PPKM Darurat Baru Seminggu, Sandiaga Uno: 34 Juta Pelaku Parekraf Sudah Terdampak

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Senin, 12 Juli 2021 | 18:25 WIB
PPKM Darurat Baru Seminggu, Sandiaga Uno: 34 Juta Pelaku Parekraf Sudah Terdampak
Menteri Sandiaga Uno dalam Webinar KOMPAG, Jumat (2/7/2021) (Suara/Hiromi)

Suara.com - Penerapan PPKM Darurat berdampak pada keberlangsungan industri wisata dan ekonomi kreatif.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (parekraf) Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa pemberlakuan PPKM Darurat hingga 20 Juli 2021 mengakibatkan 34 juta pelaku parekraf terkena dampak penutupan destinasi wisata.

"PPKM darurat menghentikan mobilitas sampai menutup destinasi wisata. 34 juta pelaku usaha ekonomi kreatif tidak berkegiatan," kata sandi dalam webinar Weekly Press, Senin (12/7/2021).

Bali masih menjadi salah satu daerah yang sektor wisatanya paling terdampak. Selain sektor pariwisata yang sepi pengunjung, industri kreatif seperti para pelaku perfilman juga mengeluh karena proses syuting jadi terhambat akibat pembatasan pergerakan.

Namun, Sandi menyampaikan, para pelaku parekraf sebenarnya tetap bisa melakukan aktifitas namun dengan syarat taat protokol kesehatan dan aturan PPKM Darurat.

jalan protokol di Bandar Lampung ditutup selama PPKM Darurat. [ANTARA]
jalan protokol di Bandar Lampung ditutup selama PPKM Darurat. [ANTARA]

"Kita akan bantu fasilitasi, sektor perfilman bisa syuting di Poltekpar Bali," ucap Sandi. 

Sementara itu jika PPKM Darurat diperpanjang, menurut Sandi efeknya akan terlihat bulan berikutnya. Meski masih terlalu awal untuk menyimpulkan apakah PPKM Darurat akan diperpanjang atau tidak, Sandi melihat, penurunan lonjakan kasus positif Covid-19 sebenarnya sudah sedikit terlihat.

"Seandainya diperpanjang setelah 20 Juli akan kami sesuaikan agar pelaku paragraf yang lagi bersiap, seperti Bali bukan hanya menyiapkan Bali kembali tetapi juga sedang meningkatkan secara signifikan kunjungan wisatawan Nusantara, agar program menyiapkan untuk destinasi wisata bisa dilaksanakan," ucap mantan wakil Gubernur DKI Jakarta tersebut.

Sebelumnya, Sandi menyampaikan, untuk membantu meringankan para pelaku parekraf yang terdampak pandemi, pemerintah telah menyiapkan program dana hibah pariwisata. 

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada Opsi PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1,5 Bulan

Ada Opsi PPKM Darurat Jawa-Bali Diperpanjang Hingga 1,5 Bulan

Kalbar | Senin, 12 Juli 2021 | 17:02 WIB

Pelaksanaan Ibadah Saat PPKM Darurat di Sumbar, Pemerintah Ikut Maklumat MUI Sumbar

Pelaksanaan Ibadah Saat PPKM Darurat di Sumbar, Pemerintah Ikut Maklumat MUI Sumbar

Sumbar | Senin, 12 Juli 2021 | 16:53 WIB

Warga Terjaring Penyekatan di Batam Tidak Dihukum Justru Diberi Vaksin Gratis

Warga Terjaring Penyekatan di Batam Tidak Dihukum Justru Diberi Vaksin Gratis

Batam | Senin, 12 Juli 2021 | 16:51 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×