Susah Cari Kerja di Tengah Pandemi? Yuk Ikutan Jobs.id Virtual!

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 01 Juni 2021 | 09:21 WIB
Susah Cari Kerja di Tengah Pandemi? Yuk Ikutan Jobs.id Virtual!
Ilustrasi lowongan pekerjaan. (Shutterstock)

Suara.com - Pandemi meningkatkan angka pengangguran di Indonesia. Banyak orang kehilangan pekerjaan, belum lagi mereka yang baru lulus sekolah atau kuliah mengalami susah cari kerja.

Untuk mengurangi angka pengangguran di Indonesia, Jobs.id Virtual Week Session 2 kembali hadir. Acara yang berlangsung pada tanggal 7-13 Juni 2021 pukul 09.00-18.00 ini nantinya akan diisi dengan virtual job fair, virtual interview dengan perusahaan, juga live webinar dengan para profesional.

“Jobs.id Virtual Week Session 2 diadakan untuk mendukung program pemerintah, yakni membantu mengurangi angka pengangguran di Indonesia di masa pandemi Covid-19,” ungkap Raynata, Vice President Director PT. Qerja Manfaat Bangsa, pada Konferensi Pers Jobs.id Virtual Week Session 2, Senin (31/5/2021).

Jobs.id Virtual Week Session 2 ini dikatakan akan menjadi jembatan bagi para pencari kerja dan perusahaan untuk lebih mudah dalam mencari pekerjaan. Dan diharapkan rangkaian acara ini bisa memberi dampak bagi masyarakat Indonesia yang sedang berjuang mencari pekerjaan.

Sedangkan Chief Operational Officer PT. Qerja Manfaat Bangsa, Artiko Samudro, mengatakan bahwa acara ini akan menghadirkan lebih dari 500 lowongan pekerjaan dengan posisi yang dibutuhkan di banyak perusahaan. Tidak hanya di area Jabodetabek saja, melainkan seluruh kota di Indonesia.

“Kami menghadirkan ratusan lowongan pekerjaan dari berbagai perusahaan yang tersebar di seluruh Indonesia secara virtual. Tentunya, acara ini dapat diakses oleh seluruh job seeker di Indonesia,” ungkap Artiko.

Sedikit berbeda dari Jobs.id Virtual Week Session 1, kali ini Jobs.id menghadirkan berbagai fitur digital inovatif yang memberi kemudahan para penyedia lowongan kerja dan job seeker, seperti fitur 3D Virtual Booth, Live Chat, Flash Vacancy, dan Live Webinar.

Di fitur Flash Vacancy, misalnya, para peserta yang melamar kerja wajib mengikuti tes yang sudah disiapkan di masing-masing perusahaan. Jika skor kandidat memenuhi kriteria, maka kandidat berhak melanjutkan rekruitmen selanjutnya.

“Melalui fitur yang dikemas secara digital ini, kami berharap para pencari kerja bisa menemukan kandidat dan pekerjaan yang sesuai,” ungkap Head of Product dan Marketing, Geo Fany Suharwan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bertemu Kembarannya di Yogyakarta, Menteri BUMN Erick Thohir Bantu Carikan Kerja Anaknya

Bertemu Kembarannya di Yogyakarta, Menteri BUMN Erick Thohir Bantu Carikan Kerja Anaknya

Jogja | Sabtu, 29 Mei 2021 | 18:19 WIB

Alibaba Group Buka Lowongan Tipster Pornografi, Gaji Rp 2,2 Juta Perhari!

Alibaba Group Buka Lowongan Tipster Pornografi, Gaji Rp 2,2 Juta Perhari!

News | Sabtu, 29 Mei 2021 | 16:41 WIB

Wow! Iklan Lowongan Kerja di McDonald's Tawarkan iPhone Gratis

Wow! Iklan Lowongan Kerja di McDonald's Tawarkan iPhone Gratis

Tekno | Selasa, 25 Mei 2021 | 13:30 WIB

Terkini

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

Pati Kompak! Ratusan Ormas Deklarasi Damai di Alun-alun, Tegaskan Tolak Aksi Provokatif

News | Sabtu, 22 Agustus 2026 | 00:04 WIB

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Dari Panggung KKI 2026, Belasan UMKM Sumsel Membidik Pasar Nasional hingga Ekspor

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:49 WIB

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Cek Kesehatan Gratis Efektif Deteksi Dini dan Eliminasi Kasus TBC di Tangsel

Banten | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:45 WIB

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Karhutla Sumsel Belum Terkendali, 8 Lokasi Masih Terbakar, Air Makin Menipis

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:34 WIB

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Guncang Lima Kota Besar, Deddy Corbuzier Bawa Invasi Indonesia Podcast Festival 2026 ke Luar Jakarta

Entertainment | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

Kemendagri Dorong Digitalisasi Transaksi Daerah Tak Sekadar Pembayaran, tapi Dongkrak PAD

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Indonesia - China Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Bidang Pertahanan

Video | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:05 WIB

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

Praperadilan Febrie: Ahli Sebut TPPU Pasca 2026 Wajib Pakai Pasal 607, Bukan UU Lama

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 23:00 WIB

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

28 Tahun Berlalu, Luka Mei 1998 Kembali Disuarakan Lewat Lagu

News | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Bayi 3 Bulan di OKU Terbaring di ICU, 11 Hari Setelah Diduga Dianiaya Ayah Kandung

Sumsel | Jum'at, 21 Agustus 2026 | 22:48 WIB

×