Demi Kekasih, Lelaki Ini Rela Ikut Ujian Sekolah dan Menyamar Jadi Perempuan

Bimo Aria Fundrika, Dinda Rachmawati

Senin, 09 Agustus 2021 | 14:35 WIB
Demi Kekasih, Lelaki Ini Rela Ikut Ujian Sekolah dan Menyamar Jadi Perempuan
Demi Cinta, Lelaki Ini Rela Ikut Ujian Sekolah dan Nyamar Jadi Perempuan. (Dok Oddity Central)

Suara.com - Seorang lelaki muda Afrika baru-baru ini ditahan setelah dia mencoba mengelabui pihak kampus, sebagai seorang perempuan saat ujian kelulusan untuk menggantikan kekasih.

Dilansir Oddity Central, lelaki bernama Khadim Mboup itu sebenarnya merupakan seorang mahasiswa Universitas Gaston Berger de Saint-Louis, di Diourbel, Senegal. 

Namun, demi cinta, ia berhasil menipu para pengajar dan pengawas di pusat ujian Baccalaureate (ujian kelulusan sekolah menengah), dengan mengelebui yang berpikir bahwa dia adalah seorang perempuanselama 3 hari. 

Dalam penyamarannya, lelaki 22 tahun tersebur mengenakan wig rambut panjang yang sebagian ditutupi dengan syal tradisional, anting-anting, gaun, bra, dan bahkan riasan wajah untuk menyamar sebagai pacarnya, Gangué Dioum yang berusia 19 tahun. 

Demi Cinta, Lelaki Ini Rela Ikut Ujian Sekolah dan Nyamar Jadi Perempuan. (Dok Oddity Central)
Demi Cinta, Lelaki Ini Rela Ikut Ujian Sekolah dan Nyamar Jadi Perempuan. (Dok Oddity Central)

Tepat ketika rencana kedua kekasih itu tampaknya berhasil, salah satu pengawas memperhatikan sesuatu yang aneh tentang Mboup, dan identitas aslinya ditemukan.

Pada 31 Juli 2021, polisi dipanggil ke pusat pemeriksaan dan Mboup didakwa melakukan penipuan. Dia juga mengantar pihak berwenang bertemu dengan pacarnya, yang menunggunya dengan tenang di kamar motel sewaan, kemudia pasangan itu ditangkap. 

Mboup mengakui kejahatannya, tetapi mengklaim bahwa dia bertindak semata-mata karena cinta kepada Gangué.

“Saya bertindak karena cinta, karena pacar saya mengalami kesulitan serius dalam menguasai bahasa Inggris,” kata mahasiswa itu , tetapi itu tidak mempengaruhi petugas. 

Baik dia dan pacarnya didakwa melakukan penipuan dan sekarang berisiko dilarang berpartisipasi dalam ujian Pendidikan Nasional apa pun selama maksimal 5 tahun, larangan mengikuti ujian kualifikasi atau diploma apa pun yang dikeluarkan oleh lembaga pendidikan tinggi negeri, denda yang besar dan bahkan menghabiskan antara 1 sampai 5 tahun di balik jeruji besi.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Demi Kerjakan Ujian Kelulusan Sang Pacar, Pria Ini Rela Nyamar Jadi Perempuan

Demi Kerjakan Ujian Kelulusan Sang Pacar, Pria Ini Rela Nyamar Jadi Perempuan

News | Senin, 09 Agustus 2021 | 14:33 WIB

Kelewat Bucin, Pria Ini Rela Menyamar Jadi Wanita demi Gantikan Pacar Ujian SMA

Kelewat Bucin, Pria Ini Rela Menyamar Jadi Wanita demi Gantikan Pacar Ujian SMA

Lifestyle | Minggu, 08 Agustus 2021 | 08:00 WIB

Viral Momen TNI Menyamar Jadi Pembeli, Driver Ojol Gemetar

Viral Momen TNI Menyamar Jadi Pembeli, Driver Ojol Gemetar

Hits | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 06:05 WIB

Terkini

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Merdeka dari People Pleasing: Mengapa Gen Z Harus Mulai Belajar Berkata 'Tidak'

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

Kekerasan Seksual di Perkebunan Sawit seperti Gunung Es, Perlindungan Buruh Masih Minim

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Makna Lagu "Great Expectation" Sienna Spiro, Ketika Cinta Tejebak Ekspetasi

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:20 WIB

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

Asap Kebakaran Hutan Kalimantan Sudah Sampai Malaysia, Sekolah di Sarawak Ditutup

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:19 WIB

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Guns N' Roses Kembali ke Jakarta dan Kenangan Masa Remaja Saya

Your Say | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

Warga Jakarta Bayar Mahal Udara Kotor, Revisi Aturan Pencemaran Masih Terpinggirkan

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:12 WIB

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Rupiah Kian Menguat, Destry Damayanti: Respons Kebijakan Stabilisasi BI

Bisnis | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:10 WIB

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

Mahasiswa Minta Praperadilan Febrie Ardiansyah Tak Hambat Penelusuran Aset dan Aliran Dana TPPU

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:08 WIB

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

Belum Tetapkan Tersangka di Kasus Kematian Sutrimo, Polisi Tunggu Hasil Lab Forensik

News | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:07 WIB

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Teriakan Anggota Paskibraka Sayang-sayang Pak Koster Bikin Netizen Geli: Gak Mungkin dari Hati

Entertainment | Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:06 WIB

×