Saran Dokter Terkait Penggunaan Catokan dan Hair Dryer untuk Rambut

Risna Halidi, Lilis Varwati

Minggu, 16 Mei 2021 | 13:54 WIB
Saran Dokter Terkait Penggunaan Catokan dan Hair Dryer untuk Rambut
Ilustrasi perempuan pakai hair dryer, pengering rambut [shutterstock]

Suara.com - Penggunaan hair dryer dan catokan biasa digunakan untuk menata rambut, terutama rambut perempuan. Cara penggunaannya yang praktis  mampu membantu rambut lebih mudah dibentuk sesuai keinginan. 

Hanya saja, dokter sebenarnya sangat tidak menyarankan penggunaan hair dryer dan catokan terlalu sering karena bisa merusak rambut.

Spesialis kulit dan kelamin dr. Debora Theodesia mengatakan, penggunaan hair dryer dan catokan yang tidak tepat dalam jangka panjang juga berisiko merusak kesehatan rambut. 

"Penggunaan alat penata rambut seperti hair dryer atau catokan bila digunakan secara tidak tepat dan berlebihan bisa menyebabkan kerusakan rambut. Sebisa mungkin minimalkan penggunaan dua alat tersebut," ucapnya dikutip dari media sosial Perhimpunan Dokter spesialis kulit dan kelamin (Perdoski), Minggu (16/5/2021). 

Jika terpaksa harus menggunakan kedua alat tersebut secara rutin, dr. Debora memberikan beberapa tips penggunaan hair dryer dan catokan yang benar tanpa merusak rambut. 

"Sebelum gunakan hair dryer, rambut sebaiknya dalam keadaan setengah kering. Kedua, atur suhu terendah pada hair dryer untuk mencegah kerusakan pada rambut. Ketiga, jaga jarak antara rambut dan hair dryer minimal 15 sampai 20 sentimeter, tutur dokter Debora. 

Sementara itu untuk penggunaan catokan, dokter Debora mengingatkan agar kondisi rambut benar-benar dalam kering seluruhnya.

Sebelum mulai dicatok, sebaiknya oleskan serum rambut terlebih dahulu untuk melindunginya dari suhu panas listrik. Sama seperti ketika menggunakan hair dryer, penggunakan catokan juga sebaiknya diatur dalam suhu minimal.

Cara tersebut juga dapat dilakukan untuk mencegah ujung rambut bercabang akibat terlalu sering dicatok.

baca juga

Dokter Anggraeni Noviandini menambahkan bahwa rambut bercabang jadi salah satu ciri rambut yang tidak sehat.

"Rambut sehat memiliki tekstur lembut saat disentuh, tidak bercabang, dan tampak berkilau. Rambut sehat juga memiliki kulit kepala yang sehat, ditandai dengan jumlah rambut yang normal dan tidak berketombe," ucapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Pangling, Penampilan Nakula dan Sadewa Disorot Netizen: Udah Gede

Bikin Pangling, Penampilan Nakula dan Sadewa Disorot Netizen: Udah Gede

Bogor | Jum'at, 14 Mei 2021 | 17:05 WIB

Unik! H-1 Lebaran, Tukang Cukur di Tegal Diserbu Konsumen, Ini Alasannya

Unik! H-1 Lebaran, Tukang Cukur di Tegal Diserbu Konsumen, Ini Alasannya

Jawa Tengah | Rabu, 12 Mei 2021 | 22:08 WIB

Susah-Susah ke Salon, Curhat Wanita Syok Lihat Warna Rambut Berakhir Belang

Susah-Susah ke Salon, Curhat Wanita Syok Lihat Warna Rambut Berakhir Belang

Lifestyle | Kamis, 13 Mei 2021 | 08:00 WIB

Terkini

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

PTBA Perkuat Kemandirian Ekonomi Warga Lahat lewat Budidaya Ayam Petelur

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:09 WIB

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

Tak Mau Berpolitik Tanpa Data, Megawati Sebut Riset dan Sains Vital bagi Pergerakan Partai

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:08 WIB

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

Pinka Harprani Dilantik Megawati Pimpin Sayap Partai TMP, Bawa Misi Gaet Suara Anak Muda

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:00 WIB

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Rawat Alam di Tengah Aktivitas Industri, Kilang Plaju Konsisten Lestarikan Keanekaragaman Hayati

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:45 WIB

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:38 WIB

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

Indonesia Dikelilingi Api: 107 Ribu Hektare Terbakar, Mengapa Karhutla Sulit Dipadamkan?

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:32 WIB

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Membongkar Dosa Besar Para Anak Rantau Lewat Lagu Sesi Potret

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:30 WIB

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

1.400 Pekerja Sumsel Kena PHK, Mayoritas Tanpa Perselisihan, Ada Apa?

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:28 WIB

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Bareng Baba Lili Tata, Kenalkan Gaya Hidup Aktif pada Anak Sambil Eksplorasi Jakarta

Lifestyle | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Period Poverty dalam Ketimpangan Kelas: Menggugat Hak Dasar Tubuh Perempuan

Your Say | Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:25 WIB

×