Skincare Korea Selatan Mulai Jarang Dilirik selama Pandemi, Ini Sebabnya

Yasinta Rahmawati, Nur Khotimah

Senin, 02 Agustus 2021 | 15:12 WIB
Skincare Korea Selatan Mulai Jarang Dilirik selama Pandemi, Ini Sebabnya
Ilustrasi skincare. (Shutterstock)

Suara.com - Saat ini K-Pop dan K-Drama masih terus dicintai oleh berbagai kalangan di seluruh dunia. Namun reaksi berbeda didapat oleh produk kecantikan asal Korea Selatan atau biasa disebut K-Beauty.

Melansir South China Morning Post, belakangan peminat produk K-Beauty menurun secara global. Padahal produk kecantikan asal Negeri Ginseng sempat sangat digemari.

Hal itu terbukti dengan ditariknya merek Innisfree dari Amerika Serikat dan Tiongkok oleh Konglomerat kecantikan Korea Amorepacific. Gerai Sephora juga tak lagi gencar mempromosikan produk K-Beauty.

Ada beberapa alasan kenapa produk K-Beauty mulai kehilangan pelanggan. Salah satunya adalah rangkaian penggunakan produk yang dinilai cukup ribet.

Sekitar lima tahun lalu, produk skincare Korea Selatan ramai dipuji karena memiliki beberapa langkah dalam penggunaannya. Tapi lama kelamaan hal ini dianggap tidak lagi sesuai dengan pasar.

Ilustrasi skincare.
Ilustrasi produk K-Beauty.

Ada reaksi terhadap bentuk perawatan kulit yang cenderung ribet ini. Sekarang pelanggan di seluruh dunia lebih melirik produk tunggal yang sudah mengandung banyak manfaat.

Tren tersebut disebut skinimalisme. Tren ini telah menghasilkan pertumbuhan sejumlah merek di seluruh dunia yang bisa memenuhi kebutuhan kulit dengan dua atau tiga formula saja.

Selain itu, harga lini K-Beauty yang cenderung menengah ke bawah dilaporkan kalah saing dengan merek lain yang lebih mahal selama pandemi. Hal ini berkaitan dengan alokasi dana pelanggan.

Pelanggan yang selama ini menginvestasikan uang untuk kebutuhan lain mengubahnya menjadi anggaran skincare saat pandemi. Jadi mereka bisa beli produk yang lebih mahal dibanding K-Beauty.

baca juga
Ilustrasi Skincare (Pexels/Sora Shimazaki)
Ilustrasi Skincare (Pexels/Sora Shimazaki)

Merek dengan anggaran yang lebih besar juga punya kesempatan lebih banyak untuk membuat terobosan skincare baru untuk ditawarkan kepada pelanggan.

Sementara K-Beauty dianggap memiliki sedikit inovasi dibanding pesaingnya. Kurangnya inovasi dan fokus pada pemasaran ketimbang bahan juga membuatnya lebih mudah untuk menjiplak.

Meskipun demikian, K-Beauty diprediksi tidak akan benar-benar ditinggalkan karena beberapa merek masih tetap berinovasi dan mereka memiliki influencer global yang kuat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Toko Makeup Khusus Pria Dibuka di London, Jadi yang Pertama di Dunia

Toko Makeup Khusus Pria Dibuka di London, Jadi yang Pertama di Dunia

Lifestyle | Senin, 26 Juli 2021 | 11:43 WIB

Kebutuhan Skincare Meningkat Selama Pandemi, Brand Lokal Hadirkan Inovasi Praktis

Kebutuhan Skincare Meningkat Selama Pandemi, Brand Lokal Hadirkan Inovasi Praktis

Lifestyle | Sabtu, 24 Juli 2021 | 01:10 WIB

Jaga Kesehatan Kulit dengan 4 Bahan di Rumah Ini

Jaga Kesehatan Kulit dengan 4 Bahan di Rumah Ini

Your Say | Kamis, 22 Juli 2021 | 13:14 WIB

Terkini

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Semarang Suarakan Lima Tuntutan hingga Malam

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 21:03 WIB

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

Eks Kepala BBPJN Sumut Jadi Tersangka Korupsi, Diduga Terima Rp300 Juta

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:54 WIB

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

7 Arti Mimpi Gempa Bumi Tapi Selamat Menurut Islam dan Primbon

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:50 WIB

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

KMP Batumandi Terbakar di Merak, 4 ASN Ogan Ilir Hendak Konsultasi ke BKN dan Kemendagri

Sumsel | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:44 WIB

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Ketika Penyandang Disabilitas Tak Berjuang Sendiri, Akses Layanan dan Kesempatan Berkarya Dibuka

Jabar | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:42 WIB

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Perluasan Akses Pasar Internasional & Digitalisasi Domestik Kunci Utama Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Bisnis | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:30 WIB

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

Fundamental Ekonomi Terjaga, Manfaat Kian Dirasakan Masyarakat

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:28 WIB

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Polda Jateng Apresiasi Aksi Mahasiswa di Jalan Pahlawan, Massa Diimbau Bubarkan Diri Tertib

Jawa Tengah | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:26 WIB

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Tetap Nyaman Meski Anak Aktif Bergerak, Ini Tips Memilih Activewear untuk Si Kecil

Lifestyle | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:23 WIB

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

IUP Kristalin Dicabut Demi Antam? Haris Azhar Kritik Klaim Pemulihan Hutan Satgas PKH

News | Kamis, 22 Oktober 2026 | 20:19 WIB

×