Apa Bedanya Kuliner dan Gastronomi? Ini Penjelasan Pakar

Risna Halidi, Dian Kusumo Hapsari

Jum'at, 09 April 2021 | 15:30 WIB
Apa Bedanya Kuliner dan Gastronomi? Ini Penjelasan Pakar
Ilustrasi: Apa Bedanya Kuliner dan Gastronomi? Ini Penjelasan Pakar

Suara.com - Bagi sebagian orang mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah wisata kuliner. Wisata kuliner sudah menjadi aktivitas wajib yang dilakukan oleh sebagian masyarakat saat berkunjung ke suatu daerah atau negara.

Itu dilakukan atas banyak dasar mulai dari kegemaran atau sekadar penasaran untuk mencicipi menu masakan khas dari daerah yang  di kunjungi.

Namun tahu kah Anda, selain wisata kuliner, dalam beberapa tahun terakhir ini telah berkembang istilah wisata gastronomi? Meskipun keduanya sama-sama masuk dalam dunia makanan, namun keduanya memiliki arti yang berbeda.

Vice President Indonesian Gastronomy Association, Ria Musiawan mengatakan masih banyak masyarakat yang belum memahami bahwa wisata kuliner dan wisata gastronomi memiliki pemahaman dan arti yang berbeda.

Vice President Indonesian Gastronomy Association, Ria Musiawan (Suara.com/ Dian Kusumo)
Vice President Indonesian Gastronomy Association, Ria Musiawan (Suara.com/ Dian Kusumo)

Ria menjelaskan, wisata kuliner hanya fokus kepada proses memasak hingga proses penyajiannya. Sedangkan untuk gastronomi lebih dari itu.

Gastronomi menekankan pada nilai sejarah dan kearifan dari setiap makanan yang ada. Selain itu, gastronomi juga lebih fokus memberitahukan nilai gizi dari makanan tersebut.

“Jadi lebih ke historinya ya dan nilai gizinya seperti apa dari setiap makanan yang disajikan. Kalau kuliner kan hanya soal proses memasak saja. Gastronomi kita mempelajari sejarahnya,” kata Ria, Kamis (8/4/2021).

Ia pun bercerita, belum lama ini Indonesia Gastronomy Association menyelenggarakan pameran makanan dari hasil gastronomi. Di mana ia membuat sebuah makanan dari abad ke 7 dan 8. Selain itu para anggota IGA membuat makanan yang ada di relief Candi Borobudur.

“Kita buat sekitar 104 jenis makanan ya dari relief Candi Borobudur. Disitu kan (Direlief Candi Borobudur) ada gambar makanan yang disajikan seperti lele, terus ada kerbau dan kambing. Nah kita buat, kita cari tahu bumbunya zaman dulu tuh seperti apa, karena kan di relief tersebut gak ada resepnya kan,” ujarnya.

baca juga

Dari kegiatan tersebut, IGA mendapati bahwa zaman dulu untuk mendapatkan rasa pedas bukan bersumber dari cabai, melainkan merica.

“Jadi nyebutnya zaman dulu itu cabai jawa. Jadi bentuknya kayak biji merica itu. Terus banyak makanan zaman dulu seperti kambing yang mau disajikan harus yang sudah disteril."

"Kenapa, ternyata dagingnya lebih empuk, itu biasanya disajikan untuk makanan raja. Dan memberikan cita rasa yang lebih manis. Jadi gastrtonomi bukan hanya membelajari bumbunya saja tapi proses memasaknya juga," imbuhnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kesawan City Walk, Strategi Kolaborasikan Potensi Kuliner dan Sejarah

Kesawan City Walk, Strategi Kolaborasikan Potensi Kuliner dan Sejarah

Sumut | Jum'at, 09 April 2021 | 07:30 WIB

Ini Rahasianya, 5 Tips Agar Usaha Kulinermu Laku

Ini Rahasianya, 5 Tips Agar Usaha Kulinermu Laku

Your Say | Kamis, 08 April 2021 | 17:09 WIB

Cerita Kuliner, Siwon Super Junior Ternyata Suka Nasi Goreng dan Klepon

Cerita Kuliner, Siwon Super Junior Ternyata Suka Nasi Goreng dan Klepon

Riau | Kamis, 08 April 2021 | 10:40 WIB

Terkini

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:11 WIB

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering

Jabar | Rabu, 05 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026

Bola | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:55 WIB

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:42 WIB

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 23:26 WIB

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU

Sumsel | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:53 WIB

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:52 WIB

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor

Jabar | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:46 WIB

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan

Lifestyle | Selasa, 04 Agustus 2026 | 22:42 WIB

×