Balitbangtan Sebut Pisang Lokal Indonesia Ramai Diminati Luar Negeri

Risna Halidi, Dini Afrianti Efendi

Senin, 03 Mei 2021 | 11:40 WIB
Balitbangtan Sebut Pisang Lokal Indonesia Ramai Diminati Luar Negeri
Ilustrasi pisang. (Shutterstock)

Suara.com - Komoditi buah seperti pisang terbukti jadi andalan ekspor Tanah Air. Menurut Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) Fadjry Djufry, ada beberapa jenis pisang asli Indonesia yang diminati luar negeri.

Pisang tersebut di antaranya seperti pisang cavendish, barangan, pisang tanduk, raja emas, kepok tanjung dan lain-lain.

Apalagi, kata Fadjry, masing-masing wilayah Indonesia punya jenis pisang berbeda dan khas dengan rasa dan karakteristiknya tersendiri.

"Pisang bisa menjadi komoditi ekspor unggulan karena tiap tahun trennya semakin meningkat. Permintaanya pasarnya tidak hanya di Asia, termasuk di Jepang dan negara lain," kata Fadjry saat membuka Bincang Buah Tropika Online #Seri Pisang dalam keterangannya beberapa waktu lalu.

Jenis jenis pisang Indonesia (Dok. Balitbangtan RI)
Jenis jenis pisang Indonesia (Dok. Balitbangtan RI)

Potensi pisang Indonesia untuk diekspor ini juga membuat Balibangtan melalui Balitbu Tropika berambisi terus mengembangkan kualitas dan jenis pisang unggulan.

Salah satu inovasi dilakukan melalui convensional breeding, yang berhasil membuat varietas pisang INA 03 yang tahan penyakit layu fusarium.

"Produk turunan pisang masih banyak yang belum kita eksplor agar memberi nilai tambah," tutur Fadjry.

Pengembangan buah pisang ini selaras dengan salah satu program Direktorat Jenderal Hortikultura tahun 2020-2024, untuk membuat kampung hortikultura (buah dan sayur) untuk menambah kesejahteraan petani.

"Kampung buah adalah pengembangan komoditas buah-buah dalam wilayah administrasi terfokus dalam 1 desa. Luasannya minimal 10 hektare per desa. Buah yang kita kembangkan adalah buah yang cocok yang sesuai dengan agroekosistem di desa tersebut,” timpal Direktur Buah dan Florikultura, Liferdi Lukman.

baca juga

Menurut Liferdi, pihaknya akan mengalokasikan anggaran pembiayaan apabila masyarakat betul-betul serius dan antusias untuk melaksanakan kampung buah tersebut. Selain itu harus ada dukungan dan komitmen tinggi dari pemerintah daerah setempat.

Salah satu contoh kisah sukses kampung buah adalah Kampung pisang berbasis korporasi di Tanggamus, Lampung yang dikembangkan 2017 dengan mengandeng PT Great Giant Pineapple (GGP).

Awalnya, kampung pisang ini hanya seluas 10 hektare, sekarang sudah berkembang hampir 400 hektare dan dikelola oleh 800 petani. Kampung pisang ini bisa berkembang karena konsep korporasi dengan mengandeng mitra industri.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Konsumsi Secara Rutin, 4 Jenis Buah Ini Bisa Bikin Kulit Jadi Cerah

Konsumsi Secara Rutin, 4 Jenis Buah Ini Bisa Bikin Kulit Jadi Cerah

Your Say | Minggu, 02 Mei 2021 | 14:59 WIB

Baik untuk Program Diet, Ini Ragam Kandungan Nutrisi dalam Pisang

Baik untuk Program Diet, Ini Ragam Kandungan Nutrisi dalam Pisang

Lifestyle | Jum'at, 30 April 2021 | 13:36 WIB

Resep Kolak Pisang Praktis, Menu Takjil Populer untuk Buka Puasa

Resep Kolak Pisang Praktis, Menu Takjil Populer untuk Buka Puasa

Lifestyle | Kamis, 22 April 2021 | 08:25 WIB

Terkini

Said Iqbal Sambangi PT Pos Indonesia, Soroti Ribuan Pekerja Berstatus Menggantung

Said Iqbal Sambangi PT Pos Indonesia, Soroti Ribuan Pekerja Berstatus Menggantung

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Terjaring OTT tapi Tak Jadi Tersangka, Sestama BNPB Keluar Gedung KPK Naik Taksi

Terjaring OTT tapi Tak Jadi Tersangka, Sestama BNPB Keluar Gedung KPK Naik Taksi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:19 WIB

BRI dan tiket.com Rilis Rangkaian Promo Diskon Hingga Jutaan Rupiah

BRI dan tiket.com Rilis Rangkaian Promo Diskon Hingga Jutaan Rupiah

Bri | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:18 WIB

OLXmobbi Beri Asuransi Gratis dan Diskon Servis Kendaraan untuk Pengguna

OLXmobbi Beri Asuransi Gratis dan Diskon Servis Kendaraan untuk Pengguna

Otomotif | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:18 WIB

Tak Ditahan Usai Terjaring OTT KPK, Sestama BNPB Rustian Pulang Naik Taksi

Tak Ditahan Usai Terjaring OTT KPK, Sestama BNPB Rustian Pulang Naik Taksi

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:17 WIB

4 Ide OOTD Casual Chic ala Kim Young Kwang, Cocok buat Cowok Anti-Ribet

4 Ide OOTD Casual Chic ala Kim Young Kwang, Cocok buat Cowok Anti-Ribet

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:15 WIB

7 Rekomendasi Game PS3 Legendaris Terbaik Sepanjang Masa

7 Rekomendasi Game PS3 Legendaris Terbaik Sepanjang Masa

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:15 WIB

Bawa Cerita Lokal ke Panggung Dunia, Menteri Ekraf Dorong Lahirnya Gadis Kretek Baru

Bawa Cerita Lokal ke Panggung Dunia, Menteri Ekraf Dorong Lahirnya Gadis Kretek Baru

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:14 WIB

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

Walhi Sentil Ambisi Pemerintah Garap Ratusan PSN: Ini Menguntungkan Siapa?

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:12 WIB

4 Produk Biokos Age Renew Martha Tilaar untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan Usia 50 Tahun

4 Produk Biokos Age Renew Martha Tilaar untuk Atasi Flek Hitam dan Kerutan Usia 50 Tahun

Lifestyle | Rabu, 14 Oktober 2026 | 16:11 WIB

×