Pangeran Harry Disebut Cepat Botak Sejak Pindah Bareng Meghan Markle, Kenapa?

Arendya Nariswari, Nur Khotimah

Rabu, 16 Juni 2021 | 16:26 WIB
Pangeran Harry Disebut Cepat Botak Sejak Pindah Bareng Meghan Markle, Kenapa?
Pangeran Harry dan Meghan Markle saat menjalankan tugas terakhir sebagai anggota senior keluarga Kerajaan Inggris. (Foto: Tolga Akmen/AFP)

Suara.com - Rambut Pangeran Harry yang semakin tipis sudah menjadi bahasan selama bertahun-tahun. Namun topik ini semakin menarik perhatian setelah Pangeran Harry pindah bersama Meghan Markle ke Amerika Serikat.

Seorang spesialis transplantasi rambut MPAS, Jacques Abrahamian, menyebut Pangeran Harry terlihat semakin botak saat muncul bersama Meghan dalam wawancara dengan Oprah Winfrey pada Maret 2021.

"Sejak wawancara Oprah dengan Pangeran Harry dan Meghan Markle pada hari Minggu, 7 Maret, pemirsa tak bisa berhenti mengomentari penipisan garis rambut Pangeran Harry," kata Jacques Abrahamian dilansir The List, Rabu (16/6/2021).

Lantas, apa yang menyebabkan Pangeran Harry mengalami kebotakan lebih cepat sejak pindah bersama Meghan Markle? Menurut Jacques Abrahamian, masalah kebotakan Pangeran Harry muncul karena gen turunan.

"Apa yang dapat menyebabkan kerontokan rambut Pangeran Harry? Pada pria, genetika adalah faktor nomor satu. Jika Anda melihat ayah Pangeran Harry, Pangeran Charles, Anda akan melihat di mana dia mewarisi gen kerontokan rambutnya," jelas Jacques Abrahamian.

Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)
Pangeran Harry dan Meghan Markle. (Instagram/@sussexroyal)

Pendapat serupa juga disampaikan oleh dokter estetis Asim Shahmalak dari Manchester, Inggris. Kepada Daily Mail, Asim Shahmalak menyebutkan rambut Pangeran Harry semakin tipis setelah tinggal di Amerika Serikat.

Menurut Asim Shahmalak, Pangeran Harry mengalami kebotakan 10 tahun lebih lambat dibanding Pangeran William. Namun jika tidak segera ditangani, masalah itu akan semakin parah dan Pangeran Harry bisa botak di umur 50 tahun.

"Dia memiliki bagian kebotakan yang tumbuh tepat di mahkotanya dan Anda juga bisa melihat bahwa rambutnya menipis ke arah depan. Tanpa perawatan, akselerasi yang telah kita lihat selama 15 bulan terakhir hanya akan meningkat pada tahun depan," jelas Asim Shahmalak.

Sementara itu, Pangeran William dan Pangeran Harry mewarisi gen kebotakan dari sang ayah, Pangeran Charles. Masalah ini diperparah oleh genetik keluarga Putri Diana yang juga diketahui mengalami kebotakan.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ayah Meghan Markle Kembali Buka Suara, Bingung Putrinya Masih Enggan Beri Maaf

Ayah Meghan Markle Kembali Buka Suara, Bingung Putrinya Masih Enggan Beri Maaf

Lifestyle | Senin, 14 Juni 2021 | 18:10 WIB

Putri Beatrice Dikabarkan Tak Terima Harry dan Meghan Beri Nama Anak Lilibet, Kenapa Ya?

Putri Beatrice Dikabarkan Tak Terima Harry dan Meghan Beri Nama Anak Lilibet, Kenapa Ya?

Lifestyle | Senin, 14 Juni 2021 | 11:50 WIB

Meghan Markle Lahirkan Anak Kedua, Sudah Dikenalkan ke Ratu Elizabeth?

Meghan Markle Lahirkan Anak Kedua, Sudah Dikenalkan ke Ratu Elizabeth?

Lifestyle | Rabu, 09 Juni 2021 | 11:44 WIB

Terkini

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

BEM Persatuan se-DKI Ajak AMPB Jaga Ruang Demokrasi Jelang Aksi di DPR

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Situasi Terbaru Bukit Serelo Lahat Terbakar, Karhutla Diperkirakan Capai 350 Hektar

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Program KPR Renovasi BRI, Ketentuan Suku Bunga Ringan dan Tenor Panjang

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:26 WIB

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Dari Kebab ke QRIS, Cerita Farhan Kebab Tumbuh Bersama Bank Sumsel Babel

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

Amnesty International Soroti Kemunduran Demokrasi: Banyak Partai, tapi Suaranya Satu

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

Panas Bumi Jadi Andalan Transisi Energi, Pemerintah Dorong Pemanfaatannya Lebih Cepat

News | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:19 WIB

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Katarak Kongenital pada Anak dan Pentingnya Deteksi Sejak Dini

Health | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:08 WIB

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Semarak Turnamen Bulu Tangkis di Mall Solo, 219 Peserta Ikut Bertanding

Sport | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Komunikasi Politik Prabowo Dinilai Kerap Blunder, Akademisi: Bisa Rugikan Pemerintah

Video | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:05 WIB

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

PTBA Hadir untuk NTT, Salurkan Bantuan bagi Warga Terdampak Bencana

Sumsel | Senin, 24 Agustus 2026 | 22:04 WIB

×