Meghan dan Harry Kerja Sama dengan Produsen Krim Pemutih, Panen Kritikan

Rima Sekarani Imamun Nissa, Amertiya Saraswati

Kamis, 20 Mei 2021 | 16:10 WIB
Meghan dan Harry Kerja Sama dengan Produsen Krim Pemutih, Panen Kritikan
Pangeran Harry dan Meghan Markle (youtube.com/Entertainment Tonight)

Suara.com - Pasangan Duke dan Duchess of Sussex, Pangeran Harry dan Meghan Markle tengah panen kritikan. Keduanya terlibat kerja sama dengan brand yang memproduksi krim pemutih kulit.

Melansir Fox Business, Pangeran Harry dan Meghan telah menjalin kerja sama dengan brand Procter & Gamble atau P&G. Namun, keputusan tersebut menjadi kontroversi.

P&G sendiri merupakan produsen dari merek kecantikan Olay. Meski populer, Olay juga dikritik karena memiliki produk krim pemutih atau pencerah kulit.

Hal tersebut dinilai tidak sejalan dengan prinsip Harry dan Meghan yang selama ini mendukung gerakan anti-rasisme. Kritik tersebut salah satunya disampaikan oleh mantan eksekutif dari P&G.

"Meghan telah banyak berbicara tentang isu ras dan rasisme, jadi ini sangat berbeda dari biasanya," ujar Alex Malouf, mantan eksekutif di Procter & Gamble.

Menyadur Daily Mail, kerja sama antara Duke dan Duchess of Sussex dengan P&G bertujuan membangun komunitas yang lebih saling peduli.

Meski begitu, brand Olay diketahui masih menjual pelembap "White Radiance" di beberapa negara seperti India, Singapura, dan Malaysia.

Produk pencerah kulit biasanya bekerja dengan cara memitigasi produksi melanin yang mana menghasilkan warna kulit berbeda.

Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)

Selama bertahun-tahun, banyak kritik sudah disampaikan untuk menarik produk pemutih atau pencerah kulit dari pasaran. Hal ini juga berhubungan langsung dengan isu rasisme.

baca juga

Menurut Nina Davuluri, pemenang Miss America yang juga keturunan India-Amerika, produk krim pemutih kulit hanya mempromosikan ideologi rasisme bahwa seseorang harus punya kulit putih untuk tampil cantik atau sukses.

Sementara, seorang profesor dari San Jose State University mengungkapkan bahwa Meghan dan Harry seharusnya memiliki tanggung jawab untuk mengingatkan perusahaan seputar produk mereka.

"Penting bagi Meghan untuk mengangkat isu warna kulit ini," ujar Profesor Joanne Rondilla mengomentari.

Sebagai tambahan, Joanne Rondilla juga mengaitkan kerja sama ini dengan wawancara Oprah Winfrey. Seperti diketahui, saat itu Meghan buka suara mengenai isu rasisme di kerajaan Inggris.

"Aku pikir kerja sama ini tidak mendukung percakapan (dengan Oprah) saat itu," tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pangeran Harry Bongkar Aib Foto Syur Masa Lalu dan Berita Hits Lainnya

Pangeran Harry Bongkar Aib Foto Syur Masa Lalu dan Berita Hits Lainnya

Lifestyle | Senin, 17 Mei 2021 | 08:18 WIB

Pangeran Harry Blak-blakan Soal Foto Syur, Singgung Gangguan Mental

Pangeran Harry Blak-blakan Soal Foto Syur, Singgung Gangguan Mental

Kalbar | Senin, 17 Mei 2021 | 08:10 WIB

Kritik Pangeran Charles, Harry Disebut Manja dan Egois

Kritik Pangeran Charles, Harry Disebut Manja dan Egois

Lifestyle | Sabtu, 15 Mei 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Mendag Buka Peluang Papua Jadi Hub Ekspor RI ke Pasifik

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:02 WIB

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Review Laut Bercerita: Kisah Pilu Perjuangan Aktivis Melawan Orde Baru

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Bias Dunia Kerja Modern: Menyoroti Gengsi CV Bahasa Inggris di Mata Gen Z

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Ironi Lulusan SMK: Disiapkan untuk Kerja, Tapi Jadi Beban Pengangguran

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:54 WIB

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Di depan Pengusaha, Suahasil Akui Pemerintah Perketat Restitusi Pajak

Bisnis | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:53 WIB

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

Denny Indrayana Sindir Gibran Siap Buka Bukti Ijazah: Harusnya Tunjukkan di MK!

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:51 WIB

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Ruang Publik Bebas Rokok Adalah Hak Kita Semua

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:50 WIB

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

Gibran Dinyatakan Tak Penuhi Syarat Pilpres, Denny Indrayana Gerilya Dekati Parpol Senayan

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:47 WIB

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

Ogah Disodori Laporan Manis, Pramono Anung Mau Sambangi dan Gelar Rapat di 44 Kecamatan Jakarta

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:46 WIB

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

Nera Susanto Adik Eks Kepala BNPB Dicecar KPK Soal Proyek Dana Siap Pakai

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 18:44 WIB

×