Tak Bakal Kotori Lingkungan, Masker Ini Bisa Berubah Jadi Bunga saat Ditanam

Cesar Uji Tawakal, Nur Khotimah

Minggu, 13 Juni 2021 | 12:53 WIB
Tak Bakal Kotori Lingkungan, Masker Ini Bisa Berubah Jadi Bunga saat Ditanam
Masker yang bisa berubah jadi bunga. (Instagram/@mariebeebloom)

Suara.com - Kebanyakan orang memilih menggunakan masker sekali pakai di tengah pandemi untuk alasan kepraktisan. Tapi kebiasaan ini cenderung berdampak buruk terhadap lingkungan karena masker sekali pakai umumnya terbuat dari bahan yang sulit terurai.

Masalah ini membuat banyak orang khawatir, termasuk desainer asal Belanda yang bernama Marianne de Groot-Pons. Ia kemudian menciptakan masker sekali pakai yang ramah lingkungan. Terbuat dari kertas organik, masker ini bisa terurai secara alami dan berubah menjadi bunga jika ditanam.

Marianne menciptakan brand bernama Marie Bee Bloom untuk masker miliknya. Masker ini sudah dilengkapi benih bunga aster hingga baby breath yang disukai oleh lebah dan penyerbuk lainnya. Lewat produk ini, Marianne ingin berkontribusi aktif dalam menjaga lingkungan.

"Marie Bee Bloom adalah tentang 'memekarkan dunia'. Jadi niatnya benar-benar untuk menanam masker. Tentu saja itu terurai, tetapi saya tidak ingin mendorong orang untuk membuang masker tersebut," ujar Marianne seperti dilansir Dezeen, Minggu (13/6/2021).

Marie Bee Bloom, masker sekali pakai yang bisa berubah jadi bunga. (Instagram/@mariebeebloom)
Marie Bee Bloom, masker sekali pakai yang bisa berubah jadi bunga. (Instagram/@mariebeebloom)

"Saya sudah familiar dengan kertas pertumbuhan, kertas yang berisi biji tapi seringnya tebal dan digunakan untuk kartu atau undangan. Varian yang saya cari harus tipis agar bisa dilipat dan dibawa dengan baik, yang saya temukan di kertas nasi," sambungnya.

Marie Bee Bloom, masker sekali pakai yang bisa berubah jadi bunga. (Instagram/@mariebeebloom)
Marie Bee Bloom, masker sekali pakai yang bisa berubah jadi bunga. (Instagram/@mariebeebloom)

Marianne kemudian memasang benih-bernih bunganya di kertas tersebut dengan perekat yang dibuat sendiri dari tepung kentang dan air.

Satu masker berisi campuran benih berbagai bunga yang diletakkan di antara dua lembar kertas nasi yang dibuat masker.

Cara menanam masker ini pun sangat mudah. Masker yang sudah tidak digunakan hanya perlu ditanam biasa dan disiram air secukupnya.

Benih akan mulai tumbuh dalam waktu sekitar tiga hari dan akhirnya akan tumbuh menjadi sepetak kecil bunga liar.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Jika Dipakai Tak Benar, Masker N95 Malah Bisa Tingkatkan Penularan Covid-19

Studi: Jika Dipakai Tak Benar, Masker N95 Malah Bisa Tingkatkan Penularan Covid-19

Health | Minggu, 13 Juni 2021 | 09:56 WIB

Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak

Hasil Penelitian Ungkap Penderita Mata Minus Meningkat selama Pandemi, Terutama Anak-Anak

Health | Minggu, 13 Juni 2021 | 09:12 WIB

Awas, Ukuran Masker yang Tak Pas Wajah Tingkatkan Risiko Penularan Virus Corona!

Awas, Ukuran Masker yang Tak Pas Wajah Tingkatkan Risiko Penularan Virus Corona!

Health | Sabtu, 12 Juni 2021 | 16:35 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media

News | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:55 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

×