahkan Bogor Kirim Sampah Hingga Banjir

Setelah Anies, Kini Kota Bekasi Salahkan Bogor Kirim Sampah Hingga Banjir

Bogor | Jum'at, 26 Februari 2021 | 07:29 WIB

Terkini

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Tren Arsitektur Hijau 2026: Material Eco-Friendly Jadi Standar Baru Bangunan

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 23:30 WIB

7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat

7 Foundation Full Coverage Anti Crack, Makeup Tetap Mulus Meski Berkeringat

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 19:35 WIB

Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Powder Blush vs Liquid Blush: Mana yang Lebih Cocok untuk Kulit Anda?

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:44 WIB

5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering

5 Lip Tint yang Stain-nya Tahan Lama, Murah dan Tak Bikin Bibir Kering

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian

5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear

UNIQLO x Cecilie Bahnsen Debut di Indonesia, Koleksi Feminin Romantis Siap Jadi Statement Daily Wear

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 18:03 WIB

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Literasi Keuangan Jadi Kunci Perempuan Lebih Percaya Diri Kelola Bisnis

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 17:46 WIB

Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat

Sepeda Hybrid Cocok Buat Apa? Ini 5 Pilihan Terbaik dengan Harga Bersahabat

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 17:21 WIB

Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor

Sepatu Salomon Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah untuk Hiking dan Aktivitas Outdoor

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 16:47 WIB

Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing

Mendekati Usia 30? Ini Cara Simpel Jaga Elastisitas Kulit Biar Tetap Kencang dan Glowing

Lifestyle | Sabtu, 25 April 2026 | 16:44 WIB