alexametrics

Tuai Kritik, Baju Seksi Kim Kardashian saat Kunjungi Vatikan Ternyata Penuh Makna

Rima Sekarani Imamun Nissa | Nur Khotimah
Tuai Kritik, Baju Seksi Kim Kardashian saat Kunjungi Vatikan Ternyata Penuh Makna
Kim Kardashian. (Instagram/@kimkardashian)

Baju Kim Kardashian dianggap melanggar aturan pakaian pengunjung Vatikan.

Suara.com - Kim Kardashian diketahui mengunjungi Vatikan bersama supermodel Inggris, Kate Moss, Selasa (29/6/2021) waktu setempat. Seperti biasa, Kim tampil seksi dalam kunjungan tersebut.

Kim terlihat mengenakan dress brokat model off-shoulder warna putih dengan potongan kecil di bagian pinggang. Baju ini termasuk koleksi musim gugur dari perancang fesyen Meksiko, Victor Barragan.

Pilihan busana ini dianggap melanggar dress code pengunjung Vatikan. Melansir The Cut, pengunjung Vatikan dilarang mengenakan pakaian yang memperlihatkan lutut, pundak, atau dada.

Pilihan brokat atau renda dengan warna putih juga dianggap mendobrak aturan Vatikan. Baju dengan bahan dan warna tersebut mestinya hanya boleh dipakai ke Vatikan oleh petinggi Katolik.

Baca Juga: Curhat Selebgram Kembaran Kim Kardashian, Diejek karena Ukuran Tubuh Plus

Seketika Kim Kardashian menjadi bahasan yang hangat di media sosial. Banyak kritik yang disampaikan oleh warganet atas pilihan busana wanita berusia 40 tahun itu.

Penampilan seksi Kim Kardashian saat mengunjungi Vatikan. (Twitter/@VogueRunway)
Penampilan seksi Kim Kardashian saat mengunjungi Vatikan. (Twitter/@VogueRunway)

"Betapa tidak hormatnya Kim Kardashian muncul di Vatikan dengan pakaian seperti itu," celetuk seorang warganet.

"Kalian ingin tahu seberapa jatuhnya peradaban kita? Kim Kardashian mengenakan ini ke Vatikan dan tidak ada yang menghentikannya," imbuh yang lain.

"Di dunia bagian mana pakaian ini dianggap pantas untuk dikenakan saat kunjungan ke Vatikan?" tutur lainnya.

Meski begitu, Vogue melaporkan bahwa sebenarnya ada makna yang terkandung dalam pakaian seksi Kim Kardashian. Hal tersebut disampaikan sendiri oleh Victor Barragan selaku perancang baju tersebut.

Baca Juga: Kerap Konflik, Kanye West Digugat Cerai Kim Kardashian

"Koleksi ini adalah tentang seksualitas sebagai kekuatan dan perlindungan dari dominasi patriarki yang meluar seperti diterapkan di Brujeria pada abad ke-16 yang mungkin masih beresonansi hari ini," jelas Victor Barragan kepada Vogue.

"Ada rasa pemberdayaan perempuan di seluruh koleksi tersebut. Dicampur dengan pesona nokturnal," pungkasnya.

Komentar