5 Cara Menabung Uang Untuk Membeli Rumah Impian

Vania Rossa

Jum'at, 12 Maret 2021 | 06:48 WIB
5 Cara Menabung Uang Untuk Membeli Rumah Impian
Menabung untuk membeli rumah impian. (Shutterstock)

Suara.com - Setidaknya lima tahun terakhir, generasi milenial dan Z dihantui ancaman tidak bisa membeli rumah impian. Survei terbaru di 2021 yang dilakukan salah satu situs jual beli properti menemukan bahwa 51 persen milenial belum memiliki rumah atau aset properti sama sekali.

Persentase kenaikan gaji yang tidak sebanding dengan kenaikan harga properti yang luar biasa setiap tahunnya menjadi salah satu penyebabnya. Meskipun begitu, survei yang sama juga menyatakan 77 persen milenial memprioritaskan tabungannya untuk membeli rumah.

Meski bukan proses yang mudah, kesadaran pentingnya memiliki properti sendiri di kalangan generasi muda sudah jauh lebih meningkat dibanding beberapa tahun lalu. Untuk itu, menabung adalah satu-satunya jalan untuk memiliki hunian.

Baik melalui pembiayaan kredit pemilikan rumah (KPR), mencicil ke developer, atau cash keras, modal utama yang dibutuhkan tentunya adalah tabungan. Untuk itu, Dekoruma memiliki beberapa cara menabung guna membeli rumah impian Anda.

1. Tambah Pendapatan di Luar Pemasukan Utama
Mengingat rasio kenaikan pendapatan dan harga rumah yang tidak proporsional, akan sulit atau butuh waktu yang lama mengumpulkan uang untuk membeli rumah impian. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah mencari pendapatan tambahan di luar pekerjaan utama.

Anda dan pasangan bisa mulai melakukan beberapa pekerjaan lepas (freelance) sesuai keahlian atau latar belakang pekerjaan masing-masing. Jika tersedia modal yang cukup, memulai bisnis juga bisa menjadi cara mendapatkan pendapatan tambahan untuk tabungan rumah.

2. Alokasikan Uang Tabungan Beli Rumah Secara Otomatis
Menyisihkan uang yang akan ditabung untuk membeli rumah dalam rekening atau akun terpisah sudah sepatutnya dilakukan. Jika tercampur dengan dana kebutuhan lain, uang tersebut bisa saja terpakai karena tidak ada pemisahan tersebut.

Anda bisa menerapkan sistem pendebetan otomatis ke dalam rekening berjangka yang terpisah. Selain punya fitur pendebetan otomatis, rekening tabungan berjangka biasanya juga mempunyai bunga yang lebih besar yang sekiranya bisa sedikit membantu memperbanyak tabungan rumah.

3. Kurangi Pengeluaran Non Esensial
Melakukan penyesuaian gaya hidup juga bisa mengurangi pengeluaran untuk hal-hal yang bukan menjadi kebutuhan atau tidak mendesak. Alih-alih rutin membeli makan siang di luar atau melalui ojek online atau membeli kopi susu, Anda bisa mulai membawa bekal dan kopi sendiri dari rumah.

baca juga

Mengurangi kebutuhan sekunder dan tersier seminimal mungkin seperti pakaian, sepatu liburan, kendaraan, atau gadget baru akan membuat tersedianya uang tambahan untuk dialihkan ke dalam budget membeli rumah.

4. Kurangi atau Hilangkan Cicilan Sama Sekali
Mengurangi pengeluaran yang kurang penting atau bisa ditunda juga berarti sebisa mungkin tidak mengambil cicilan untuk membeli macam-macam hal. Terutama dengan cicilan yang berbunga, akan ada uang tambahan yang dikeluarkan untuk membayar bunga ketika Anda memutuskan untuk mengambil cicilan untuk pembelanjaan yang sebanarnya bisa ditunda.

Bahkan untuk kebutuhan mendesak yang memerlukan uang dalam jumlah besar juga sebisa mungkin diusahakan dibayarkan tunai. Itulah fungsi dari dana darurat atau asuransi jika pengeluarannya terkait kesehatan.

5. Raup Passive Income Melalui Investasi
Dengan peningkatan literasi di kalangan generasi muda saat ini, mempelajari ragam instrumen investasi yang bisa memberikan pendapatan pasif semakin mudah. Pendapatan pasif inilah yang kemudian digunakan sebagai tambahan dana pembelian rumah.

Kenali cara kerja, risiko, dan potensi peningkatan asetnya sebelum memutuskan untuk menginvestasikan uang Anda atau pasangan. Bila hanya bermodal nekat tanpa edukasi yang memadai, risiko kehilangan lebih banyak uang justru lebih besar daripada mendapat keuntungan dari investasi tersebut.

Setidaknya 56 persen milenial menargetkan untuk mempunyai rumah sendiri sebelum usia 31 tahun. Maka dari itu, coba terapkan langkah-langkah di atas untuk harapannya mempercepat target tersebut.

Artikel terkait:

Ingin Menjalankan Bisnis Properti Tanpa Modal? Ikuti 5 Tips Ini!
Jangan Keliru, Ini 5 Bedanya PPAT dan Notaris dalam Jual Beli Rumah!
5 Tips Membeli Rumah Dijual, Jangan Sampai Salah Pilih!

Published by

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pandemi Covid-19 Justru Waktunya Masyarakat Ambil KPR Rumah, Ini Alasannya

Pandemi Covid-19 Justru Waktunya Masyarakat Ambil KPR Rumah, Ini Alasannya

Bisnis | Rabu, 10 Maret 2021 | 21:07 WIB

6 Langkah Terapkan Gaya Hidup Frugal, Agar Pengeluaran Tak Sia-sia!

6 Langkah Terapkan Gaya Hidup Frugal, Agar Pengeluaran Tak Sia-sia!

Lifestyle | Rabu, 10 Maret 2021 | 11:30 WIB

Buat Aturan Nabung Rp 50 Ribu Tiap Galau, Aksi Wanita Ini Panen Pujian

Buat Aturan Nabung Rp 50 Ribu Tiap Galau, Aksi Wanita Ini Panen Pujian

Hits | Kamis, 04 Maret 2021 | 14:39 WIB

Terkini

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

32.796 Titik Panas di Kalteng, Walhi Soroti Kerusakan Gambut dan Food Estate

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:35 WIB

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

Sorot Temuan WALHI, Legislator PDIP Minta Polri Bongkar Aktor Intelektual di Balik Karhutla

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:31 WIB

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Arti Kupu-Kupu Masuk Rumah di Malam Hari, Benarkah Sebuah Pertanda?

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:27 WIB

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Film Operasi Pesta Copet Soroti Kemiskinan Struktural di Balik Fenomena Kriminal

Jogja | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

9 Cara Reapply Skin Tint di Tengah Hari Tanpa Merusak Makeup

Lifestyle | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:25 WIB

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

Lepas Almamater dan Jaket, Mahasiswa hingga Ojol Gabung Massa Pati di Aksi 27 Agustus

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:24 WIB

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Anime Destiny Unchain Online Diumumkan, Angkat Kisah Gamer Jadi Vampir

Your Say | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:15 WIB

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

AMPB Persilakan Aparat Tangkap Perusuh di Aksi 27 Agustus: Pasti Bukan dari Kami

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:14 WIB

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

Ditanya Kenapa Tak Dampingi Prabowo Tinjau Karhutla, Ini Jawaban Menhut

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:06 WIB

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

Benarkah Tepung Ubi Bisa Padamkan Api? Penelitian Asing Ungkap Fakta Mengejutkan

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 19:05 WIB

×