Putus Sekolah Gegara Dibully, Kisah Anak Pedagang Es Mambo Bikin Tak Tega

Arendya Nariswari, Hiromi Kyuna

Kamis, 29 April 2021 | 15:09 WIB
Putus Sekolah Gegara Dibully, Kisah Anak Pedagang Es Mambo Bikin Tak Tega
Borong dagangan es mambo (TikTok @gina_angelia)

Suara.com - Sebuah kisah yang menyesakkan dada tampak pada video unggahan akun TikTok @gina_angelia. Dalam video yang diunggah wanita ini, tampak seorang anak kecil yang berjualan es mambo.

Gina berinisiatif untuk menghampiri 2 anak kecil yang berjualan es mambo di pinggir jalan. Mereka menggunakan sepeda dan meletakkan dagangannya di keranjang depan serta di belakang sepeda.

Saat itu, bocah lelaki usia 12 tahun ini membawa 50 bungkus es mambo untuk dijajakan. Satu bungkus es mambo dijual dengan harga Rp1.000.

Selain anak lelaki itu, ada pula anak perempuan yang berjualan es mambo dengan sepeda berbeda. Anak perempuan itu bercerita, mereka berdua sempat diusir satpam saat berjualan.

Saat ditanya apakah mereka masih sekolah, di sinilah jawaban menyesakkan terdengar. Rupanya, anak lelaki itu sudah tak bersekolah karena terus dibully oleh teman-temannya.

Borong dagangan es mambo (TikTok @gina_angelia)
Borong dagangan es mambo (TikTok @gina_angelia)

Anak lelaki itu disebut berkebutuhan khusus sehingga dilihat berbeda oleh teman-temannya. Tas sekolahnya kerap disembunyikan serta perundungan lain ia rasakan.

Seorang pria yang tiba-tiba datang dan membeli dagangan anak-anak ini. Pembeli tersebut pun memberikan uang lebih untuk mereka.

Gina pun kemudian memborong semua es mambo anak ini. Ia memberi syarat usai diborong, mereka tak boleh berkeliling lagi dan langsung pulang ke rumah.

Saat diminta menghitung dagangan yang diborong, ternyata anak lelaki ini tak bisa. Setelah semua es mambo dimasukkan ke dalam kantung plastik, Gina memberikan uang yang lebih banyak dari seharusnya tanpa meminta kembalian.

baca juga

Mereka pun berterima kasih pada Gina dan mendoakan supaya rezekinya lancar. Kedua anak ini berjualan di bundaran Golf Jababeka, Cikarang.

Video ini kemudian menarik banyak komentar dari warganet.

"Sedih pas denger dia di-bully di sekolah," komentar seorang warganet.

Warganet lain ikut berkomentar. "Anak berkebutuhan khusus aja masih jadi korban bully. Nggak tega dengernya. Semoga besok jadi orang sukses ya," ujar warganet ini.

Sementara itu, kurang dari 24 jam, video pedagang es mambo ini telah viral dan sudah ditonton sebanyak lebih dari 3 juta kali di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Tantri Kotak Menangis Histeris Mengeluh Sakit, Ada Apa?

Anak Tantri Kotak Menangis Histeris Mengeluh Sakit, Ada Apa?

Entertainment | Kamis, 29 April 2021 | 14:30 WIB

Pernah Hidup Susah, Bertrand Antolin: Ibu Saya Jualan Es Mambo

Pernah Hidup Susah, Bertrand Antolin: Ibu Saya Jualan Es Mambo

Entertainment | Jum'at, 02 Oktober 2020 | 08:23 WIB

Terasa Pedas, Bungkusan Ini Dikira Es Mambo

Terasa Pedas, Bungkusan Ini Dikira Es Mambo

Tekno | Selasa, 17 September 2019 | 11:50 WIB

Terkini

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

Ada Jejak Indonesia di Gua Australia, Dua Lukisan Kapal Jadi Kunci Misteri Ratusan Tahun

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

Mengerikan! Rekaman Banjir Bandang di Himalaya Tewaskan 98 Orang, Lebih dari 400 Hilang

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Tim Alfa TNI Sudah Terjun ke Way Kambas, Apakah Juga Dikerahkan ke Karhutla Sumsel?

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Bisnis Tiba-Tiba Viral? Ini Tantangan yang Menunggu di Balik Lonjakan Pesanan

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:33 WIB

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Saya Kurang Tidur! 3 Kata Pelatih Thailand Usai Gagal Juara Piala AFF 2026

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Wali Murid SDIP Pamulang Murka, Sebut Rektor UIN Syarif Hidayatullah Tak Cerminkan Sosok Pendidik

Banten | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:27 WIB

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

PLN ULP Ampera Jadwalkan Pemadaman Listrik 3 Jam, Cek Wilayah Terdampak

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:24 WIB

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

Muktamar NU ke-35 Memanas, 6 Kritik Tajam dari Halaqah Ulama Jombang untuk Kepemimpinan PBNU

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:19 WIB

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Drama! Vietnam Juara Piala AFF 2026 Meski Pemain Thailand Cetak 4 Gol

Bola | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:17 WIB

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

PTBA Borong Empat Penghargaan ISEA 2026, Tegaskan Transformasi Keselamatan Kerja

Sumsel | Rabu, 26 Agustus 2026 | 23:16 WIB

×