Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Selasa, 10 Agustus 2021 | 05:50 WIB
Studi: Terlalu Lama Duduk Saat WFH Bisa Turunkan Kinerja
Ilustrasi WFH atau Bekerja dari rumah. (Shutterstock)

Suara.com - Work from home atau WFH selama pandemi ternyata membawa beragam dampak bagi kesehatan maupun kinerja seseorang. Selain rentan menyebabkan stres akibat beban pekerjaan yang bertambah, WFH juga bisa membuat kinerja seseorang menurun.

Sebuah studi baru yang terbit di Journal of Occupational Health pada 4 Agustus lalu, mengungkap hampir 15.000 pekerja dari Jepang yang bekerja dari rumah, empat dari lima pekerja tidak mengalami perubahan dalam kinerja mereka. Namun 15 persen pekerja mengatakan kinerja mereka memburuk setelah mereka mulai bekerja dari rumah — dan kebanyakan mengaku kinerja mereka memburuk ketika mereka menghabiskan sebagian besar hari dengan duduk.

Dilansir dari Everyday Health, penulis utama studi Kenta Wakaizumi, MD, PhD, seorang peneliti di departemen anestesiologi di Keio University School of Medicine di Tokyo, mengatakan bahwa ada kemungkinan para pekerja duduk berjam-jam karena mereka berkonsentrasi penuh dan tidak istirahat.

Pada sebagian orang, duduk berjam-jam karena berkonsentrasi penuh mungkin dapat meningkatkan kinerja. Tatpi, kata Dr. Wakaizumi, pada sebagian yang lain, duduk terlalu lama sepanjang hari malah membuat orang lebih sulit untuk fokus, yang pada akhirnya berdampak pada penurunan kinerja.

Meski demikian, masih diperlukan studi lebih lanjut di masa depan untuk menjelaskan mengapa duduk terlalu lama dapat memengaruhi kinerja, dan siapa saja yang bisa terdampak hal ini.

Selain di Jepang, penelitian lain dilakukan oleh Bethany Barone Gibbs, PhD, seorang profesor di University of Pittsburgh di Pennsylvania, yang mempelajari efek kesehatan dari aktivitas fisik dan perilaku sedentary. Dikatakan bahwa pandemi membawa dampak berupa penurunan kepuasan kerja, penurunan aktivitas fisik, dan peningkatan stres pada pekerja.

Hasil studi yang diterbitkan pada Februari 2021 di Occupational Medicine ini menyebutkan bahwa pandemi menyebabkan peningkatan aktivitas sedentary pada pekerja selama 1 jam di luar hari kerja. Dan mereka juga menjadi lebih sulit tidur, mengalami gejala gangguan mood, dan mengalami penurunan kualitas hidup.

Studi lain, yang diterbitkan pada Maret 2021 di International Journal of Environmental Research and Public Health, meneliti perubahan kebiasaan gaya hidup dan kesehatan mental selama pandemi untuk 5.599 pekerja di Swedia. Sebagian besar pekerja melaporkan tidak ada perubahan dalam waktu duduk, aktivitas fisik harian, atau kebiasaan olahraga selama pandemi.

Tetapi, para pekerja kantoran 67 persen lebih mungkin melaporkan perubahan gaya hidup menjadi lebih buruk, 75 persen lebih mungkin menghabiskan lebih banyak waktu untuk duduk, dan 16 persen lebih mungkin untuk kurang berolahraga daripada pekerja di sekotor informal.

Bukti dari penelitian selama pandemi ini menunjukkan bahwa perilaku sedentary mungkin memiliki implikasi yang lebih dari sekadar masalah kesehatan fisik, demikian dikatakan kata Dr. Barone-Gibbs.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Studi IBM: WFH Bikin Perusahaan Beralih ke Cloud, Ini Alasannya

Tekno | Minggu, 08 Agustus 2021 | 17:00 WIB

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Sering Mengantuk Setelah Makan Siang? Berikut 5 Cara Mengatasinya!

Your Say | Sabtu, 07 Agustus 2021 | 11:50 WIB

Viral Istri Nyelonong Masuk Pakai Baju Haram saat WFH, Reaksi Suami Bikin Jomblo Meringis

Viral Istri Nyelonong Masuk Pakai Baju Haram saat WFH, Reaksi Suami Bikin Jomblo Meringis

Hits | Kamis, 05 Agustus 2021 | 20:18 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×