Tari Merak: Sejarah, Makna, Gerakan Hingga Kostum yang Dikenakan

Rifan Aditya

Jum'at, 11 Juni 2021 | 14:54 WIB
Tari Merak: Sejarah, Makna, Gerakan Hingga Kostum yang Dikenakan
Tari Merak: Sejarah, Makna, Gerakan Hingga Kostum yang Dikenakan - Penampilan Tari Merak dalam Indonesian Culture Festival di Nanchang University. (Rifqi Hasibuan)

Suara.com - Tari merak adalah ikon tarian kreasi yang berasal dari Jawa Barat. Bagaimana sejarah hingga kostum yang dipakai penari tari merak?

Gerakan tari merak ini diadaptasi dari gerak-gerik burung merak jantan dengan pesona bulu-bulu ekornya yang cantik saat memikat merak betina. Biasanya tarian ini dijadikan hiburan atau sambutan kepada tamu di acara besar.

Sejarah Tari Merak

Pertama kalinya, tari merak diangkat ke pentas oleh seniman Sunda bernama Raden TjeTje Somantri sekitar tahun 1950. Memang dari sekian banyak tarian kreasi yang diciptakan oleh Raden Tjetje Somantri, mungkin tari merak ini menjadi tarian yang terkenal di Indonesia hingga luar negeri.

Adapun dua seniman tari ternama Dra. Irawati Durban Arjon dan Romanita Santoso pernah menambahkan koreografer dalam tari merak pada tahun 1993.

Makna Tari Merak

Tarian merak turut dipadukan dengan beberapa gerakan klasik tari Sunda untuk hasil yang lebih indah dan bermakna. Meskipun bukan termasuk tarian adat atau tradisional, tari merak secara keseluruhan memiliki makna sebagai salah satu wujud atas raa kagum terhadap keindahan burung merak.

Selain itu, gerakan tari merak mengandung berbagai nilai religi dan kehalusan budi. Nilai religi digambarkan dari rasa syukur atas keindahan alam, termasuk keindahan makhluk ciptaan Tuhan. Sedangkan nilai kehalusan budi tergambar dalam gerakan yang terstruktur secara rapi, indah, dan baik oleh penari.

Gerakan Dasar Tari Merak

baca juga

1. Gerakan Kepala

  • Gilek: Menggambarkan seekor burung merak ketika menggelengkan kepala. Gilek dilakukan dengan menggelengkan kepala dan leher ke kiri dan kanan serta posisi dagu harus di depan (bergerak lebih dulu).
  • Galier: Memutar kepala secara perlahan, terinspirasi dari gerakan burung merak saat menoleh.

2.  Gerakan Tangan

  • Mucuk: Menyatukan ibu jari dengan jari tengah dan membentuk huruf O (lingkaran)
  • Capang: Menekuk salah satu tangan pada bagian siku atau pergelangan tangan
  • Ukel: Memutar pergelangan tangan
  • Nyawang: Tangan diletakkan di kening, seolah sedang mengamati kejauhan
  • Selut: Menggerakkan tangan kiri dan kanan ke arah atas atau depan secara bergantian
  • Lontang kanan/kiri: Pergelangan tangan kanan/kiri digerakkan secara bergantian ke arah depan, serta posisi telapak tangan menghadap ke depan
  • Tepak bahu: telapak tangan kanan, kiri, atau keduanya menepuk-nepuk bagian bahu

3. Gerakan Kaki

  • Srisig: Gerakan dasar di bagian kaki dengan berlari-lari kecil, serta posisi lutut harus sedikit ditekuk dan kaki harus jinjit.
  • Risik: Gerakan transisi (peralihan) yang menggambarkan perilaku burung merak saat memekarkan ekor dan membentangkan sayap. Dilakukan dengan berjalan berkeliling sambil menghempaskan selendang ke arah belakang, kemudian diayunkan kembali ke samping atau depan.
  • Duduk deku: Kedua kaki dilipat ke dalam (posisinya menyerupai duduk tasyahud awal saat sholat, dan bagian pantat tidak menempel di lantai)
  • Seser: Kaki bergerak ke arah kiri dan kanan
  • Ngoreh: Salah satu kaki seperti menggaruk-garuk tanah, mencerminkan tingkah laku burung merak saat mencari makan

4. Gerakan Gabungan

  • Mincit: Menggerakkan tangan, kaki, dan kepala secara bersamaan. Saat menggerakan tangan kanan, kaki yang bergerak harus kiri, dan begitu sebaliknya.
  • Bercumbu: Salah satu kaki di depan kaki yang lain, lalu kedua tangan melakukan gerakan mucuk, dan kepala dalam posisi gilek.
  • Tumpang tali: Memutar pergelangan tangan (ukel), sembari sesekali mengibaskan selendang, serta kaki bergerak ke arah depan dan belakang.

Kostum Tari Merak

Bagian-bagian dari kostum tari merak adalah sebagai berikut:

  1. Bagian kepala: siger, sanggul, tutup sanggul, bunga sanggul, susumping, dan suweng (anting)
  2. Bagian tengah: kilat bahu dan gelang tangan
  3. Bagian badan: apok, beubeur, soder, sinjang, kace, dan buntut merak

Demikian penjelasan lengkap tentang tari merak. Sekarang kalian sudah tahu gerakan dasar tari merak hingga makna dan kostumnya.

Kontributor : Yulia Kartika Dewi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jenis-jenis Tari Bali, Bukan Cuma Pendet dan Kecak, Ternyata Banyak Banget

Jenis-jenis Tari Bali, Bukan Cuma Pendet dan Kecak, Ternyata Banyak Banget

Bali | Senin, 31 Mei 2021 | 14:23 WIB

Cerita Seru Della Dartyan Menari Pakai Kemben di Kaki Gunung Slamet

Cerita Seru Della Dartyan Menari Pakai Kemben di Kaki Gunung Slamet

Video | Selasa, 04 Mei 2021 | 06:00 WIB

Menari di Kaki Gunung Slamet Cuma Pakai Kemben, Della Dartyan: Parah Banget

Menari di Kaki Gunung Slamet Cuma Pakai Kemben, Della Dartyan: Parah Banget

Entertainment | Minggu, 02 Mei 2021 | 08:05 WIB

Ngabuburit Sambil Berlatih Tarian Sufi di Pesantren

Ngabuburit Sambil Berlatih Tarian Sufi di Pesantren

Foto | Senin, 26 April 2021 | 07:35 WIB

Terkini

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

5 Peptide Sheet Mask untuk Samarkan Garis Halus dan Bikin Kulit Kenyal

Your Say | Rabu, 16 September 2026 | 18:00 WIB

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

Era Purbaya Berakhir, Ketua DPRD DKI Singgung Wacana Lobi Menkeu Baru Soal DBH hingga Obligasi

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:58 WIB

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Sekretaris Dishub Sukabumi Jadi Tersangka Dugaan Pelecehan Seksual Siswi PKL

Jabar | Rabu, 16 September 2026 | 17:57 WIB

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

Prabowo Panggil Bahlil, Zulhas, hingga Bos Danantar di Istana, Ini yang Dibahas

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:56 WIB

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

PDIP Sebut Parliamentary Threshold 5 Persen Ideal, Minta Pembahasan Libatkan Publik

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:55 WIB

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

Kasus Korupsi HGB Bogor: DPR Desak KPK Ungkap Jaringan di Balik Orang Kepercayaan Menteri

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:52 WIB

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Menyambung Cerita Desa Pidpid Lewat Kemasan Jamur Ramah Lingkungan

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

Membedah Dugaan Keterlibatan Nusron Wahid Lewat 'Orang Kepercayaan' di Kasus HGB ATR/BPN

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

3 Rekomendasi Setrika yang Cepat Panas dan Licin, Sekali Gosok Kusut Hilang

Lifestyle | Rabu, 16 September 2026 | 17:51 WIB

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

DPRD DKI Usul LRT Gandeng Pasaraya Manggarai untuk Kantong Parkir

News | Rabu, 16 September 2026 | 17:45 WIB

×