Kecam Isu Kerja Paksa Uighur, H&M Diboikot Tiongkok dan Ditinggalkan Artis

Irwan Febri Rialdi, Nur Khotimah

Jum'at, 26 Maret 2021 | 15:36 WIB
Kecam Isu Kerja Paksa Uighur, H&M Diboikot Tiongkok dan Ditinggalkan Artis
ilustrasi merek fashion H&M [shutyterstock]

Suara.com - Merek fashion H&M tengah menjadi sorotan di Tiongkok karena diduga ikut mengecam isu kerja paksa etnis minoritas Uighur. Pada Desember 2020, Tiongkok dituduh memaksa ratusan ribu orang Uighur untuk bekerja di ladang kapas yang terletak di Xinjiang.

Karena tuduhan tersebut, Tiongkok mendapat sanksi dari beberapa negara Barat pekan ini. H&M kemudian ikut mengambil sikap dengan mengecam Tiongkok dan menegaskan bahwa produknya tidak dibuat dari kapas yang diproduksi di wilayah Xinjiang.

"(Pihak H&M) sangat prihatin dengan laporan dari organisasi masyarakat sipil dan media yang mencakup tuduhan kerja paksa serta diskriminasi terhadap etnis minoritas agama (Uighur)," begitu bunyi keterangan dari pihak H&M dilansir The New Yorks Times, Jumat (26/3/2021).

Pernyataan yang dibuat pada September 2020 lalu dan kini kembali dipermasalahkan publik Tiongkok seiring dengan sanksi dari negara-negara Barat. Di situs Weibo, muncul unggahan berisi ajakan untuk memboikot produk-produk H&M atas isu yang tengah panas ini.

H&M (Pexels/Valeriia)
H&M (Pexels/Valeriia)

Selain diboikot publik, H&M juga ditinggalkan sederet artis besar Tiongkok gara-gara isu ini. Di antaranya ada Victoria f(x), Huang Xuan, dan Wang Yibo. Mereka mantan mengakhiri kontrak dengan retail fesyen tersebut karena pernyataannya terhadap isu kerja paksa Uighur.

Victoria mengumumkan pemutusan kontrak tersebut lewat akun Weibonya pada Kamis (25/3/2021). Leader girl group f(x) ini sebelumnya dipercaya sebagai model untuk beragam kampanye yang dibuat oleh H&M. Ia juga terlibat dalam membuat desain serta mengatur gaya beberapa produk H&M.

"Kepentingan negara lebih penting dari apa pun. Kami dengan tegas melawan semua stigmatisasi terhadap Tiongkok dan dengan tegas tidak setuju dengan penggunaan strategi bisnis semacam ini untuk mencemarkan nama baik dan memfitnah negara dan warganya," bunyi pernyataan resmi Victoria dilansir Koreaboo.

Sementara itu, H&M bukan satu-satunya merek yang diboikot di Tiongkok karena masalah ini. Ada juga Nike yang menghadapi polemik serupa. Gara-gara isu ini, Nike menjadi buah bibir hingga masuk ke dalam daftar pencarian top situs Weibo pada Rabu (24/3/2021).

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur di Kedubes China

Aksi Solidaritas untuk Muslim Uighur di Kedubes China

Foto | Kamis, 25 Maret 2021 | 15:57 WIB

Heboh Larang Karyawan Berhijab, Tengku Zul Ajak Boikot Supermarket Diamond

Heboh Larang Karyawan Berhijab, Tengku Zul Ajak Boikot Supermarket Diamond

Jogja | Rabu, 17 Maret 2021 | 13:52 WIB

Profil Li Ziqi, Youtuber Berpenghasilan Rp 72 M yang Tinggal di Desa

Profil Li Ziqi, Youtuber Berpenghasilan Rp 72 M yang Tinggal di Desa

Entertainment | Selasa, 09 Februari 2021 | 13:47 WIB

Terkini

Skenario Lolos Dramatis Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Ujung Tanduk?

Skenario Lolos Dramatis Grup A Piala AFF 2026: Timnas Indonesia di Ujung Tanduk?

Bola | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:04 WIB

Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya

Pajak Dibayar, BBM Mahal, Jalan Masih Rusak: Rakyat Wajar Bertanya

Your Say | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 07:00 WIB

Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk

Cara Mengeringkan Wajah Setelah Cuci Muka yang Benar, Jangan Asal Gosok Handuk

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:55 WIB

Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Pilihan Mobil Listrik Mungil di GIIAS 2026, Harga Mulai Rp 100 Jutaan

Otomotif | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:52 WIB

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

5 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 7 Agustus 2026: Sikap Tenang Buka Banyak Peluang

Lifestyle | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:40 WIB

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Api Kepung TPA Rasau Jaya, Pemadaman Diperkuat dari Udara

Foto | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 06:00 WIB

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Bank Sumsel Babel Raih Apresiasi Hari Anak Nasional, Tegaskan Komitmen Bangun Generasi Emas

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:47 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Bank Sumsel Babel Perkuat Peran Dukung 100.000 Sultan Muda, Perluas Inklusi Keuangan Sumsel

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:39 WIB

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

El Nino 2026 Lampaui Level Kuat, Abdul Azis Desak Pemerintah Serius Atasi Kekeringan

News | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Bank Sumsel Babel Perkuat Kemitraan Strategis dengan Pemkab Lahat, Dukung Akselerasi Ekonomi Daerah

Sumsel | Kamis, 06 Agustus 2026 | 23:29 WIB

×