Kampus Ini Akan Belajar Offline Usai Setahun Pandemi, Begini Persiapannya

Bimo Aria Fundrika

Minggu, 02 Mei 2021 | 20:35 WIB
Kampus Ini Akan Belajar Offline Usai Setahun Pandemi, Begini Persiapannya
Ilustrasi mahasiswa dan dunia perkuliahan (pexels)

Suara.com - Pandemi Covid-19 membawa banyak perubahan terhadap kehidupan sehari-hari. Tidak terkecuali dari sektor pendidikan.

Banyak sekolah dan juga universtias yang akhirnya mengalihkan program belajar mengajar melalui daring atau online. Tentunya ini membawa dampak tersendiri bagi peserta belajar.  Hal itu salah satunya juga dirasakan oleh Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto, Rektor PresUniv. 

"Dua tahun terakhir ini memang tidak seperti tahun-tahun sebelumnya. Pandemi Covid-19 yang melanda Indonesia sejak awal 2020 telah berdampak besar bagi seluruh civitas academica. Sebab sebagai universitas dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di Indonesia, kami perlu memastikan seluruh mahasiswanya, baik asing maupun Indonesia, untuk terkoordinasi dan terkoneksi dengan baik," kata Prof Jony dalam keterangan persnya. 

Untuk itu, sejak awal 2020 kemarin, semua aktivitas kampus dilakukan secara daring serta memberlakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ). Setelah satu tahun pandemi Covid-19 berlangsung, sejumlah universtias kini mulai berencana untuk kembali membuka perkuliahan. 

Ilustrasi mahasiswa baru. (Unsplash.com)
Ilustrasi mahasiswa baru. (Unsplash.com)

Prof Jony mengatakan bahwa pihaknya telah mengeluarkan Peraturan Rektor Nomor 6 Tahun 2021 tentang Perkuliahan Offline Learning New Normal dan Online Learning Universitas Presiden. Di dalamnya mengatur tentang pemberlakuan sistem perkuliahan blended learning.

Sistem ini mengizinkan mahasiswa untuk memilih akan mengikuti pembelajaran secara offline atau online atas persetujuan dari orangtua masing-masing. Peraturan ini diberlakukan setelah mempertimbangkan situasi terkini, yaitu hadirnya vaksin Covid-19 di Indonesia.

“Lebih lanjut, pada bulan Mei mendatang PresUniv akan mulai menjalankan perkuliahan offline kembali dengan penerapan protokol kesehatan ketat. Beberapa di antaranya seperti penggunaan masker, penyediaan hand sanitizer dan tempat cuci tangan, bilik disinfektan, pengukuran suhu, hingga dokter yang selalu stand by di gedung kampus,” ungkap Prof Jony.

Di samping itu, Prof Jony mengatakan bahwa pihaknya juga tetap memberikan izin dan mengakomodir mahasiswanya yang ingin melakukan perkuliahan daring, atas persetujuan orangtua. Semua langkah ini ditempuh sebagai bentuk keseriusan yang tidak ingin menyerah pada Covid-19, melainkan beradaptasi dengan cara-cara baru karena inilah new normal yang baru.

Semua itu juga sejalan dengan dengan tema utama Dies Natalis PresUniv :“Youthopia; Where Darkness Exists, Light Subsists”,PresUniv mengajak para mahasiswanya untuk bangkit dari pandemi.

baca juga

“Konsep tahun ini adalah penyembuhan dan kebangkitan untuk masa depan yang lebih baik. Karena seperti yang diketahui, seluruh dunia sedang jatuh di semua aspek karena pandemi Covid-19,” kata Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Peringati Hari Buruh, SBSI DIY Soroti Perlindungan Pekerja di Masa Pandemi

Peringati Hari Buruh, SBSI DIY Soroti Perlindungan Pekerja di Masa Pandemi

Jogja | Minggu, 02 Mei 2021 | 13:50 WIB

Jelang Lebaran, Pedagang Pernak-pernik Mulai Ramai di Jalanan Medan

Jelang Lebaran, Pedagang Pernak-pernik Mulai Ramai di Jalanan Medan

Video | Minggu, 02 Mei 2021 | 11:35 WIB

Larangan Mudik, Gubsu Edy Pastikan Petugas Posko di Sumut Bekerja 24 Jam

Larangan Mudik, Gubsu Edy Pastikan Petugas Posko di Sumut Bekerja 24 Jam

Sumut | Minggu, 02 Mei 2021 | 02:35 WIB

Terkini

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Mengapa Keadilan Gender Sering Kali Kandas di Dapur Rumah Tangga

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 12:00 WIB

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Pisau Bermata Dua Homeless Media: Cepat Berbagi Rentan Tersandera Algoritma

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:50 WIB

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Indonesia vs Thailand: Laga Final Dua Rival Klasik di Kawasan ASEAN

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:40 WIB

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Rumah Terlalu Lembap Bisa Ganggu Kesehatan, Ini Cara Mengatasinya

Health | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:37 WIB

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus  Rp100 Ribu per Kilogram

Harga Cabai Kompak Meroket, Ada yang Tembus Rp100 Ribu per Kilogram

Bisnis | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:35 WIB

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:27 WIB

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Bupati Afni Nangis Sesenggukan Lihat Kondisi Rakyatnya di Daerah Terluar Siak

Riau | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:25 WIB

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Tinted Sunscreen untuk Apa? Ini Manfaat dan Cara Memilih Produk yang Tepat

Lifestyle | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:24 WIB

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

Menakar Nasib Gibran di Akhir Sidang Usai Ahli Relawan Diusir Hakim

News | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:07 WIB

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Membongkar Teka-Teki Sejarah dalam Madiun 1948: PKI Bergerak

Your Say | Minggu, 04 Oktober 2026 | 11:00 WIB

×