Pakai Baju Adat Papua, Nagita Slavina Disebut Lakukan Apropriasi Budaya, Apa Sih Itu?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 02 Juni 2021 | 07:30 WIB
Pakai Baju Adat Papua, Nagita Slavina Disebut Lakukan Apropriasi Budaya, Apa Sih Itu?
Potret Nagita Slavina pakai baju adat Papua. [YouTube/Rans Entertainment]

Suara.com - Nagita Slavina baru-baru ini kembali jadi sorotan. Fotonya yang menggunakan pakaian adat Papua untuk mempromosikan Pekan Olarhraga Nasional PON XX dikritik habis-habisan.

Salah satu kritik tersebut datang dari aktivis sekaligus pengacara hak asasi manusia Veronica Koman. Ia meminta Nagita Slavina untuk tidak mengapropriasi budaya Papua.

"Dear Duta PON Raffi Ahmad dan Nagita Slavina, tolong jangan apropriasi budaya Papua ketika mempromosikan PON. Sedang ada operasi militer besar-besaran di Papua—terbesar sejak era Suharto. Lebih dari 50.000 orang Papua sedang mengungsi di atas tanahnya sendiri," tulis Veronica dalam akun Twitternya.

Tapi ngomong-ngomong, apa sih yang dimaksud dengan apropriasi budaya atau cultural apropriation itu?

Dilansir dari Verry Well Mind, apropriasi budaya mengacu pada penggunaan objek atau elemen budaya non-dominan dengan cara yang tidak menghormati makna aslinya, memberikan penghargaan kepada sumbernya, atau memperkuat stereotip atau berkontribusi pada penindasan.

Potret Nagita Slavina pakai baju adat Papua. [YouTube/Rans Entertainment]
Potret Nagita Slavina pakai baju adat Papua. [YouTube/Rans Entertainment]

Dalam konteks ini, kritik tersebut datang lantaran Nagita Slavina menggunakan pakaian adat Papua, sementara banyak warga asli Papua sendiri yang mengalami diskriminasi dan penindasan.

Dengan cara ini, apropriasi budaya sendiri merupaka fenomena berlapis dan bernuansa yang mungkin sulit dipahami oleh banyak orang atau mungkin tidak disadari ketika mereka melakukannya sendiri.

Mungkin wajar untuk menggabungkan dan memadukan budaya ketika orang-orang dari latar belakang yang berbeda berkumpul dan berinteraksi.

Bahkan, banyak penemuan dan kreasi indah yang lahir dari perpaduan budaya tersebut, seperti musik country. Namun, garis tersebut ditarik ketika kelompok budaya dominan memanfaatkan elemen-elemen kelompok non-dominan sedemikian rupa sehingga kelompok non-dominan memandangnya sebagai eksploitatif.

baca juga

Mempelajari konteks apropriasi budaya penting untuk memahami mengapa hal itu menjadi masalah. Meskipun banyak orang mungkin tidak akan berpikir dua kali untuk mengadopsi gaya dari budaya lain, seperti menata rambut di cornrows, kelompok non-dominan memiliki pengalaman sejarah yang membuat tindakan tidak peka terhadap penderitaan masa lalu dan saat ini.

Dalam konteks lain, seorang dengan kulit berwarna mungkin didiskriminasi karena gaya rambut yang berhubungan dengan budaya mereka. Sementara yang lain, sebagai bagian dari kelompok dominan dapat lolos dengan gaya rambut yang sama, membuatnya trendi, dan tidak pernah memahami pengalaman yang berkontribusi pada penemuan gaya rambut di tempat pertama.

Dengan kata lain, orang tersebut telah mengikuti suatu tren karena tampaknya keren, tetapi dengan melakukan itu Anda menunjukkan ketidaksensitifan kepada orang-orang yang menganggap tren itu adalah hidup mereka dan bukan mode terkini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Potret Nagita Slavina Pakai Baju Adat Papua yang Tuai Kritik

4 Potret Nagita Slavina Pakai Baju Adat Papua yang Tuai Kritik

Entertainment | Selasa, 01 Juni 2021 | 14:05 WIB

Kenakan Pakaian Adat Papua, Nagita Slavina Diprotes Habis-habisan

Kenakan Pakaian Adat Papua, Nagita Slavina Diprotes Habis-habisan

Entertainment | Selasa, 01 Juni 2021 | 11:01 WIB

Gubernur Papua Lukas Enembe Dirawat di Singapura, Begini Kondisinya

Gubernur Papua Lukas Enembe Dirawat di Singapura, Begini Kondisinya

Sulsel | Senin, 31 Mei 2021 | 21:16 WIB

Terkini

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

3 Zodiak yang Beruntung dan Punya Nasib Baik 12 Agustus 2026, Keinginan akan Terwujud

Lifestyle | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:31 WIB

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di  Selat Bab Al Mandeb

Total 3 WNI Jadi Korban Serangan Bom Drone Houthi Yaman di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:26 WIB

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

ABK WNI Tewas Diserang Kelompok Houthi di Selat Bab Al Mandeb

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 06:18 WIB

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali

Bali | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:32 WIB

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina

Sulsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:11 WIB

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

×