Atlet Korea Tuduh Peraih Medali Emas Iran di Cabor Menembak Olimpiade Tokyo Adalah Teroris

Rauhanda Riyantama, Arif Budi

Minggu, 01 Agustus 2021 | 13:03 WIB
Atlet Korea Tuduh Peraih Medali Emas Iran di Cabor Menembak Olimpiade Tokyo Adalah Teroris
Javad Foroughi, atlet Iran yang disebut teroris oleh penembak Korea Selatan, Jin Jong-oh. (Tauseef MUSTAFA / AFP)

Suara.com - Atlet Korea Selatan, Jin Jong-oh, menuding peraih medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Iran di cabor menembak 10 meter Air Pistol putra, Javad Foroughi adalah seorang teroris.

Jin Jong-oh dan Javad Foroughi sama-sama bertanding di cabor menembak 10 meter Air Pistol putra. Namun, kedua atlet itu bernasib beda. Foroughi berhasil meraih medali emas, sedangkan Jing Jong-oh gagal lolo di kualifikasi.

Setelah kemenangan Javad Foroughi, Jing Jong-oh yang pernah mencicipi empat medali emas Olimpiade kemudian menyatakan protes kepada Komite Olimpiade Internasional (IOC).

Bahkan Jin Jong-oh mengeluarkan tuduhan serius dengan menyebut atlet asal Iran itu sebagai teroris karena merupakan anggota Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC).

"Bagaimana bisa seorang teroris memenangkan tempat pertama? Itu adalah hal aneh dan konyol," ucap Jin Jong-ih dikutip dari laporan Korean Times.

Javad Foroughi, atlet Iran yang disebut teroris oleh penembak Korea Selatan, Jin Jong-oh. (Tauseef MUSTAFA / AFP)
Javad Foroughi, atlet Iran yang disebut teroris oleh penembak Korea Selatan, Jin Jong-oh. (Tauseef MUSTAFA / AFP)

Bukan hanya itu, kritikan yang sama juga datang dari pembela HAM (Hak Asasi Manusia), United for Navid. Organisasi itu meminta IOC membatalkan medali yang diraih oleh Foroughi karena terlibat dalam organisasi yang disebut teroris.

"Kami menilai medali emas Olimpiade Javad Foroughi bukan hanya malapetaka bagi olahraga Iran, tapi juga untuk komunitas internasional dan reputasi IOC," tulis pernyataan United for Navid.

"Foroughi yang berusia 31 tahun saat ini masih jadi anggota organisasi teroris. IRGC punya riwayat kekerasa dan pembunuhan tidak hanya kepada orang Iran dan demonstran, tapi orang tak bersalah di Suriah, Irak, dan Lebanon. Amerika Serikat juga menganggapnya (IRGC) adalah organisasi teroris asing," imbuhnya.

Di sisi lain, Foroughi mengatakan bahwa dirinya adalah orang yang bekerja sebagai perawat. Kemampuan menembaknya didapat ketika berlatih di sela-sela waktu luangnya bekerja.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gagal Bawa Pulang Perunggu, The Daddies Minta Maaf kepada Masyarakat Indonesia

Gagal Bawa Pulang Perunggu, The Daddies Minta Maaf kepada Masyarakat Indonesia

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 20:21 WIB

Tekuk Selandia Baru Lewat Adu Penalti, Jepang ke Semifinal Olimpiade Tokyo

Tekuk Selandia Baru Lewat Adu Penalti, Jepang ke Semifinal Olimpiade Tokyo

Bola | Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:58 WIB

Olimpiade Tokyo: Lalu Muhammad Zohri Finis Kelima di Heat 4

Olimpiade Tokyo: Lalu Muhammad Zohri Finis Kelima di Heat 4

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 19:09 WIB

Kalah dari Carreno Busta Dalam Perebutan Perunggu, Djokovic Lempar Raket

Kalah dari Carreno Busta Dalam Perebutan Perunggu, Djokovic Lempar Raket

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:21 WIB

Arief Muhammad Janjikan Greysia/Apriyani Cabang Baso Aci Jika Raih Medali Emas Olimpiade

Arief Muhammad Janjikan Greysia/Apriyani Cabang Baso Aci Jika Raih Medali Emas Olimpiade

Sport | Sabtu, 31 Juli 2021 | 18:14 WIB

Terkini

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

KPK Dikabarkan OTT di BPN Kabupaten Bogor, Sejumlah Pihak Diamankan?

Bogor | Senin, 14 September 2026 | 21:12 WIB

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Pria di Indragiri Hulu Diduga Sebabkan Karhutla 200 Hektare, Ada Bibit Sawit

Riau | Senin, 14 September 2026 | 21:05 WIB

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Saat Karhutla Mengancam Sumsel, Generasi Muda Lintas Agama Diajak Turun Tangan

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 21:02 WIB

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Penunjukkan Suahasil Nazara Sebagai Menkeu Sudah Tepat

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Wacana CFD Jakarta Sabtu-Minggu, Gubernur Pramono Minta Dikaji Lagi

Video | Senin, 14 September 2026 | 21:00 WIB

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Borong Pastry Favorit di FLOR Jakarta! Nikmati Cashback Rp100 Ribu Pakai BRImo

Bri | Senin, 14 September 2026 | 20:58 WIB

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Belajar Rupiah dari Anak-Anak: Nilainya Berbeda, Bangganya Harus Sama

Kalbar | Senin, 14 September 2026 | 20:54 WIB

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

Warga Rempang Pertanyakan Urgensi Sekolah Merah Putih: yang Sudah Ada Saja Kekurangan Murid!

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

'Biar yang Mampu Mandiri', Pramono Timbang Usulan Semua Pelajar Jakarta Gratis Transum

News | Senin, 14 September 2026 | 20:52 WIB

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

MA Tolak Kasasi, Advokat Marcella Santoso Tetap Dihukum 15 Tahun Penjara

News | Senin, 14 September 2026 | 20:47 WIB

×