alexametrics

Mengenal Ranomi Kromowidjojo, Atlet Renang Belanda yang Ternyata Keturunan Jawa

Arendya Nariswari | Amertiya Saraswati
Mengenal Ranomi Kromowidjojo, Atlet Renang Belanda yang Ternyata Keturunan Jawa
Atlet Renang Belanda Keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo (instagram.com/ranomikromo)

Ranomi Kromowidjojo pernah memenangkan medali emas Olimpiade sebanyak 3 kali.

Suara.com - Atlet renang perempuan Ranomi Kromowidjojo tengah menarik perhatian publik. Ranomi Kromowidjojo adalah atlet renang asal Belanda yang ternyata memiliki keturunan Jawa.

Ranomi Kromowidjojo menjadi salah satu perwakilan Belanda dalam Olimpiade Tokyo 2020. Ia menarik perhatian setelah bertanding dalam final gaya bebas 50 meter.

Sebelum ini, Ranomi juga pernah memenangkan tiga medali emas Olimpiade. Prestasinya dalam dunia renang tak lagi diragukan.

Melansir laman resmi ranomi.nl, atlet renang kelahiran 1990 ini sudah mengenal dunia renang sejak masih balita.

Baca Juga: Viral! Atlet Israel Rusak Kasur di Kampung Olimpiade Tokyo 2020

Atlet Renang Belanda Keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo (instagram.com/ranomikromo)
Atlet Renang Belanda Keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo (instagram.com/ranomikromo)

Ranomi pertama dibelikan baju renang oleh orangtunya pada Juli 1992. Saat itu, Ranomi langsung memakai baju renang tersebut dan mencoba melompat ke kolam renang.

Tidak hanya itu, kakek dan nenek Ranomi kerap membawanya ke kolam renang di Groningen untuk berlatih renang sejak kecil.

Ranomi sendiri memiliki darah Jawa dari ayahnya, Rudi Kromowidjojo. Sementara, ibunya yang bernama Netty Deemter berasal dari Belanda.

Menyadur laman resmi Olympics, Ranomi ternyata juga memiliki nama panggilan Kromo. Saat ini, Ranomi sendiri sudah menikah dengan pria bernama Ferry Weertman yang juga merupakan atlet renang.

Atlet Renang Belanda Keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo (instagram.com/ranomikromo)
Atlet Renang Belanda Keturunan Jawa, Ranomi Kromowidjojo (instagram.com/ranomikromo)

Wanita 30 tahun ini mulai ikut kejuaraan internasional pada tahun 2005 silam. Pada 2006, Ranomi mulai mengikuti Senior European Championships dan memenangkan medali perak.

Baca Juga: 5 Atlet Pria Olimpiade Tokyo 2020 yang Mencuri Perhatian Netizen

Sayangnya, Ranomi sempat mengalami meningitis saat berlatih renang dengan tim nasional Belanda di Canary Islands, Spanyol. Meski begitu, hal ini tidak menyurutkan semangatnya.

Komentar