Lebih Dekat dengan Tanaman Porang, Si Umbi Tunggal Bahan Baku Shirataki

Risna Halidi

Jum'at, 09 April 2021 | 10:23 WIB
Lebih Dekat dengan Tanaman Porang, Si Umbi Tunggal Bahan Baku Shirataki
Umbi dari tanaman porang yang dapat diolah menjadi shirataki (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Pegiat gaya hidup sehat pasti sering mendengar nama beras shirataki. Ya, shirataki sendiri merupakan salah satu bahan pokok pendamping beras yang diolah menjadi menyurupai beras, atau bahkan dibuat menjadi mi.

Tapi pernahkah kalian bertanya-tanya, dibuat dari apakah beras shirataki?

Nyatanya, makanan pokok yang diklaim hampir zero kalori ini dibuat dan diolah dari umbian tanaman porang. Tanaman ini banyak tumbuh di Indonesia dan telah menjadi komoditas ekspor yang menjanjikan.

Belum lama ini, Suara.com berkesempatan melihat langsung budidaya tanaman porang di Kebun Organik DINO Cikeas, Jawa Barat, yang dikelola sebagai 'laboratorium pertanian' oleh produsen pupuk hayati, Dinosaurus.

Sekilas, umbi dari pohon porang nampak seperti bengkuang namun memiliki ukuran yang jauh lebih besar dan tekstur yang lebih kasar.

Steven Wijaya dari pupuk hayati Dinosaurus mengatakan, setidaknya ada dua jenis tumbuhan serupa yang tumbuh di Kebun Organik DINO Cikeas.

"Di sini ada dua jenis yaitu iles-iles dan porang. Dua-duanya bisa diolah menjadi shirataki," kata Steven.

Dikutip siaran pers Kementan RI, tanaman porang memang memiliki tujuh jenis yang berbeda yaitu Amorphopallus Oncophyllus; Amorphopallus Campanulatus; Amorphopallus Variabilis; Amorphopallus Decus Silvae; Amorphopallus Spectabilis; Amorphopallus Titanium; dan Amorphopallus Muelleri.

Sementara untuk manfaat kesehatan, olahan porang diklaim dapat menurunkan resiko kanker usus, merawat kesehatan kulit,mencegah penyakit jantung, membantu menurunkan berat badan karena rendah kalori, mengatasi peradangan dan mencegah penyakit diabetes.

baca juga
Freddy Wijaya dan Steven Wijaya dari Pupuk Hayati Dinosaurus (Suara.com/Risna Halidi)
Freddy Wijaya dan Steven Wijaya dari Pupuk Hayati Dinosaurus (Suara.com/Risna Halidi)

Meski tidak fokus membudidayakan porang, namun Steven dan saudaranya Freddy Wijaya mengakui bahwa porang telah menjadi komoditi hasil bumi yang menjanjikan.

Terlebih, kata Steven, shirataki memiliki harga jual yang tinggi dan telah mendapat tempat istimewa di kalangan pencinta gaya hidup sehat di Indonesia.

"Bayangkan dijual di Jepang dengan harga mahal, nama beras shirataki, tapi ternyata bahan bakunya dari Indonesia dan dibuat dari pohon Porang," tutup Steven.

Bagaimana, tertarik berkebun porang dan mengolahnya menjadi shirataki sendiri di rumah?

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Lifestyle: Gaun Lesti Kejora Gak Mahal, Ini Manfaat Tanaman Porang

Hits Lifestyle: Gaun Lesti Kejora Gak Mahal, Ini Manfaat Tanaman Porang

Lifestyle | Jum'at, 09 April 2021 | 08:03 WIB

Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya

Tanaman Porang: Cara Menanam, Jenis, Manfaat dan Harganya

Lifestyle | Kamis, 08 April 2021 | 19:06 WIB

Manfaat Porang, Dikonsumsi buat Diet hingga Bahan Produk Perawatan Wajah

Manfaat Porang, Dikonsumsi buat Diet hingga Bahan Produk Perawatan Wajah

Riau | Minggu, 04 April 2021 | 13:29 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×